<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284</id><updated>2011-04-21T10:44:45.531-07:00</updated><category term='Cuci Perut'/><category term='berita'/><category term='Nasionalis'/><category term='Generasi Penerus Perang Pikiran'/><category term='Teras'/><category term='Agamis'/><title type='text'>GENERASI PERANG PIKIRAN</title><subtitle type='html'>Bacalah!!!Mungkin akan ditemui sesuatu yang baru, inspiratif dan populis...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>41</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-7553539985235504293</id><published>2009-05-22T20:47:00.000-07:00</published><updated>2009-05-22T20:51:25.314-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agamis'/><title type='text'>Ilusi Sebuah Negara Islam</title><content type='html'>oleh : KH. Abdurrahman Wahid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menyadari banyak masjid dan jamaahnya diserobot oleh kelompok- kelompok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;garis keras, NU mulai melakukan konsolidasi dengan menata kembali&lt;br /&gt;organisasinya, antara lain, di masjid-masjid. PBNU menyatakan dengan&lt;br /&gt;tegas bahwa gerakan Islam transnasional seperti al-Qaidah, Ikhwanul&lt;br /&gt;Muslimin (yang di sini direpresentasikan oleh PKS—red.), dan Hizbut&lt;br /&gt;Tahrir adalah gerakan politik yang berbahaya karena&lt;br /&gt; mengancam paham&lt;br /&gt;Ahlussunnah wal Jamâ‘ah, dan berpotensi memecah-belah bangsa.(18)&lt;br /&gt;Kemampuan mereka berpura-pura bisa menerima paham dan tradisi NU juga&lt;br /&gt;membuat mereka sangat berbahaya karena bisa menyusup kapan saja dan ke&lt;br /&gt;mana saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara terkait dengan isu khilafah yang diperjuangkan HTI, Majlis&lt;br /&gt;Bahtsul Masa’il memutuskan bahwa Khilafah Islamiyah tidak memiliki&lt;br /&gt;rujukan teologis, baik di dalam al-Qur’an maupun hadits.(19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun di beberapa tempat NU telah berhasil mengusir kelompok garis&lt;br /&gt;keras, namun di banyak tempat upaya penyusupan dan penyerobotan masjid&lt;br /&gt;dan jamaah NU terus dilakukan. Secara umum, sebagaimana ditunjukkan&lt;br /&gt;penelitian ini, penyusupan garis keras jauh lebih gencar daripada upaya&lt;br /&gt;NU untuk mengusirnya. Jika ini terus dibiarkan maka bukan tidak mungkin&lt;br /&gt;bahwa NU akan kehilangan presentase signifikan jumlah jamaah dan&lt;br /&gt;masjidmasjidnya, dan berubah menjadi kurang spiritul dan&lt;br /&gt; lebih keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyusupan garis keras di lingkungan NU, dan kegagalan ormas terbesar&lt;br /&gt;dunia ini menghentikan infiltrasinya ke pemerintahan, MUI dan&lt;br /&gt;bidang-bidang strategis lain secara umum di negara ini, salah satu&lt;br /&gt;sebabnya terjadi karena fenomena “kyai materi” yang tersebar luas.&lt;br /&gt;“Kyai-kyai materi” lebih mengutamakan kepentingan pribadinya daripada&lt;br /&gt;kepentingan jamaah dan jam‘iyah NU serta negara. Puluhan juta jamaah NU&lt;br /&gt;yang terkonsentrasi di desa-desa dan daerah-daerah tertentu, adalah&lt;br /&gt;kelompok pemilih terbesar (the largest single group of voters) di&lt;br /&gt;Indonesia. Suara mereka bisa menentukan siapa yang akan terpilih untuk&lt;br /&gt;naik ke kursi DPRD, DPR, Bupati, Gubernur dan Presiden. Realitas ini&lt;br /&gt;mendorong banyak parpol tergoda untuk memanipulasi NU dan memanfaatkan&lt;br /&gt;hubungan dengan kyai-kyai materi demi ke pentingan politik mereka.&lt;br /&gt;Karena sifat dasar manusia, ada kyai-kyai yang merindukan amplop&lt;br /&gt; atau&lt;br /&gt;kedudukan politik kemudian maju untuk menjadi pengurus NU di tingkat&lt;br /&gt;cabang, wilayah, atau pusat, sebagai jembatan untuk memanfaatkan dan&lt;br /&gt;dimanfaatkan oleh parpol-parpol dan politisi tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat yang sama, banyak kyai-kyai spiritual yang mundur dari arena&lt;br /&gt;penuh pamrih dan kepentingan pribadi tersebut dan hanya berbagi ilmu&lt;br /&gt;dengan orang-orang yang datang tanpa pamrih untuk mendekati Tuhan,&lt;br /&gt;bukan kedudukan. Dengan jumlah anggota sekitar empat puluh juta, NU&lt;br /&gt;—bersama Muhammadiyah— betul-betul bisa menjadi soko guru yang mampu&lt;br /&gt;untuk tetap menyangga bangunan negara dan bangsa Indonesia. Tetapi,&lt;br /&gt;untuk bisa memenuhi amanah tersebut, NU harus melakukan revitalisasi&lt;br /&gt;spiritual dan kembali ke nilai-nilai utamanya. Dengan cara demikian,&lt;br /&gt;para ulama bisa membimbing yang berkuasa dan tidak membiarkan dirinya&lt;br /&gt;diperalat oleh mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nenek moyang kita meyakini hal ini sebagai dharma manusia, dan&lt;br /&gt; karena&lt;br /&gt;alasan itulah wayang kulit selalu menggambarkan raja-raja bersikap&lt;br /&gt;hormat dan tunduk kepada para resi, dan bukan sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewasa ini, kultur wayang yang khas Indonesia dan penuh nilai- nilai&lt;br /&gt;luhur sudah mulai tersisih oleh kultur asing. Adopsi kultur asing&lt;br /&gt;secara tidak cerdas akan membuat bangsa Indonesia kehilangan&lt;br /&gt;jatidirinya sebagai bangsa. Hal ini bisa dilihat —antara lain— dalam&lt;br /&gt;kasus yang terjadi di Cairo pada awal tahun 2004. Saat itu salah&lt;br /&gt;seorang Ketua PBNU diundang menyampaikan paper dalam forum Pendidikan&lt;br /&gt;dan Bahtsul Masa’il Islam Emansipatoris bersama Prof. Dr. Hassan Hanafi&lt;br /&gt;dan Dr. Youhanna Qaltah. Sehari sebelum paper disampaikan, Presiden&lt;br /&gt;Perhimpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir dan&lt;br /&gt;teman-temannya masuk ke hotel Sonesta tempat acara akan dilaksanakan&lt;br /&gt;dan mengancam Ketua PBNU dimaksud menyajikan papernya. Mereka&lt;br /&gt;mengancam, jika larangannya tidak diindahkan, apa&lt;br /&gt; pun akan dilakukan&lt;br /&gt;untuk menghentikan, termasuk pembunuhan. “Kalau Bapak masih bersikeras,&lt;br /&gt;saya sendiri yang akan membunuh Bapak,” ancam Limra Zainuddin, Presiden&lt;br /&gt;PPMI.(20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah diselidiki, konon para mahasiswa tadi adalah para aktivis PK&lt;br /&gt;(PKS) di Cairo.(21)Sebagai Muslim, mahasiswa itu seharusnya bersikap&lt;br /&gt;tawâdlu‘ (rendah hati), menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang&lt;br /&gt;lebih muda (laisa minnâ man lam yukrim kibâranâ wa lam yarham&lt;br /&gt;shighâranâ). Namun semua ini tidak terjadi karena tidak adanya&lt;br /&gt;pemahaman dan internalisasi ajaran Islam yang penuh spiritualitas, dan&lt;br /&gt;mereka telah mengadopsi kultur asing secara tidak cerdas. Dua hal ini&lt;br /&gt;bisa membuat siapa pun mudah terjebak ke dalam pemahaman- pemahaman&lt;br /&gt;yang sempit dan kaku. Siapa pun yang tidak mempunyai pemahaman yang&lt;br /&gt;mendalam tentang Islam, khususnya tentang hakikat dan ma‘rifat, akan&lt;br /&gt;melihat bahwa apa yang disampaikan kelompok- kelompok&lt;br /&gt; garis keras sama&lt;br /&gt;belaka seperti yang dipahami oleh kebanyakan umat Islam. Mereka&lt;br /&gt;menggunakan bahasa yang sama dengan umat Islam pada umumnya, seperti&lt;br /&gt;dakwah, amar ma’rûf nahy munkar atau Islam rahmatan lil-‘âlamîn, tapi&lt;br /&gt;sebenarnya mereka memahaminya secara berbeda.(22)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tangan mereka, amar ma‘rûf nahy munkar telah dijadikan legitimasi&lt;br /&gt;untuk melakukan pemaksaan, kekerasan, dan penyerangan terhadap siapa&lt;br /&gt;pun yang berbeda. Mereka berdalih memperjuangkan al-ma‘rûf dan menolak&lt;br /&gt;al-munkar setiap kali melakukan aksi-aksi kekerasan atau pun&lt;br /&gt;mendiskreditkan orang atau pihak lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara konsep rahmatan lil-‘âlamîn digunakan sebagai dalih&lt;br /&gt;formalisasi Islam, memaksa pihak lain menyetujui tafsir mereka, dan&lt;br /&gt;menuduh siapa pun yang berbeda atau bahkan menolak tafsir mereka&lt;br /&gt;sebagai menolak konsep rahmatan lil-‘âlamîn, sebelum akhirnya dicap&lt;br /&gt;murtad dan kafir. Padahal, sebenarnya semangat dasar&lt;br /&gt; dakwah adalah&lt;br /&gt;memberi informasi dan mengajak, dan Islam menjamin kebebasan dalam&lt;br /&gt;beragama (lâ ikrâh fi al-dîn [QS. al-Baqarah, 2: 256]).(23) Di sini&lt;br /&gt;kita melihat kontradiksi mendasar antara aktivitas kelompok- kelompok&lt;br /&gt;garis keras dengan ajaran Islam yang penuh kasih sayang, toleran, dan&lt;br /&gt;terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan bahasa yang sama ini membuat mereka menjadi sangat&lt;br /&gt;berbahaya, karena dengan bahasa yang sama mereka mudah mengecoh banyak&lt;br /&gt;umat Islam dan mudah pula menyusup ke mana-mana dan kapan saja. Dengan&lt;br /&gt;strategi demikian, ditambah militansi yang tinggi dan dukungan dana&lt;br /&gt;yang kuat dari luar dan dalam negeri, kelompok-kelompok garis keras ini&lt;br /&gt;telah menyusup dan berusaha mempengaruhi mayoritas umat Islam untuk&lt;br /&gt;mengikuti paham mereka. Umat Islam dan pemerintah selama ini telah&lt;br /&gt;terkecoh dan/atau membiarkan aktivitas kelompok- kelompok garis keras&lt;br /&gt;sehingga mereka semakin besar dan kuat dan semakin mudah&lt;br /&gt; memaksakan&lt;br /&gt;agenda-agendanya, bukan saja kepada ormasormas Islam besar tetapi juga&lt;br /&gt;kepada pemerintah, partai politik, media massa, dunia bisnis, dan&lt;br /&gt;lembaga-lembaga pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap militan dan klaim-klaim kebenaran yang dilakukan kelompok-&lt;br /&gt;kelompok garis keras memang tak jarang membuat mayoritas umat Islam,&lt;br /&gt;termasuk politisi oportunis, bingung berhadapan dengan mereka, karena&lt;br /&gt;penolakan kemudian akan dicap sebagai penentangan terhadap syariat&lt;br /&gt;Islam, padahal tidak demikian yang sebenarnya. Maka tidak heran jika&lt;br /&gt;banyak otoritas pemerintah dan partai- partai politik oportunis mau&lt;br /&gt;saja mengikuti dikte kelompok garis keras, misalnya dengan membuat&lt;br /&gt;Peraturan Daerah (Perda) Syariat yang inkonstitusional. Padahal, itu&lt;br /&gt;adalah “Perda fiqh” yang tidak lagi sepenuhnya membawa pesan dan ajaran&lt;br /&gt;syari‘ah, dan muatannya bersifat intoleran dan melanggar hak-hak sipil&lt;br /&gt;serta hak-hak minoritas karena diturunkan dari&lt;br /&gt; pemahaman fiqh yang&lt;br /&gt;sempit dan terikat, di samping juga tidak merefleksikan esensi ajaran&lt;br /&gt;agama yang penuh spiritualitas, toleransi, dan kasih sayang kepada&lt;br /&gt;sesama manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ringkasnya, para politisi oportunis yang bekerjasama dengan partai atau&lt;br /&gt;kelompok-klompok garis keras sangat berbahaya juga. Mereka ikut&lt;br /&gt;menjerumuskan negara kita ke arah jurang perpecahan dan kehancuran.&lt;br /&gt;Mereka tidak memperhatikan, dan bahkan mengorbankan, masa depan bangsa&lt;br /&gt;yang multi-agama dan multi-etnik. Sepertinya mereka hanya mementingkan&lt;br /&gt;ambisi pribadi demi melanggengkan kekuasaan dan meraih kekayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerakan garis keras terdiri dari kelompok-kelompok yang saling&lt;br /&gt;mendukung dalam mencapai agenda bersama mereka, baik di luar maupun di&lt;br /&gt;dalam institusi pemerintahan negara kita. Ancaman yang sangat jelas&lt;br /&gt;adalah usaha mengidentifikasi Islam dengan ideologi Wahabi/Ikhwanul&lt;br /&gt;Muslimin serta usaha untuk melenyapkan budaya dan tradisi&lt;br /&gt; bangsa kita&lt;br /&gt;dan menggantinya dengan budaya dan tradisi asing yang bernuansa Wahabi&lt;br /&gt;tapi diklaim sebagai budaya dan tradisi Islam. Bagian manapun dari&lt;br /&gt;kedua bahaya tersebut, atau keduanya, hanya akan menempatkan bangsa&lt;br /&gt;Indonesia di bawah ketiak jaringan ideologi global Wahabi/Ikhwanul&lt;br /&gt;Muslimin. Dan yang paling memprihatinkan, sudah ada infiltrasi ke dalam&lt;br /&gt;institusi pemerintah yang sedang digunakan untuk mencapai tujuan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agen-agen garis keras juga melakukan infiltrasi ke Majelis Ulama&lt;br /&gt;Indonesia (MUI). Bahkan sudah dibilang, MUI kini telah menjadi bungker&lt;br /&gt;dari organisasi dan gerakan fundamentalis dan subversif di Indonesia.&lt;br /&gt;(24) Lembaga semi pemerintah yang didirikan oleh rezim Orde Baru untuk&lt;br /&gt;mengontrol umat Islam itu, kini telah berada dalam genggaman garis&lt;br /&gt;keras dan berbalik mendikte/mengontrol pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tidak heran jika fatwa-fatwa yang lahir dari MUI bersifat kontra&lt;br /&gt;produktif dan memicu&lt;br /&gt; kontroversi, semisal fatwa pengharaman&lt;br /&gt;sekularisme, pluralisme, liberalisme dan vonis sesat terhadap kelompok-&lt;br /&gt;kelompok tertentu di masyarakat yang telah menyebabkan aksi-aksi&lt;br /&gt;kekerasan atas nama Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai tindakan kekerasan yang dilakukan oleh kelompok-kelompok garis&lt;br /&gt;keras seperti Front Pembela Islam (FPI) dan lain-lain yang&lt;br /&gt;menghancurkan dan memberangus orang lain yang dinyatakan sesat oleh&lt;br /&gt;MUI, dan dukungan pengurus MUI kepada mereka yang melakukan aksi-aksi&lt;br /&gt;kekerasan terkait, mengkonfirmasi pernyataan bahwa MUI telah memainkan&lt;br /&gt;peran kunci dalam gerakan-gerakan garis keras di Indonesia. Saat ini&lt;br /&gt;ada anggota MUI dari Hizbut Tahrir Indonesia, padahal HTI jelas-jelas&lt;br /&gt;mencita-citakan khilafah Islamiyah yang secara ideologis bertentangan&lt;br /&gt;dengan Pancasila dan NKRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rendahnya perhatian dan keprihatinan terhadap fenomena garis keras&lt;br /&gt;tidak hanya mengenai ideologi, gerakan, dan infiltrasi mereka.&lt;br /&gt; Arus&lt;br /&gt;dana Wahabi yang tidak hanya membiayai terorisme tetapi juga penyebaran&lt;br /&gt;ideologi dalam usaha wahabisasi global juga nyaris luput dari perhatian&lt;br /&gt;publik.(25) Selama ini, arus dana Wahabi ke Indonesia tidak mendapat&lt;br /&gt;perhatian publik secara serius, padahal dari sinilah fenomena&lt;br /&gt;infiltrasi paham garis keras memperoleh dukungan dan dorongan yang luar&lt;br /&gt;biasa kuat sehingga menjadi bisnis yang menguntungkan banyak agennya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada orang-orang yang sadar bahwa petrodollar Wahabi yang sangat besar&lt;br /&gt;jumlahnya masuk ke Indonesia, namun cukup sulit untuk membuktikannya di&lt;br /&gt;lapangan karena pihak yang menerima sangat sensitif atas isu ini dan&lt;br /&gt;menolak membicarakannya. Sepertinya, penolakan ini dilakukan karena&lt;br /&gt;agen garis keras malu jika diketahui bahwa mereka telah menjual agama,&lt;br /&gt;malu jika diketahui mengabdi pada tujuan Wahabi, dan memang untuk&lt;br /&gt;menyembunyikan infiltrasi Wahabi/Ikhwanul Muslimin terhadap Islam&lt;br /&gt;Indonesia. Pada&lt;br /&gt; sisi yang lain, badan negara yang bertanggung jawab&lt;br /&gt;mengawasi aliran keluar-masuk dana di Indonesia juga tidak mengumumkan&lt;br /&gt;hal tersebut meskipun sebenarnya ada para pejabat dan pihak yang&lt;br /&gt;bertanggung jawab atas keamanan negara mengaku sangat prihatin dengan&lt;br /&gt;fenomena ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai misal, sudah merupakan rahasia umum di kalangan para ahli bahwa&lt;br /&gt;melalui Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) yang bertindak sebagai&lt;br /&gt;wakilnya di Indonesia, Rabithath al-‘Alam al-Islami menyediakan dana&lt;br /&gt;yang luar biasa besar untuk gerakan- gerakan radikal di Indonesia. (26)&lt;br /&gt;Berbagai aktivitas dakwah kampus atau lazim disebut Lembaga Dakwah&lt;br /&gt;Kampus (LDK), yang menggagas gerakan tarbiyah, yang kemudian melahirkan&lt;br /&gt;Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menikmati dana Arab Saudi tersebut dan&lt;br /&gt;sekaligus menyebarkan virus tarbiyah di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kabupaten Magelang, peneliti kami mendapat informasi dari mantan&lt;br /&gt;pengurus Muhammadiyah salah&lt;br /&gt; satu kecamatan di Magelang bahwa PKS sedang&lt;br /&gt;mencari masjid-masjid yang hendak direnovasi, atau daerah-daerah yang&lt;br /&gt;membutuhkan masjid baru. Secara terbuka, aktivis PKS yang bertanggung&lt;br /&gt;jawab atas proyek ini mengutarakan kepada mantan pengurus Muhammadiyah&lt;br /&gt;dimaksud bahwa dana untuk semua itu diperoleh dari Arab Saudi. Jika&lt;br /&gt;masjid hendak direnovasi atau dibangun, penduduk setempat hanya diminta&lt;br /&gt;untuk mendukung PKS dalam setiap pemilihan. Kata dia, “Tahun 2008 ini&lt;br /&gt;sudah ada 11 yang akan dibangun atau direnovasi dengan dana Saudi.”&lt;br /&gt;Hampir semua jama‘ah masjid di Magelang yang diserobot oleh PKS melalui&lt;br /&gt;strategi ini adalah warga Nahdliyin.(27) Jika di satu kabupaten saja&lt;br /&gt;ada 11 masjid yang dikerjakan, bayangkan berapa jumlah uang Wahabi yang&lt;br /&gt;digunakan untuk membangun masjid-masjid di seluruh Indonesa dengan&lt;br /&gt;motif politik seperti ini? Setelah calon PKS menang dalam Pilgub Jawa&lt;br /&gt;Barat pada bulan Juli 2008, salah&lt;br /&gt; seorang Ketua NU memberitahu peneliti&lt;br /&gt;kami bahwa hal tersebut ditandai oleh keberhasilan PKS merebut banyak&lt;br /&gt;masjid NU dan para jama‘ahnya. Walaupun Ketua NU dimaksud terkejut&lt;br /&gt;dengan kejadian tersebut, sebenarnya keberhasilan PKS merebut masjid&lt;br /&gt;dan jamaah NU tidak mengherankan. Tentu saja ideologi yang didukung&lt;br /&gt;dana asing dengan jumlah yang luar biasa besar dan dipakai secara&lt;br /&gt;sistematis bisa menyusup ke mana-mana dan mengalahkan oposisi yang&lt;br /&gt;tidak terorganisasi. Atau dengan kata lain yang sering dipakai oleh&lt;br /&gt;para ulama, al-haqq bi lâ nizhâmin qad yaghlib al-bâthil bi nizhâmin&lt;br /&gt;(kebenaran yang tidak terorganisasi bisa dikalahkan kebatilan yang&lt;br /&gt;terorganisasi) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para agen garis keras sering berteriak bahwa orang asing,&lt;br /&gt;yayasan-yayasan, dan pemerintah dari Barat menggunakan uang mereka&lt;br /&gt;untuk menghancurkan Islam di Indonesia, dan menuding ada konspirasi&lt;br /&gt;Zionis/Nasrani di belakangnya. Pada kenyataannya,&lt;br /&gt; pemerintah dan&lt;br /&gt;yayasan-yayasan Barat seperti Ford Foundation dan the Asia Foundation&lt;br /&gt;mempublikasikan program-program yang dilakukannya secara terbuka,&lt;br /&gt;sehingga publik bisa mengetahui apa yang sebenarnya mereka lakukan dan&lt;br /&gt;berapa biaya yang dikeluarkan untuknya.(28) Walaupun dana LibForAll&lt;br /&gt;Foundation sangat sedikit dan kebanyakan pembina, penasehat, dan&lt;br /&gt;pengurusnya orang Indonesia asli, ia juga melaporkan program-program&lt;br /&gt;yang dilakukannya secara terbuka dan transparan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini sangat berbeda dari gerakan asing Wahabi/Ikhwanul Muslimin dan&lt;br /&gt;kaki tangannya di Indonesia. Penelitian ini menunjukkan dengan jelas&lt;br /&gt;bahwa, sementara para agen garis keras berteriak bahwa orang asing&lt;br /&gt;datang ke Indonesia membawa uang yang banyak untuk menghancurkan&lt;br /&gt;Islam... tentu itu benar, karena orang asing itu adalah aktivis gerakan&lt;br /&gt;transnasional dari Timur Tengah yang menggunakan petrodollar dalam&lt;br /&gt;jumlah yang fantastis untuk melakukan&lt;br /&gt; Wahabisasi, merusak Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia yang spiritual, toleran, dan santun, dan mengubah Indonesia&lt;br /&gt;sesuai dengan ilusi mereka tentang negara Islam yang di Timur Tengah&lt;br /&gt;pun tidak ada.(29)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan balutan jubah dan jenggot Arab yang ditampilkan, yang oleh&lt;br /&gt;beberapa pihak telah dipandang lebih tampak seperti preman berjubah,&lt;br /&gt;mereka ingin menunjukkan seolah-olah pandangan ekstrem yang mereka&lt;br /&gt;teriakkan dan paksakan memang benar-benar merupakan pesan Islam yang&lt;br /&gt;harus diperjuangkan. Padahal, mereka merusak agama Islam dan&lt;br /&gt;bertanggung jawab atas banyak kekerasan yang mereka lakukan atas nama&lt;br /&gt;Islam di Indonesia dan seluruh dunia. Dan kita sebagai umat Islam harus&lt;br /&gt;menanggung malu atas perbuatan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, alasan utama melawan gerakan garis keras adalah untuk&lt;br /&gt;mengembalikan kemuliaan dan kehormatan Islam yang telah mereka nodai&lt;br /&gt;dan sekaligus —pada saat yang sama— untuk menyelamatkan Pancasila&lt;br /&gt; dan&lt;br /&gt;NKRI. Jika mayoritas moderat melawan kelompok garis keras dengan tegas,&lt;br /&gt;kita akan mengembalikan suasana beragama di Indonesia menjadi moderat,&lt;br /&gt;dan kelompok garis keras dewasa ini akan gagal lagi seperti semua nenek&lt;br /&gt;moyang ideologis mereka di tanah air kita, yang mewakili kehadiran&lt;br /&gt;al-nafs al-lawwâmah. Kemenangan melawan mereka akan mengembalikan&lt;br /&gt;keluhuran ajaran Islam sebagai rahmatan lil-‘âlamîn, dan ini merupakan&lt;br /&gt;salah satu kunci untuk membangun perdamaian dunia. Studi ini kami&lt;br /&gt;lakukan dan publikasikan untuk membangkitkan kesadaran seluruh komponen&lt;br /&gt;bangsa, khususnya para elit dan media massa, tentang bahaya ideologi&lt;br /&gt;dan paham garis keras yang dibawa ke tanah air oleh gerakan&lt;br /&gt;transnasional Timur Tengah dan tumbuh seperti jamur di musim hujan&lt;br /&gt;dalam era reformasi kita. Juga, sebagai seruan untuk melestarikan&lt;br /&gt;Pancasila yang merefleksikan esensi syari‘ah dan menjadikan Islam&lt;br /&gt;sebagai rahmatan&lt;br /&gt; lil-‘âlamîn yang sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Bab V, studi ini merekomendasikan langkah-langkah strategis untuk&lt;br /&gt;melestarikan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan menegakkan warisan luhur&lt;br /&gt;tradisi, budaya dan spiritualitas bangsa Indonesia, antara lain dengan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* mengajak dan mengilhami masyarakat dan para elit untuk bersikap&lt;br /&gt;terbuka, rendah hati, dan terus belajar agar bisa memahami&lt;br /&gt;spiritualitas dan esensi ajaran agama, dan menjadi jiwa-jiwa yang&lt;br /&gt;tenang;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* menghentikan dan memutus —dengan cara-cara damai dan bertanggung&lt;br /&gt;jawab— mata rantai penyebaran paham dan ideologi garis keras melalui&lt;br /&gt;pendidikan (dalam arti kata yang seluas-luasnya) yang mencerahkan,&lt;br /&gt;serta mengajarkan dan mengamalkan pesan-pesan luhur agama Islam yang&lt;br /&gt;mampu menumbuhkan kesadaran sebagai hamba Tuhan yang rendah hati,&lt;br /&gt;toleran dan damai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bekerjasama, saling mengingatkan tentang kebenaran (wa tawâshau&lt;br /&gt;bil-haqq) dan untuk selalu bersabar (wa&lt;br /&gt; tawâshau bil-shabr), menjadi&lt;br /&gt;kunci penting dalam hal ini. Kita harus tetap santun, sabar, toleran,&lt;br /&gt;dan terbuka dalam usaha-usaha melestarikan visi luhur nenek moyang dan&lt;br /&gt;Pendiri Bangsa. Tujuan mulia hendaknya tidak dinodai dengan usaha-usaha&lt;br /&gt;kotor, kebencian, maupun aksiaksi kekerasan. Tujuan luhur harus dicapai&lt;br /&gt;dengan cara-cara yang benar, tegas, bijaksana dan bertanggung jawab,&lt;br /&gt;yang jauh dari arogansi, pemaksaan dan semacamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita pantas mengingat nasehat Syeikh Ibn ‘Athaillah al-Sakandari dalam&lt;br /&gt;Hikam karyanya: “Janganlah bersahabat dengan siapa pun yang perilakunya&lt;br /&gt;tidak membangkitkan gairahmu mendekati Allah dan kata-katanya tidak&lt;br /&gt;menunjukkanmu kepada -Nya” (lâ tash-hab man lâ yunhidluka ilâ Allah&lt;br /&gt;hâluhu, wa la yahdîka ilâ Allâh maqâluhu). Orang yang merasa paling&lt;br /&gt;mengerti Islam, penuh kebencian kepada makhluk Allah yang tidak sejalan&lt;br /&gt;dengan mereka, serta merasa sebagai yang paling benar&lt;br /&gt; dan karena itu&lt;br /&gt;mengklaim berhak menjadi khalifah-Nya untuk mengatur semua orang—pasti&lt;br /&gt;perbuatan dan kata-katanya tidak akan membawa kita kepada Tuhan.&lt;br /&gt;Cita-cita mereka tentang negara Islam hanya ilusi. Negara Islam yang&lt;br /&gt;sebenarnya tidak terdapat dalam konstruksi pemerintahan, tetapi dalam&lt;br /&gt;kalbu yang terbuka kepada Allah swt. dan kepada sesama makhluk-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebenaran dan kepalsuan sudah jelas. Garis keras ingin memaksa semua&lt;br /&gt;rakyat Indonesia tunduk kepada paham mareka yang ekstrem dan kaku.&lt;br /&gt;Catatan sejarah bangsa kita —Babad Tanah Jawi, Perang Padri,&lt;br /&gt;Pemberontakan DI, dan lain-lain— menunjukkan bahwa jiwa-jiwa yang resah&lt;br /&gt;akan terus mendorong bangsa kita ke jurang kehancuran sampai mereka&lt;br /&gt;betul-betul berkuasa, atau kita menghentikannya seperti berkali-kali&lt;br /&gt;telah dilakukan oleh jiwa-jiwa yang tenang, nenek moyang kita. Saat ini&lt;br /&gt;kitalah yang memilih masa depan bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 8 Maret&lt;br /&gt; 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------ -footnote- --------- --------- ---------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. PBNU mendesak pemerintah mencegah masuknya ideologi transnasional&lt;br /&gt;ke Indonesia. Jauh sebelumnya, almarhum KH. Yusuf Hasjim meminta PBNU&lt;br /&gt;memotong masuknya ideologi transnasional karena berbahaya bagi NU dan&lt;br /&gt;Indonesia. (Pidato disampaikan dalam peringatan 100 hari wafatnya KH.&lt;br /&gt;Yusuf Hasjim, di Jombang, Jawa Timur; baca NU Online, “PBNU Desak&lt;br /&gt;Pemerintah Cegah Ideologi Transnasional,” Ahad, 29 April 2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Lihat Lampiran 2 buku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Baca “Gertak Mati Pengawal Akidah,” dalam Gatra edisi 14, beredar Jum’at 13 Pebruari 2004.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Interview dengan salah seorang alumni Universitas al-Azhar Cairo asal Indonesia angkatan 2000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. “Karena gerakan ideologis sering tidak terasa dan disadari oleh&lt;br /&gt;mereka yang dimasukinya, maka secara sistematis berkembang menjadi&lt;br /&gt;besar dan merasuk. Lebih-lebih jika gerakan ideologi tersebut&lt;br /&gt; membawa&lt;br /&gt;ideologi Islam yang puritan dan militan, sehingga bagi yang&lt;br /&gt;menganggapnya sebagai masalah justeru yang akan disalahkan adalah&lt;br /&gt;mereka yang mempermasalahkannya . Menentang mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berarti alergi Islam atau anti ukhuwah. Dengan demikian gerakan&lt;br /&gt;ideologis seperti itu akan semakin mekar dan berekspansi secara&lt;br /&gt;sistematik, yang di kemudian hari baru dirasakan sebagai masalah serius&lt;br /&gt;tetapi keadaan sudah tidak dapat dicegah dan dikendalikan karena telah&lt;br /&gt;meluas sebagai gerakan yang dianut oleh banyak orang. Daya infiltrasi&lt;br /&gt;gerakan ideologis memang berlangsung tersistem dan meluas, yang sering&lt;br /&gt;tidak disadari oleh banyak pihak,” (Haedar Nashir, Manifestasi Gerakan&lt;br /&gt;Tarbiyah: Bagaimana Sikap Muhammadiyah? Cet. Ke-5 [Yogyakarta: Suara&lt;br /&gt;Muhammadiyah, 2007], h. 59).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. “Peran pemerintah, praktisi dakwah, ulama, dan intelektual harus&lt;br /&gt;memberi nasehat kepada yang [berdakwah secara] salah. Jika mereka&lt;br /&gt; tidak&lt;br /&gt;menerima nasehat ini, pemerintah harus menerapkan hukum dengan&lt;br /&gt;menangkap mereka dan menghukumnya sesuai dengan kesalahannya,”&lt;br /&gt;(Penjelasan Syeikh al-Akbar al-Azhar, Muhammad Sayyid Tantawi, dalam:&lt;br /&gt;Lautan Wahyu: Islam sebagai Rahmatan lil-‘Âlamîn, episode 5: “Dakwah,”&lt;br /&gt;Supervisor Program: KH. A. Mustofa Bisri, ©LibForAll oundation 2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Baca: “MUI Bungker Islam Radikal,” di &lt;a rel="nofollow" target="_blank" href="http://www.wahidins/"&gt;http://www.wahidins&lt;/a&gt; titute.org/ indonesia/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;content/view/ 718/52/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Dalam buku Dua Wajah Islam, Stephen Sulaiman Schwartz dengan jelas dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meyakinkan memaparkan aliran dana Wahabi dalam usaha-usaha wahabisasi&lt;br /&gt;global dan aksi-aksi terorisme internasional yang dilakukan atas nama&lt;br /&gt;agama. Dalam konflik Bosnia misalnya, dengan dalih membela Muslim&lt;br /&gt;Bosnia dari ethnic cleansing, Wahabi mengambil kesempatan untuk&lt;br /&gt;menyebarkan&lt;br /&gt; ideologinya dengan membangun infrastruktur pendidikan dan&lt;br /&gt;peribadatan. Wahabi menggunakan pendidikan (tarbiyah) dan peribadatan&lt;br /&gt;(ubûdiyah) sebagai camouflage ideologis untuk menyebarkan paham&lt;br /&gt;keagamaan mereka yang kaku dan sempit. Sedangkan kasus WTC sudah jelas&lt;br /&gt;siapa dalang di balik tragedi tersebut. (Stephen Sulaiman Schwartz&lt;br /&gt;(2002). The Two Faces of Islam: Sa’ud Fundamentalism and Its Role in&lt;br /&gt;Terrorism. New York: Doubleday (diterbitkan dalam bahasa Indonesia: Dua&lt;br /&gt;Wajah Islam: Moderatisme vs Fundamentalisme dalam Wacana Global,&lt;br /&gt;Jakarta: LibForAll Foundation, the Wahid Institute, Center for Islamic&lt;br /&gt;Pluralism, dan Blantika).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. Noorhaidi Hasan, “Islamic Militancy, Sharia, and Democratic&lt;br /&gt;Consolidation in Post-Soeharto Indonesia,” Working Paper No. 143, S.&lt;br /&gt;Rajaratnam School of International Studies (Singapore, 23 October 2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. Wawancara peneliti konsultasi di Kabupaten Magelang pada bulan Agustus&lt;br /&gt; 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. Pemerintah Amerika Serikat banyak membiayai pelatihan untuk&lt;br /&gt;meningkatkan sumberdaya manusia terkait demokratisasi di seluruh dunia.&lt;br /&gt;The National Democratic Institute (NDI), lembaga semi-pemerintah AS&lt;br /&gt;yang berusaha mendorong usaha-usaha demokratisasi di Indonesia, “secara&lt;br /&gt;tipikal lebih memilih mitranya berdasarkan komitmen mereka pada&lt;br /&gt;prinsip-prinsip demokratis dan anti-kekerasan daripada&lt;br /&gt;keyakinan-keyakinan politiknya. Faktor lain yang juga dipertimbangkan&lt;br /&gt;adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemampuan dan dukungan politik rakyat seperti bisa dibuktikan dari&lt;br /&gt;hasil pemilu; organisasi-organisa si tingkat akar rumput; dan kemampuan&lt;br /&gt;menerima bantuan. Selama ini NDI menyelenggarakan training aktivis dan&lt;br /&gt;anggota, kampanye pemilihan langsung, kebijakan pembangunan, pemilihan&lt;br /&gt;pimpinan, analisis sikap pemilih, serta pembangunan dan reformasi&lt;br /&gt;partai politik. NDI juga terus menyediakan saran-saran para ahli dan&lt;br /&gt;informasi global,&lt;br /&gt; training para pemimpin partai dan instruktur pada&lt;br /&gt;tingkat nasional, wilayah, dan kabupaten.” (Baca dalam: &lt;a rel="nofollow" target="_blank" href="http://www.ndi./"&gt;http://www.ndi.&lt;/a&gt; org/indonesia) .&lt;br /&gt;Berdasarkan wawancara peneliti konsultasi pada bulan Maret 2008, partai&lt;br /&gt;yang paling banyak menerima manfaat dalam program Political Party&lt;br /&gt;Development NDI ini adalah PKS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. Aktivitas Saudi di Indonesia hanya merupakan bagian kecil dari&lt;br /&gt;kampanye senilai US $70.000.000. 000,- selama kurun waktu antara&lt;br /&gt;1979-2003 untuk menyebarkan sekte fundamentalis Wahabi di seluruh&lt;br /&gt;dunia. Usaha-usaha dakwah Wahabi yang terus meningkat ini merupakan&lt;br /&gt;“kampanye propaganda terbesar di seluruh dunia yang pernah&lt;br /&gt;dilakukan—anggaran propaganda Soviet pada puncak Perang Dingin menjadi&lt;br /&gt;sangat kecil dibandingkan belanja propaganda Wahabi ini” (Baca dalam:&lt;br /&gt;“How Billions in Oil Money Spawned a Global Terror Network,” dalam&lt;br /&gt; US&lt;br /&gt;News &amp;amp; World Report, 7 Desember 2003).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Start the day with Love, Fill the day with Love, and End the day with Love...&lt;br /&gt;Be Joyful and Share your Joy with others...&lt;br /&gt;Dalam Gelapnya Malam, Kita justru dapat melihat Indahnya Bintang...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-7553539985235504293?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/7553539985235504293/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=7553539985235504293' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/7553539985235504293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/7553539985235504293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2009/05/ilusi-sebuah-negara-islam.html' title='Ilusi Sebuah Negara Islam'/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-8655896081289929974</id><published>2009-02-07T04:48:00.000-08:00</published><updated>2009-02-07T04:49:04.842-08:00</updated><title type='text'>Tauhid Kasih</title><content type='html'>Oleh Ahmad Yulden Erwin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Sufi dari Aceh pada Abad 17&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sejarah perkembangan agama Islam di Nusantara, ada beberapa tokoh Islam yang dikenal sangat dipengaruhi oleh paham kesufian dari Al Hallaj. Di tanah Jawa kita mengenal tokoh sufi yang bernama Syeikh Siti Jenar, atau sering juga dikenal dengan panggilan Syeikh Lemah Abang.&lt;br /&gt;Syeikh Siti Jenar ini dalam beberapa penelitian para ahli dikatakan salah satu wali dari sembilan wali yang dianggap menjadi penyebar agama Islam di Nusantara. Tetapi, dalam beberapa penelitian ahli lainnya, Syeikh Siti Jenar dianggap bukan salah seorang dari sembilan wali&lt;br /&gt;tersebut. Namun, yang jelas, kisah hidup Syeikh Siti Jenar hampir mirip dengan Al Hallaj di tanah Persia. Syeikh Siti Jenar juga dihukum mati&lt;br /&gt;oleh para wali karena dianggap telah menyesatkan umat dengan ajaran kesufian “Manunggaling Kawulo Gusti”, atau paham kesatuan antara mahluk&lt;br /&gt;dengan Tuhan. Ajaran “Manunggaling Kawulo Gusti” dari Syeikh Siti Jenar ini mirip dengan ajaran “Wahdatul Wujud” yang dikembangkan dan&lt;br /&gt;dipraktekkan oleh Al Hallaj.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, dalam perkembangan berikutnya, juga ada seorang tokoh sufi lain di Nusantara yang juga dipengaruhi sangat kuat oleh paham Wahdatul&lt;br /&gt;Wujud dari Al Hallaj ini, yaitu seorang putra Aceh yang bernama Syeikh Hamzah Fansuri. Beliau adalah seorang sufi dari Aceh yang hidup pada&lt;br /&gt;abad ke-17. Menurut para peneliti dan ahli sejarah Aceh, waktu dan tempat kelahiran Hamzah Fansuri tidaklah diketahui. Ada sebagian ahli&lt;br /&gt;yang mengatakan bahwa ia lahir di negeri Barus yang waktu itu masuk dalam kerajaaan Aceh (sekarang termasuk salah satu daerah di Provinsi&lt;br /&gt;Sumatera Utara). Tetapi Prof. A. Hasjmy dari Aceh berpendapat bahwa Hamzah Fansuri lahir di daerah Fansur, yaitu suatu kampung yang&lt;br /&gt;terletak di antara Kota Singkel dengan Gosong Telaga (Aceh Selatan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam jaman kerajaan Aceh Darusalam, kampung Fansur ini dikenal sebagai pusat pendidikan Islam. Kecuali di Aceh sendiri, Syeikh Hamzah Fansuri juga belajar di berbagai&lt;br /&gt;tempat dalam pengembaraannya seperti di Jawa, India, Parsia, Arabia dan lain sebagainya. Beliau dikenal sebagai seorang sufi yang alim dan&lt;br /&gt;banyak menguasai ilmu seperti ilmu fiqih, tasauf, logika, filsafat, sastra, dan bahasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekembalinya dari pengembaraan, beliau mulai mengajar di Barus, kemudian Banda Aceh, dan terakhir beliau mendirikan Dayah (Madrsyah) di&lt;br /&gt;daerah tempat lahirnya, dekat Rundeng (Singkel), di sana kemudian beliau wafat sekitar tahun 1607-1610. Beliau memiliki banyak murid,&lt;br /&gt;tetapi yang paling terkenal adalah Syeikh Syamsudin Sumatrani yang berasal dari Samudra/Pase, yang menjadi qadi (penasehat agama) Sultan&lt;br /&gt;Iskandar Muda yang wafat pada tahun 1630.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam hal taswuf atau ilmu kesufian, Syeikh Hamzah Fansuri menganut paham Wahdat Al Wujud, yaitu paham kesatuan antara Mahluk dan Tuhan.&lt;br /&gt;Dalam hal ini beliau sangat dipengaruhi oleh para sufi seperti Muhyidin Ibnu Arabi, Abdul Karim Jili, Al Halajj, Bayazid Al Bistami, Fariduddin&lt;br /&gt;Attar, Jalaluddin Rumi, Al Ghazali dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat itu di Sumatera, khususnya di Aceh, tengah terjadi perdebatan sengit tentang paham Wahdat Al Wujud, melibatkan ahli-ahli tasawuf,&lt;br /&gt;ushuludin, dan fiqih pada saat itu. Perdebatan ini dibicarakan antara lain oleh Syeikh Nuruddin Ar-Raniri di dalam buku Bustan Al-Salatin,&lt;br /&gt;yang menentang paham Wahdat Al-Wujud dari Syeikh Hamzah Fansuri dan para muridnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perdebatan itu akhirnya memuncak menjadi perseteruan bernuansa politik. Pada masa Sultan Iskandar Tsani (1937-1641), Syeikh Nuruddin Ar-Raniri&lt;br /&gt;diangkat menjadi qadi Sultan. Pada masa itu pula, Syeikh Nuruddin Ar-Raniri kerap menyatakan di dalam khutbah-khutbahnya bahwa ajaran&lt;br /&gt;tasawuf Syeikh Hamzah Fansuri dan Syeikh Syamsudin Sumatrani telah sesat, karena termasuk ajaran kaum zindiq dan pantheis. Kemudian atas&lt;br /&gt;saran Syeikh Nuruddin Ar-Raniri dan ulama istana Aceh pada waktu itu, Sultan Iskandar Tsani memerintahkan pembakaran ribuan buku karangan&lt;br /&gt;penulis penganut paham Wahdat Al-Wujud di halaman masjid Raya Kutaraja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya-karya Syeikh Hamzah Fansuri juga termasuk yang dibakar. Bahkan, para murid dan pengikut Syeikh Hamzah Fansuri banyak yang dikejar-kejar&lt;br /&gt;dan dibunuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya-karya Hamzah Fansuri yang selamat dari pembakaran buku di halaman masjid Raya Kutaraja tersebut tidaklah banyak. Di antaranya, buku yang&lt;br /&gt;berjudul Asrarul Arifin, Syarabul Asyikin, serta beberapa puisi sufi seperti Rubai, Syair Perahu, Syair Burung Pingai, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semasa hidupnya, Syeikh Hamzah Fansuri bukan hanya seorang ulama tasawuf dan sastrawan terkemuka, tetapi juga seorang perintis dan&lt;br /&gt;pelopor keilmuan dan kebudayaan Melayu. Kritik-kritiknya yang tajam terhadap prilaku politik dan moral raja-raja, bangsawan dan orang-orang&lt;br /&gt;kaya menempatkannya sebagai seorang sufi yang berani pada jamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu tidaklah mengherankan apabila kalangan istana Aceh tidak menyukai kegiatan Syeikh Hamzah Fansuri dan pengikutnya.&lt;br /&gt;Di bidang keilmuan Syeikh Hamzah Fansuri telah mempelopori penulisan risalah tasawuf dan keagamaan secara sistematis dan bersifat ilmiah di&lt;br /&gt;dalam bahasa Melayu. Sebelum karya-karya Syeikh Hamzah Fansuri muncul,masyarakat muslim Melayu mempelajari masalah keagamaan, tasawuf, dan&lt;br /&gt;sastra melalui kitab-kitab yang ditulis dalam bahasa Arab dan Persia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bidang sastra, Syeikh Hamzah Fansuri telah mempelopori penulisan puisi-puisi sufistik yang bercorak Melayu. Bahkan menurut sebagian ahli&lt;br /&gt;sasta Indonesia saat ini, Syeikh Hamzah Fansuri adalah orang pertama yang menuliskan puisi berbentuk pantun dalam bahasa Melayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bidang kebahasaan, sumbangsih Syeikh Hamzah Fansuri juga sangat besar. Sebagai penulis pertama kitab keilmuan dan sastra dalam bahasa&lt;br /&gt;Melayu, beliau telah berhasil mengangkat naik martabat bahasa Melayu dari sekedar bahasa lingua franca (bahasa pergaulan sehari-hari),&lt;br /&gt;menjadi suatu bahasa intelektual dan ekspresi seni sastra yang modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak mengherankan jika pada abad ke-17, bahasa Melayu dijadikan bahasa pengantar di berbagai lembaga pendidikan Islam, disusul dengan&lt;br /&gt;penggunaannya oleh para misionaris Kristen untuk penyebaran agama, kemudian digunakan pula oleh pemerintah kolonial Belanda sebagai bahasa&lt;br /&gt;administrasi dan pengantar di sekolah-sekolah pemerintah. Inilah yang memberi peluang besar kepada bahasa Melayu untuk dipilih serta&lt;br /&gt;ditetapkan menjadi bahasa persatuan dan kesatuan bagi bangsa Indonesia dan Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, yang paling penting, dan sering luput dari perhatian para ahli sejarah dan agama tentang Aceh, adalah ajaran sufi atau tasawuf dari&lt;br /&gt;Syeikh Hamzah Fansuri yang sangat universal dan masih tetap relevan bagi bangsa Indonesia bahkan dunia saat ini. Ajaran sufi dari Syeikh&lt;br /&gt;Hamzah Fansuri sangat spiritual, humanis, dan mampu melintasi sekat-sekat kemanusiaan yang tercipta akibat pandangan sempit kesukuan,&lt;br /&gt;ras, serta agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan Sufi adalah Jalan Menemukan Jati Diri Menurut Syeikh Hamzah Fansuri, seseorang yang hendak memasuki jalan sufi, jalan spiritual, jalan untuk bertemu Tuhan yang abdi, haruslah&lt;br /&gt;memulai perjalanannya dengan mengenal Jati Dirinya terlebih dahulu. Simaklah syair yang ditulis beliau berjudul “Sidang Ahli Suluk” pada bagian I di bait 1:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sidang Faqir empunya kata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhanmu Zahir terlalu nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sungguh engkau bermata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lihatlah dirimu rata-rata”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Syeikh Hamzah Fansuri, kehadiran Tuhan itu sangatlah Maha Nyata (Zahir). Karena itu sang sufi, atau disebut sebagai Faqir, adalah orang&lt;br /&gt;yang telah meninggalkan keterikatannya pada segala sesuatu di luar dirinya, dan memulai perjalanan ruhaninya dengan “melihat” atau&lt;br /&gt;mengenali dirinya sendiri setiap saat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya Syeikh Hamzah Fansuri menegaskan bahwa untuk mengenal Jati Diri, seorang sufi harus memulai dengan suatu metode tafakur tertentu,&lt;br /&gt;suatu latihan tertentu. Suatu metode atau latihan yang sebenarnya juga banyak digunakan oleh berbagai aliran mistik keagamaan atau spiritual&lt;br /&gt;di berbagai belahan dunia, yang lebih dikenal dengan istilah meditasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini pengertian meditasi atau tafakur sering disalahtafsirkan hanya sebagai latihan pernapasan, atau berzikir, atau merapal mantra.&lt;br /&gt;Tetapi Syeikh Hamzah Fansuri menjelaskan dengan tepat esensi dari tafakur atau meditasi atau latihan sufi di dalam syair berjudul “Sidang&lt;br /&gt;Ahli Suluk” pada bagian I di bait 9: “Hapuskan akal dan rasamu, lenyapkan badan dan nyawamu. Pejamkan hendak kedua matamu, di sana kaulihat permai rupamu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syeikh Hamzah Fansuri dengan sangat jelas menyatakan bahwa setiap tafakur atau metode latihan kesufian apa pun harus dimulai dengan&lt;br /&gt;“hapuskan akal dan rasamu”, yang berarti suatu cara untuk menuju kepada kondisi “no-mind”, kondisi berada dalam Kesadaran Murni atau Kesadaran&lt;br /&gt;Ilahi. Untuk mencapai kondisi “no-mind” tersebut, maka seorang sufi harus “lenyapkan badan dan nyawamu”, yang berarti melepaskan&lt;br /&gt;keterikatan terhadap tubuh dan berbagai pemikiran atau nafsu (nyawa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, barulah sang sufi memejamkan kedua mata inderawinya, untuk mengaktifkan “mata-ruhaninya”, guna melihat rupa dari Jati Dirinya yang&lt;br /&gt;senantiasa berada dalam kondisi permai, kondisi “bahagia yang abadi”. Inilah sesungguhnya inti dari tafakur atau meditasi menurut Syeikh&lt;br /&gt;Hamzah Fansuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya Syeikh Hamzah Fansuri mengisahkan pengalamannya mencari dan menemukan Tuhan, menemukan Allah yang lebih dekat dari urat lehernya&lt;br /&gt;sendiri, menemukan Jati Dirinya sendiri. Simak syair berjudul “Sidang Ahli Suluk” pada bagian 3 di bait 14: “Hamzah Fansuri di dalam Mekkah,&lt;br /&gt;mencari Tuhan di Bait Al-Ka’bah. Dari Barus ke Qudus terlalu payah, akhirnya dijumpa di dalam Rumah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang Guru Sufi atau Murshid, Syeikh Hamzah Fansuri memang mendidik para muridnya berdasarkan pengalaman pribadinya sendiri.&lt;br /&gt;Seorang Murshid hanya membagi pesan atau memberi contoh berdasarkan pengalaman yang pernah dilakoninya. Begitu pula dengan Syeikh Hamzah&lt;br /&gt;Fansuri, beliau dengan jujur mengungkapkan bahwa selama ini ia telah bersusah payah mencari Tuhan di luar dirinya, hal ini disimbolkan&lt;br /&gt;dengan Ka’bah atau pun Qudus (nama mesjid di Yerusalem tempat kiblat sholat pertama umat Islam sebelum Ka’bah di Mekkah). Proses pencarian&lt;br /&gt;Tuhan di luar dirinya tersebut telah membawanya mengembara ke mana-mana meninggalkan kampung halamannya yang bernama Barus di Aceh. Tetapi,&lt;br /&gt;akhirnya beliau tersadar, bahwa Tuhan yang selama ini dicarinya di luar diri, ternyata “dijumpa” di dalam “Rumah”, di dalam dirinya sendiri.&lt;br /&gt;Proses “perjumpaan” dengan Tuhan di dalam dirinya sendiri ini telah mengakhiri “pencarian” yang meletihkan dari seorang Hamzah Fansuri,&lt;br /&gt;sehingga beliau layak disebut sebagai seorang Syeikh, seorang Guru Sufi, seorang Murshid yang mendidik para muridnya berdasarkan&lt;br /&gt;pengalaman pribadinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi seorang sufi sejati, penemuan Tuhan sebagai Jati Dirinya sendiri akan membuat hidupnya benar-benar bebas dari segala keterikatan apa&lt;br /&gt;pun, ia berada dalam “Kemiskinan Ilahiah”, kemiskinan yang membebaskannya dari segala kemelekatan pada kesementaraan benda-benda,&lt;br /&gt;pada ilusi dunia yang tercipta dari pikirannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia bersiap sedia mengurbankan dirinya demi melayani Kehendak Ilahi. Ia tidak lagi tersekat-sekat dalam pandangan sempit kesukuan atau fanatisme agama,&lt;br /&gt;karena ia telah menyadari bahwa keberadaannya yang sementara selalu berada dalam Keberadaan Sang Maha Abadi. Ia sadar bahwa fungsinya di&lt;br /&gt;dalam dunia hanyalah menjadi perantara atau pembawa pesan dari Keabadian, dari Allah yang senantiasa bersemayam dalam hatinya. Itulah&lt;br /&gt;yang diungkapkan oleh Syeikh Hamzah Fansuri, yang saya kutip secara bebas, di dalam syair yang berjudul “Sidang Ahli Suluk” pada bagian 1&lt;br /&gt;di bait 11: Hamzah miskin orang terbebaskan, seperti Nabi Ismail menjadi qurban. Fansuri  bukannya Persia lagi Arabi, selalu menjadi perantara  dengan yang Baqi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesatuan Hamba dan Tuhan di dalam Kasih Pandangan kesufian dari Hamzah Fansuri memang sangat universal. Bagi Hamzah Fansuri, ketika seorang manusia mencari hakekat Tuhan di dalam&lt;br /&gt;dirinya, maka ia pasti akan menemukan bahwa Tuhan dan hamba tiadalah berbeda. Simak salah satu bait dari “Syair Perahu” yang ditulis oleh&lt;br /&gt;Beliau:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“La Ilaha Il Allah itu kesudahan kata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tauhid ma’rifat semata-mata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hapuskan kehendak sekalian perkara,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamba dan Tuhan tiada berbeda.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pikir, ungkapan Syeikh Hamzah Fansuri ini sangat berani pada masanya. Beliau dengan berani mengungkapkan hijab atau tirai yang&lt;br /&gt;menutupi pandangan sempit atau ketidaksadaran umat Islam pada masa itu. “La Ilaha Il Allah itu kesudahan kata,” benar sekali pandangan Syeikh&lt;br /&gt;Hamzah Fansuri dalam syair ini. Kalimat tauhid yang menjadi inti ajaran Islam ini, La Ilaha Il Allah, Tiada Tuhan Selain Allah, adalah&lt;br /&gt;sesungguhnya akhir dari setiap perkataan, akhir dari pikiran, akhir dari segalah ilusi, untuk menuju keadaan: “Tauhid ma’rifat&lt;br /&gt;semata-mata,” suatu keadaan ketika seluruh pikiran dan pengalaman telah terlampaui, suatu keadaan murni yang dikenal dengan istilah “No-Mind”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, tentu saja, untuk mencapai keadaan murni ini, seorang sufi harus mampu untuk “Hapuskan kehendak sekalian perkara,” untuk melampaui&lt;br /&gt;setiap kehendak yang masih terikat kepada berbagai perkara yang digerakkan oleh nafsu-nafsu rendah, oleh kepicikan pikiran yang&lt;br /&gt;egoistik, sehingga tercapailah suatu kondisi di mana “Hamba dan Tuhan tiada berbeda.” Inilah sesungguhnya makna dari tauhid, makna dari&lt;br /&gt;ungkapan La Ilaha Il Allah, Tiada Tuhan Selain Allah, yaitu suatu keadaan murni ketika seluruh kehendak telah terlampaui, maka hamba dan&lt;br /&gt;Tuhan tiada berbeda. Namun, dalam hal apa hamba dan Tuhan itu tiada berbeda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita simak pandangan Syeikh Hamzah Fansuri yang lain dalam kutipan berikut ini dari buku Zinat Al Wahidin (Tentang Keesaan Allah) pada Bab&lt;br /&gt;Kelima:&lt;br /&gt;“……..Alam ini seperti ombak. Keadaan Allah seperti Laut. Sungguh pun&lt;br /&gt;ombak lain daripada laut, pada hakikatnya tiada lain daripada laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nabi Muhammad pernah bersabda: Allah menjadikan Adam atas RupaNya………….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Selain itu Rasullah juga pernah bersbada: Allah menjadikan Adam atas&lt;br /&gt;Rupa-Rahman. Karena Rahman disebutkan sebagai Laut, maka Adam&lt;br /&gt;disebutkan sebagai buih…………..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan uraian dalam bukunya di atas, dapatlah disimpulkan pandangan Hamzah Fansuri tentang ketauhidan universal punya dasar yang&lt;br /&gt;cukup kokoh dalam ajaran Islam berdasarkan sabda Rasul Muhammad sendiri. Hamzah Fansuri menggunakan satu permisalan yang sudah cukup&lt;br /&gt;dikenal di dalam ajaran sufi dan mistikisme di dunia, yaitu ombak dan laut. Bagi Hamzah Fansuri, alam dan segala isinya ini merupakan “Gerak&lt;br /&gt;Ilahi” yang termanifestasi, dan ia ibaratkan sebagai ombak dari lautan. Sedangkan “Keadaan Allah”, suatu kondisi ketika manusia mengalami&lt;br /&gt;Kesadaran Ilahiah atau Kesadaran Murni, seperti lautan itu sendiri. Ombak hanyalah bentuk lain dari laut. Pada hakekatnya, ombak dan laut&lt;br /&gt;itu satu bentuk, yaitu air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamzah Fansuri dengan pengetahuannya yang luas dan mendalam juga menambahkan kutipan dari sabda Rasul yang mungkin tidak cukup populer&lt;br /&gt;di kalangan umat Islam saat ini. Di dalam hadis itu diungkapkan bahwa Allah juga menjadikan Adam menurut Rupa Rahman (Yang Maha Pengasih).&lt;br /&gt;Bagi Hamzah Fansuri, wujud “Lautan Ilahiah” itu adalah sifat Yang Maha Pengasih, adalah “Kasih” itu sendiri. Maka, sesuai dengan sabda Rasul,&lt;br /&gt;jika Allah adalah Kasih itu sendiri, sudah tentu Manusia adalah buih dari Kasih itu sendiri. Inilah inti dari ajaran kesufian dari Syeikh&lt;br /&gt;Hamzah Fansuri, yaitu: Tauhid-Kasih, bahwa hakekat manusia dan seluruh alam ini adalah Kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal apa hamba dan Tuhan tiada berbeda? Menurut Hamzah Fansuri, Tuhan dan Hamba tiada berbeda dalam perwujudannya sebagai Kasih.&lt;br /&gt;Kemudian Hamzah Fansuri memperluas definisi Cinta Ilahi ini menjadi “pelayanan tanpa pamrih” kepada sesama manusia dan mahlukNya. Seperti&lt;br /&gt;kutipan berikut dalam kitab yang sama: “Barangsiapa cinta akan Allah, maka hendaknya ia melakukan kebaktian pula”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Relevansi Ajaran Hamzah Fansuri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan-pesan yang dibawa Hamzah Fansuri masih sangat relevan dengan kondisi kehidupan beragama di Indonesia saat ini. Hamzah Fansuri sangat&lt;br /&gt;menekankan agar manusia selalu beusaha untuk menemukan Jati Diri yang Ilahi di dalam diri manusia sendiri. Jati Diri manusia itu sesungguhnya&lt;br /&gt;“berada” dengan kenyataan yang sama, kesatuan umat manusia dan seluruh mahlukNya di dalam Kasih. Seperti yang terungkap dalam terjemahan bebas&lt;br /&gt;saya atas salah satu syairnya yang berjudul “Minuman Para Pencinta” pada bagian 5 di bait 3 berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rahman itulah yang bernama semesta, Keadaan Tuhan yang wajib disembah dan dipuja. Kenyataan Islam, Nasrani, dan Yahudi sebenarnya&lt;br /&gt;dari Rahman itulah sekalian menjadi nyata.” Coba kita bayangkan, seorang sufi dan ulama pada abad ke 17 di Aceh telah memiliki pandangan “Tauhid-Kasih” seperti ini. Kalau pandangan&lt;br /&gt;Hamzah Fansuri ini disebarluaskan di dunia Islam saat ini, maka selesailah berbagai pertentangan atas nama agama yang disebabkan oleh&lt;br /&gt;fanatisme sempit. Bagi Hamzah Fansuri, hakikat semua agama itu sama, yaitu sifat Rahman dari Allah, sifat Yang Maha Pengasih dari Allah,&lt;br /&gt;atau bisa juga disebut Allah sebagai Yang Maha Kasih itu sendiri. Karena Kasih itu sendiri menjelma manjadi semesta, maka Allah dan&lt;br /&gt;wujudNya sebagai Kasih itu pula sesungguhnya yang wajib disembah dan dipuja oleh semua agama. Esensi agama Islam adalah Kasih. Esensi agama&lt;br /&gt;Nasrani adalah Kasih. Esensi agama Yahudi adalah Kasih. Jadi, apa gunanya melakukan peperangan atas nama agama? Demikianlah kira-kira&lt;br /&gt;menurut pemahaman saya tentang pesan Hamzah Fansuri dalam salah satu syairnya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, sungguh sangat ironi, jika saat ini yang terjadi di Indonesia justru sebaliknya. Pertikaian atas nama agama justru semakin berkembang&lt;br /&gt;di Indonesia. Makin lama justru makin menajam. Segelintir orang yang mengklaim dirinya sebagai ahli agama justru menebarkan bibit permusuhan&lt;br /&gt;antar agama di kalangan umatnya. Toleransi antar umat beragama yang dikembangkan selama ini, sekarang menjadi toleransi semu. Toleransi&lt;br /&gt;ditafsirkan seperti suatu masa jeda perdamaian, untuk bersiap-siap kembali berperang. Sebagai contoh yang terjadi di Indonesia, paham pertikaian politis dan&lt;br /&gt;ekonomis yang dibalut sebagai pertikaian antara agama Islam dengan Yahudi di negara-negara Timur Tengah dan Arab, saat ini telah diekspor&lt;br /&gt;ke umat Islam di Indonesia. Tiba-tiba saja, saat ini begitu banyak umat Islam di Indonesia yang begitu membenci orang Yahudi, tanpa tahu&lt;br /&gt;sejarah politik dan ekonomi yang mendasari pertikaian di negara-negara Timur Tengah dan Arab. Kita telah terkena propaganda dari kaum&lt;br /&gt;fanatisme sempit untuk memecah belah bangsa Indonesia. Kebencian yang sangat tidak sehat ini, sekarang berkembang lebih jauh kepada umat&lt;br /&gt;beragama yang lainnya, seperti agama Nasrani, Buddha atau Hindu. Begitu juga sebaliknya. Sungguh sangat memprihatinkan perkembangan kehidupan&lt;br /&gt;beragama di Indonesia pada saat ini. Jika kita sebagai bangsa tidak segera sadar, maka kita berada dalam satu situasi kritis menuju&lt;br /&gt;pertikaian antar umat beragama yang lebih luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akankah kita sudi mengimpor peperangan berlatar politik dan ekonomi yang dibumbui istilah “perang agama” di Timur Tengah dan Arab ke tubuh&lt;br /&gt;Ibu Pertiwi yang tercinta ini? Lantas apa solusinya? Coba kembali kita tengok pesan Hamzah Fansuri dalam salah satu syairnya yang berjudul&lt;br /&gt;“Burung Pingai” pada bagian 4 di bait 12:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ilmunya ilmu yang pertama,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mazhabnya mazhab ternama,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cahayanya cahaya yang lama,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ke dalam surga bersama-sama.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam syair ini, Hamzah Fansuri membuat permisalan Jati Dirinya sebagai “Unggas Ruhani” yang bernama Burung Pingai (Burung Yang&lt;br /&gt;Berkilau Keemasan). Di dalam syair yang terdiri dari empat bagian ini, Hamzah Fansuri tetap menekankan pada soal Rahman, atau Kasih. Bagi&lt;br /&gt;Hamzah Fansuri ilmu tentang Kasih ini adalah ilmu yang pertama. Mazhab atau aliran keagamaannya atau jalan kesufiannya juga adalah “Mazhab&lt;br /&gt;Kasih”. Cahaya sebagai simbol Kesadaran Murni juga adalah cahaya yang lama telah ada sejak pencipataan manusia yaitu “Cahaya Kasih”. Jadi,&lt;br /&gt;kesimpulan Hamzah Fansuri, jika ilmu dan agama dan kesadaran manusia selalu didasari oleh Kasih, maka sudah pasti surga atau “keadaan&lt;br /&gt;bahagia abadi” akan terwujud. Namun, surga itu milik bersama, milik semua umat manusia, tanpa membedakan suku atau agama, pandangan politik&lt;br /&gt;atau ideologinya, status sosial atau jumlah hartanya. Bagi Hamzah Fansuri, surga atau keadaan bahagia abadi itu adalah hak dasar setiap&lt;br /&gt;manusia yang telah menyatu dengan Kasih, dengan Allah itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga ajaran “Sang Sufi Cinta” dari tanah Aceh ini bisa bergema kembali di bumi nusantara, khususnya di bumi Nangroe Aceh Darussalam.&lt;br /&gt;Dan marilah kita sebagai bangsa Indonesia berjuang bersama mewujudkan “surga-kasih” dari Hamzah Fansuri di negeri Ibu Pertiwi ini. Semoga&lt;br /&gt;Kebahagiaan Ilahi selalu menyinari bangsa Indonesia dan seluruh umat manusia beserta seluruh mahluknya. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pustaka:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Hasjmy, Ruba’I Hamzah Fansuri: Karya Sastra Sufi Abad XVII, Kuala&lt;br /&gt;Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka Kementerian Pelajar Malaysia, 1976.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdul Hadi W.M., Hamzah Fansuri: Risalah Tasawuf dan Puisi-puisinya, Bandung: Penerbit Mizan, 1995.&lt;br /&gt;Abdul Hadi W.M., Sastra Sufi, Bandung: Penerbit Mizan, 1996.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sent from my BlackBerry® Powered by YAHOO! &amp;amp; GOOGLE&lt;br /&gt;Be Joyful and Share your Joy with others...&lt;br /&gt;Dalam Gelapnya Malam, Kita justru dapat melihat Indahnya Bintang...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-8655896081289929974?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/8655896081289929974/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=8655896081289929974' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/8655896081289929974'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/8655896081289929974'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2009/02/tauhid-kasih.html' title='Tauhid Kasih'/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-1134253385255370417</id><published>2009-02-03T03:48:00.000-08:00</published><updated>2009-02-03T03:51:25.583-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SYgvsnSSyAI/AAAAAAAAACQ/alrzaPnbzDI/s1600-h/1_521056611l.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 400px; height: 267px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SYgvsnSSyAI/AAAAAAAAACQ/alrzaPnbzDI/s400/1_521056611l.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298537405107849218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;MENCARI Oleh: Nikolas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Separuh hidupku telah pergi&lt;br /&gt;Sepanjang hariku terlalu letih&lt;br /&gt;Berjalan, berlari dan terdiam sepi&lt;br /&gt;Di mana sisa hidupku kini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ooooooooooh lelah, aku mencari...&lt;br /&gt;ooooooooooh sibuk, kembaliku menanti...&lt;br /&gt;Terdiamku memilih setelah melayang pergi...&lt;br /&gt;Bingung dengan keangkuhan hati...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin, sekarang, mungkin esok akan terlewati&lt;br /&gt;Detik-detik panjang tak terhenti&lt;br /&gt;Kadang membosankan, tapi esok menjadi misteri&lt;br /&gt;Aku ingin berlari, tinggal tubuh kotor ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ooooooooooh terkutuklah hari!!!&lt;br /&gt;ooooooooooh terlalu banyak orang mencela!!!&lt;br /&gt;ooooooooooh terlalu sering orang memfitnah!!!&lt;br /&gt;ooooooooooh aku ingin muntah!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-1134253385255370417?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/1134253385255370417/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=1134253385255370417' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/1134253385255370417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/1134253385255370417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2009/02/mencari-oleh-nikolas-separuh-hidupku.html' title=''/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SYgvsnSSyAI/AAAAAAAAACQ/alrzaPnbzDI/s72-c/1_521056611l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-1109391961820720620</id><published>2009-01-23T22:41:00.000-08:00</published><updated>2009-01-23T22:42:58.425-08:00</updated><title type='text'>Di mana harta Soeharto???</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SXq4X9kVISI/AAAAAAAAACI/Smv7qwkcDsc/s1600-h/Bingkai+Presiden+Legendaris+Soeharto...Foto+Kompas.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 298px; height: 225px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SXq4X9kVISI/AAAAAAAAACI/Smv7qwkcDsc/s400/Bingkai+Presiden+Legendaris+Soeharto...Foto+Kompas.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294747033730883874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;TD Pardede, tokoh pengusaha asal Medan&lt;br /&gt;jaman dulu jika masih hidup tentu akan tercengang membaca berita majalah Tempo&lt;br /&gt;minggu ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Dari luar ruangan, sejumlah tokoh melihat pertemuan itu berlangsung&lt;br /&gt;dingin. Teh dalam cangkir berlogo Istana Presiden yang diangkut dari rumah&lt;br /&gt;Soeharto, tak disentuh. Hendarman – Jaksa Agung – kata sumber itu, lalu&lt;br /&gt;mengajukan konsep penyelesaian di luar pengadilan. Diantaranya, keluarga&lt;br /&gt;Soeharto harus membayar 4 trilyun kepada negara. Ini sepertiga dari tuntutan&lt;br /&gt;Pemerintah, yakni US $ 420 juta dan Rp 185 milyar plus ganti rugi immaterial Rp&lt;br /&gt;10 trilyun atas Yayasan Supersemar .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mbak Tutut dan adik adiknya hanya terdiam mendengar angka yang diajukan&lt;br /&gt;Pemerintah “.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si ompung yang dekat dengan Bung Karno pasti teringat saat suatu&lt;br /&gt;hari dia dipanggil mendadak ke Jakarta.&lt;br /&gt;Mengetahui betapa miskinnya sang Presidennya. Setelah ngobrol ngobrol bersama&lt;br /&gt;menteri lainnya, Presiden Republik Indonesia itu mengajak TD Pardede&lt;br /&gt;ke pojok ruangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Pardede, bisa kau pinjamkan aku uang ? “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelagapan karena langsung ditodong oleh penguasa negeri. TD Pardede merogoh&lt;br /&gt;saku saku jasnya dan memberikan seribu dollar dari kantongnya. Namun Bung Karno&lt;br /&gt;hanya mengambil secukupnya dan mengembalikan sisanya kepada Pardede.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain cerita salah satu ajudan terakhir,Putu Sugianitri seorang bekas&lt;br /&gt;Polisi wanita yang juga harus pensiun tanpa kejelasan. Suatu saat setelah tidak&lt;br /&gt;menjadi presiden, Bung Karno jalan jalan keliling kota dan tiba tiba ingin buah rambutan. ” Tri&lt;br /&gt;, beli rambutan “.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Uangnya mana ? ” tanya si polwan asal Bali itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” sing ngelah pis ” kata Bung Karno dalam bahasa Bali yang artinya ”&lt;br /&gt;saya tak punya uang “.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah sang ajudan memakai uang pribadinya untuk mantan presiden yang tidak&lt;br /&gt;memiliki uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga&lt;br /&gt;cerita dari Bang Ali Sadikin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ia menjabat Menko Maritim. Ia ditanya oleh Bung karno apakah ia bisa&lt;br /&gt;membantu bisnis mertua Bung Karno yang berkaitan dengan perijinan pelabuhan.&lt;br /&gt;Setelah dipelajari Ali Sadikin mengatakan tidak bisa. Peraturan mengatakan&lt;br /&gt;demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Ya sudah , kalau tidak bisa “ kata Bung Karno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bang Ali berpikir. Luar biasa ini manusia. Padahal sebagai Presiden ia bisa&lt;br /&gt;memaksakan memberi perintah. Yang mengagumkan Bung Karno selanjutnya tidak&lt;br /&gt;pernah dendam, bahkan kelak mengangkat May.Jend KKO Ali Sadikin sebagai Gubernur&lt;br /&gt;Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari&lt;br /&gt;cerita tersebut diatas, kita tahu Bung Karno tidak pernah peduli dengan uang&lt;br /&gt;atau harta. Ketika turun dari kekuasaan kita tak pernah tahu bahwa Bung Karno&lt;br /&gt;dan keluarganya meninggalkan kekayaan yang melimpah ruah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat mendapat surat&lt;br /&gt;dari Jenderal Soeharto, bahwa Bung Karno harus meninggalkan Istana Merdeka&lt;br /&gt;sebelum tanggal 16 Agustus 1967. Maka teman teman Bung Karno yang mengetahui&lt;br /&gt;rencana itu segera menawarkan dan menyediakan 6 rumah untuk tempat tinggal dan&lt;br /&gt;putera puteri Bung Karno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar hal itu Bung Karno seketika marah, bahwa ia tidak menghendaki rumah&lt;br /&gt;rumah itu. Ia menginginkan semua anak anaknya pindah ke rumah Ibu Fatmawati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Semua anak anak kalau meninggalkan Istana tidak boleh membawa apa apa,&lt;br /&gt;kecuali buku buku pelajaran, perhiasan sendiri dan pakaian sendiri. Barang&lt;br /&gt;barang lain seperti radio , televisi dan lain lain tidak boleh dibawa ! “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian Bung Karno memerintahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guntur&lt;br /&gt;- putera tertua – setelah mendengar penjelasan itu merasa kecewa, karena ia&lt;br /&gt;sudah terlanjur menggulung kabel antenna TV yang akhirnya tidak boleh dibawa&lt;br /&gt;pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Ibu Fatmawati mengeluh karena kamar di rumahnya tidak cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak berapa lama datang truk dari Polisi yang membawa 4 tempat tidur dari kayu&lt;br /&gt;yang bersusun, dengan kasur dan bantalnya tapi tanpa sprei dan sarung bantal.&lt;br /&gt;Juga beras 6 karung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Anak anakku semua disuruh tidur di tempat tidur susun dari kayu, tanpa&lt;br /&gt;sprei dan sarung bantal “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon Ibu Fat, marah marah kepada utusan yang membawa perlengkapan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bung Karno keluar dari istana dengan mengenakan kaos oblong cap cabe dan&lt;br /&gt;celana piyama warna krem. Baju piyamanya disampirkan ke pundak, dan ia memakai&lt;br /&gt;sandal bata yang sudah usang. Tangan kanannya memegang kertas Koran yang&lt;br /&gt;digulung, berisi bendera pusaka merah putih. Bendera yang dijahit oleh istrinya&lt;br /&gt;sendiri, ibu Fatmawati ketika masa proklamasi kemerdekaan dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada voor ridjer, pengawalan atau penghormatan seperti ketika&lt;br /&gt;Presiden Soeharto – yang diantar Jenderal Wiranto sampai ke mobil Mercedes -&lt;br /&gt;meninggalkan Istana Merdeka setelah menyerahkan jabatannya kepada Habibie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia meninggalkan istana dengan mobil vw kodok yang dikendarai seorang supir&lt;br /&gt;asal kepolisian. Salah seorang anggota kawal pribadinya membawakan ovaltine,&lt;br /&gt;minuman air jeruk, air teh, air putih, kue kue serta obat obatan Bung Karno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah seluruh harta yang dimiliki Bung Karno ketika meninggalkan Istana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selebihnya ditinggalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelak harta kekayaan Soekarno yang ditinggal di Istana didata oleh pihak&lt;br /&gt;penguasa dengan dibuatkan berita acara. Barang barang itu mulai dari logam emas&lt;br /&gt;batangan, lukisan lukisan, buku buku, pakaian, minyak wangi, bolpen, uang&lt;br /&gt;dollar yang semuanya bernilai tidak sedikit. Dan semua itu tidak pernah&lt;br /&gt;diserahkan kepada Bung Karno atau keluarganya. Tidak jelas siapa yang mewarisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya tidak penting juga mewarisi sebuah kekayaan. Karena dia bukan&lt;br /&gt;berhala harta. Hanya sebuah janji yang tersisa yang wajib kita jaga, untuk&lt;br /&gt;sebuah Indonesia&lt;br /&gt;yang bersatu dan bermartabat. Tidak ada juga deal deal khusus. Hanya sebuah&lt;br /&gt;persetujuan dalam segenggam bait puisi Chiril Anwar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janji itu terus melintas jaman. Sampai kapanpun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bung Karno ! Kau dan aku satu zat satu urat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di zatmu di zatku kapal-kapal kita berlayar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di uratmu di uratku kapal-kapal kita bertolak &amp;amp; berlabuh....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-1109391961820720620?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/1109391961820720620/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=1109391961820720620' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/1109391961820720620'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/1109391961820720620'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2009/01/di-mana-harta-soeharto.html' title='Di mana harta Soeharto???'/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SXq4X9kVISI/AAAAAAAAACI/Smv7qwkcDsc/s72-c/Bingkai+Presiden+Legendaris+Soeharto...Foto+Kompas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-7312370513914189581</id><published>2009-01-23T22:36:00.000-08:00</published><updated>2009-01-23T22:38:21.238-08:00</updated><title type='text'>Kejamnya Negara Kera ...Israel</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SXq3O5D1F1I/AAAAAAAAACA/1-A6IpUTGTQ/s1600-h/israel+4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 272px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SXq3O5D1F1I/AAAAAAAAACA/1-A6IpUTGTQ/s400/israel+4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294745778390374226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-7312370513914189581?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/7312370513914189581/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=7312370513914189581' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/7312370513914189581'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/7312370513914189581'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2009/01/kejamnya-negara-kera-israel.html' title='Kejamnya Negara Kera ...Israel'/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SXq3O5D1F1I/AAAAAAAAACA/1-A6IpUTGTQ/s72-c/israel+4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-6108188934657853029</id><published>2009-01-23T21:57:00.000-08:00</published><updated>2009-01-23T22:08:13.141-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agamis'/><title type='text'>Kiamatkah???</title><content type='html'>Perang Gaza dalam Lensa Kiamat...Oleh:  Hermanto Harun (Mahasiswa Program S-3, Ph.D.,  University Kebangsaan Malaysia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang akademisi Prancis yang berdarah Yahudi, Andre Nocy mengungkapkan&lt;br /&gt;gumamnya atas ekspansi Zionis Isreal ke Gaza, bahwa kebiadaban Zionis&lt;br /&gt;Israel di Gaza sekarang ini persis sama dengan perilaku kebiadaban yang&lt;br /&gt;pernah dilakukan Adolf Hitler terhadap sebagian negara Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, Andre juga mengucapkan do’a “celakalah bagi Israel, saya sungguh&lt;br /&gt;malu atas perilaku mereka dan semoga tuhan melaknat mereka&lt;br /&gt;selama-lamanya” . Ungkapan yang dirilis oleh al-Jazeera (13/10/2009) yang&lt;br /&gt;dikutip dari Quds Press tersebut setidaknya menunjukkan bahwa dari&lt;br /&gt;kalangan Yahudi sendiri sudah muak dengan kebiadaan Zionis Israel&lt;br /&gt;sekarang. Bagaimana tidak, sampai sa’at ini, hari ke 21 (17/01/2009)&lt;br /&gt;kekejaman militer Zionis di Gaza tersebut telah menelan korban 5300 orang&lt;br /&gt;lebih, 4300 orang luka-luka dan 1170 syuhada. Dari jumlah para syuhada&lt;br /&gt;tersebut, 410 anak-anak, 110 perempuan dan 100 orang usia senja. Dari&lt;br /&gt;semua jumlah korban baik yang syahid maupun yang luka, hampir 50 persen&lt;br /&gt;korbannya adalah anak-anak dan kaum perempuan (alqassam.ps) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebrutalan Zionis di negeri tiga agama itu tidak hanya sebatas paradigma&lt;br /&gt;perang, akan tetapi sudah memasuki ranah pembantaian etnis (al-harb&lt;br /&gt;al-ibadah) atau yang disebut seorang ahli hukum Polandia, Raphael Lemkin&lt;br /&gt;dengan istilah Genocida. Dalam bukunya Axis Rule in Occupied Europe&lt;br /&gt;(1944), Lemkin mengartikan Genosida sebagai sebuah pembantaian&lt;br /&gt;besar-besaran sistematis terhadap satu suku bangsa atau kelompok dengan&lt;br /&gt;maksud memunahkan bangsa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah Genosida memang tepat untuk potret kebiadaban Zionis Israel, mengingat sejarah berdirinya Israel sangat identik dengan perilaku barbaristik yang setiap jengkal&lt;br /&gt;terotorialnya digaransikan dengan darah rakyat Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ditelisik dalam lensa sejarah, lakon Zionis Yahudi di tanah Palestina&lt;br /&gt;sekarang bukanlah hal yang baru, mengingat  konflik Palestina-Israel&lt;br /&gt;bukanlah konflik satu bangsa dengan bangsa lain, tapi konflik peradaban,&lt;br /&gt;atau bahkan konflik agama yang telah direkam sejarah dalam usia&lt;br /&gt;panjangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentangan sejarah perilaku congkak Yahudi dibuktikan dengan&lt;br /&gt;memusuhi semua ras besar dunia. Konflik antara Nabi Muhammad saw dengan&lt;br /&gt;kaum Yahudi di Madinah, konflik antara Yahudi dan Romawi, konflik antara&lt;br /&gt;Yahudi dengan negara-negara Eropa, konflik antara Musa dengan Fir'aun,&lt;br /&gt;bahkan konflik antara nabi Yusuf dengan saudara-saudarnaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lakon kebiadaban Israel saat ini hanyalah pengulangan peristiwa, semenjak era&lt;br /&gt;Perang Arab, pembakaran Masjid al-Aqsha, tragedi Sabra Satila, Intifadhah&lt;br /&gt;akhir 80-an, tragedi al-Khalil Hebron, penembakan Muhammad al-Durrah,&lt;br /&gt;pembunuhan Syekh Ahmad Yasin dan Abdul Aziz Rantisi dan pejuang Palestina&lt;br /&gt;lainya. Perbedaan keganasan Israel sekarang dengan yang terdahulu hanya&lt;br /&gt;pada waktu dan pelaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanannya, keberadaan Zionis Isreal memang selalu bersama aliran&lt;br /&gt;darah. Semenjak terbentuk pada 1897 dan diproklamasikan di Swiss yang&lt;br /&gt;akhirnya membuat keputusan bahwa bangsa Yahudi harus kembali ke Palestina,&lt;br /&gt;maka dari sana cerita simbahan darah rakyat Palestina selalu menjadi tinta&lt;br /&gt;dalam kelam sejarah. Bermula dari kongres di Swiss hingga terbentuknya&lt;br /&gt;negara Israel Raya 1948 yang didudukung sepenuh oleh negera-negara Barat,&lt;br /&gt;perilaku bangsa ”kera” tersebut selalu membuat ulah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga hari ini, kebejatan Israel terhadap rakyat Palestina seolah hanya menjadi cerita&lt;br /&gt;yang tidak berarti bagi dunia. Bangsa Barat bahkan ikut merestui&lt;br /&gt;kepongahan Israel dengan tanpa reserve. Hak Asasi Manusia yang didewakan&lt;br /&gt;oleh pengagum Barat, hanya berlaku bagi kesalahan ras dan bangsa lain&lt;br /&gt;terhadap Yahudi, namun tidak bermakna apapun, jika kejahatan Yahudi bagi&lt;br /&gt;bangsa selain mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, kita patut bertanya, apakah kekejaman dan kebiadaban Zionis Yahudi terhadap bangsa Palestina tersebut sebatas persoalan politik, sebagaimana yang dikampanyekan kaum liberal di&lt;br /&gt;Indonesia dalam menjustifikasi penegasan Ehud Olmert, bahwa target mereka&lt;br /&gt;hanyalah menumbangkan Hamas. Atau konflik dalam pentas sejarah ini sudah&lt;br /&gt;marasuki wilayah agama?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika melihat persepsi sejarah, sulit menapikan bahwa kucuran darah yang&lt;br /&gt;selalu mengalir di bumi Palestina tersebut hanya bermotif politik semata.&lt;br /&gt;Sebab berdirinya Israel tahun 1948 merupakan mimpi besar Yahudi sejak masa&lt;br /&gt;Musa, Dawud, Sulaiman, bahkan zaman Nabi Muhammad saw. Yahudi sangat&lt;br /&gt;membutuhkan "Kerajaan Bani Israil" untuk mengalahkan ras selain mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika Yahudi menakulkkan al-Quds pada tahun 1967, pasukan Israel&lt;br /&gt;berkumpul di tembok ratapan. Mereka berteriak dengan menyatakan ”hari ini&lt;br /&gt;kita berhasil membalas dendam perang Khaibar” kemudian mereka menerikakan&lt;br /&gt;”tumpangkan buah misy-misy di atas buah Apel, agama Muhammad telah lari&lt;br /&gt;dan pergi”. Selain itu juga, Rundolf Churchil menyatakan bahwa lepasnya&lt;br /&gt;al-Quds dari penguasaan Islam merupakan impian bersama umat Kristiani dan&lt;br /&gt;Yahudi. Parlemen Israel telah mengeluarkan keputusan mengenai al-Quds,&lt;br /&gt;yaitu sebagai kota milik bangsa Yahudi dan sekali-kali tidak boleh kembali&lt;br /&gt;ke tangan umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jauh dari itu, konflik di Timur Tengah yang disebabkan oleh Isreal&lt;br /&gt;merupakan skenario Yahudi dalam menerjemahkan doktrin Talmud yang sangat&lt;br /&gt;mereka yakini, bahwa negara Isreal Raya berdiri dalam batasan sungai Nil&lt;br /&gt;di Mesir sampai sungai Furat di Iraq. Profesor Jamal Abd al-Hadi dan Wafa&lt;br /&gt;Muhammed Rif’at dalam bukunya al-Tariq Ila Bayt al-Maqdis mengungkapkan&lt;br /&gt;beberapa doktrin Talmud yang dijadikan Yahudi sebagai acuan dalam&lt;br /&gt;menjustifikasikan ambisi bejat mereka, diantaranya adalah, pertama, asal&lt;br /&gt;manusia selain Yahudi sama dengan asal hewan. Kedua, arwah orang Yahudi&lt;br /&gt;sangat mulia di sisi Tuhan, sementara arwah manusia selain mereka adalah&lt;br /&gt;arwah setan yang menyerupai ruh hewan. Ketiga, membunuh selain Yahudi&lt;br /&gt;merupakan kebajikan yang akan dibalas oleh Tuhan. Jika tidak mampu&lt;br /&gt;membunuh selain Yahudi secara langsung, maka wajib bagi Yahudi membuat&lt;br /&gt;segala cara untuk kehancuran selain mereka. Keempat, kehidupan orang&lt;br /&gt;selain Yahudi adalah milik Yahudi, begitu juga dengan harta mereka.&lt;br /&gt;Kelima, perbedaan manusia dengan hewan sama seperti Yahudi dengan manusia&lt;br /&gt;selain mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak teks Talmud yang diimani oleh Zionis Israel untuk menghancurkan&lt;br /&gt;manusia selain mereka. Dengan demikian, ambisi Zionis tidak akan pernah&lt;br /&gt;padam sebelum cita mereka terbukti nyata. Bagi kaum Zionis Isreal, segala&lt;br /&gt;cara menjadi halal demi kepentingan dan keculasan mereka. Sifat kaum&lt;br /&gt;Zionis Yahudi itu mewarisi sifat besar, yaitu sifat durhaka diturunkan&lt;br /&gt;dari sifat saudara-saudara Yusuf (seayah berbeda ibu). Disana sudah&lt;br /&gt;terpupuk bakat-bakat kelicikan, dengki, kebohongan, dan sebagainya. Walau&lt;br /&gt;sifat-sifat itu sebatas potensi, bukan kemutlakan takdir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kebiadaban Zionis Israel saat ini di Gaza hanyalah sebagian dari&lt;br /&gt;konsekuensi dari dendam sejarah. Awalnya, Bani Israil (Yahudi) hanyalah&lt;br /&gt;sebuah kaum yang selalu mendapat bimbingan seorang Nabi. Namun dinamika&lt;br /&gt;sejarah Yahudi yang sangat panjang melahirkan watak biadab dan tidak&lt;br /&gt;berprikemanusiaan. Semua karakter buruk Yahudi tersebut seolah telah&lt;br /&gt;menjadi skenario Tuhan untuk menjadi cobaan di akhir zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin, kelakuan Zionis Yahudi yang terhadap rakyat Palestina merupakan rahasia&lt;br /&gt;yang mulai terkuak untuk membuka mata dunia. Karena Israel selalu picik&lt;br /&gt;dalam mempengaruhi opini manusia. Atau mingkin, kebiadaban Zionis Israel&lt;br /&gt;sekarang ini menjadi potret dari lensa kiamat, sebagaimana isyarat baginda&lt;br /&gt;Nabi dalam sabdanya, bahwa nanti di akhir zaman, ketika kiamat sudha&lt;br /&gt;mendekat, akan terjadi perang antara muslim dan Yahudi. Jika benar&lt;br /&gt;demikian, maka kebiadaban Zionis Israel di Gaza sekarang ini bukanlah&lt;br /&gt;perilaku akhir mereka. Semua itu hanya replay sejarah dan postponed&lt;br /&gt;scenario sebelum go with new aggression.&lt;br /&gt; *Dosen Fakultas Syariah IAIN STS Jambi. Mahasiswa Program Doktor&lt;br /&gt;University Kebangsaan Malaysia......-Generasi Perang Pikirin-....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-6108188934657853029?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/6108188934657853029/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=6108188934657853029' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/6108188934657853029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/6108188934657853029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2009/01/kiamatkah.html' title='Kiamatkah???'/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-9074535493639702903</id><published>2009-01-16T04:58:00.001-08:00</published><updated>2009-01-16T05:00:49.851-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SXCE5r85SDI/AAAAAAAAABw/LnRvEGknrG0/s1600-h/Di+Berhala.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 400px; height: 296px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SXCE5r85SDI/AAAAAAAAABw/LnRvEGknrG0/s400/Di+Berhala.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291875688745879602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Ario Djatmiko, pengajar di Fakultas Kedokteran Unair&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal dari semua kejahatan di muka bumi ini adalah dusta. Begitu&lt;br /&gt;kata Saidun, guru ngaji saya di kampung. Mengapa? Dalam berdusta, kita&lt;br /&gt;sendirilah yang tahu, kita itu sedang berbohong atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa pun yang tega menipu diri sendiri pasti lebih tega&lt;br /&gt;melakukannya pada orang lain. Saidun mengingatkan, munafik adalah&lt;br /&gt;serendah-rendah nilai manusia di mata Tuhan. Munafik berarti tidak&lt;br /&gt;satunya kata dan perbuatan. Cirinya, obral janji. Lantas, bagaimana&lt;br /&gt;kita tahu munafik atau tidak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilu adalah peristiwa mahapenting dalam sejarah bangsa ini.&lt;br /&gt;Proses memilih presiden yang membawa bangsa ini ke depan. Dalam proses&lt;br /&gt;sepenting itu, di mana pers berada? Pers hadir sekadar menjual space&lt;br /&gt;kosong untuk bebas diisi capres. Atau, ada tanggung jawab lain yang&lt;br /&gt;lebih bermakna untuk bangsanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilar ke-4 yang menjaga demokrasi adalah pers. Untuk itu, kebebasan&lt;br /&gt;pers harus dipertahankan. Ibarat pisau, pers bebas diarahkan ke mana&lt;br /&gt;saja. Pertanyaannya, nurani atau sponsorkah yang bicara?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Yang Harus Dijaga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obama terpilih, kita menyaksikan indahnya dan terhormatnya&lt;br /&gt;demokrasi. Bukan sekadar kisah menangnya kulit hitam atas kulit putih&lt;br /&gt;atau muda versus tua. Lebih dari itu, menangnya nurani dan akal sehat.&lt;br /&gt;Di sini terlihat peran pers amat jelas. Pers membawa perbedaan&lt;br /&gt;fundamental tiap kandidat presiden ke ruang publik. Pertama, rakyat&lt;br /&gt;Amerika akhirnya sadar untuk memilih jalan kapitalis yang sosialistik&lt;br /&gt;ketimbang kapitalis bebas ala Reagan. Tentu dengan segala konkuensinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, rakyat memilih multilateralisme ketimbang unilateralisme.&lt;br /&gt;Artinya, mereka menerima bahwa Amerika hanya merupakan salah satu&lt;br /&gt;kekuatan penyeimbang dunia. Bukan lagi menjadi pengatur (baca: polisi)&lt;br /&gt;dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, soft power lebih diterima ketimbang hard power. Air mata&lt;br /&gt;bercucuran saat Obama berbicara I will listen to you, especially when&lt;br /&gt;we disagree. Untuk orang-orang yang tidak memilih dia, Obama santun&lt;br /&gt;berkata sungguh-sungguh bekerja untuk mereka. Dan, kemenangan Obama pun&lt;br /&gt;menjadi kemenangan rakyat Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih mengharukan, pidato politik McCain. Dia berjanji mengawal&lt;br /&gt;kepresidenan Obama mencapai cita-cita Amerika. Kita melihat keagungan&lt;br /&gt;di sini. Value yang mencerminkan keluhuran budi, sportivitas, dan&lt;br /&gt;patriotisme tinggi. Mereka sadar, ada hal yang harus mereka jaga demi&lt;br /&gt;masa depan bangsanya, yaitu kebersamaan! Tanpa kebersamaan, Amerika&lt;br /&gt;akan hancur, apalagi dalam situasi ekonomi sulit ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, bagaimana mereka bisa mencapai itu semua? Jawabannya,&lt;br /&gt;kematangan berbangsa dan kerja maksimal pers dalam melakukan&lt;br /&gt;investigasi dan edukasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkah para capres kita sadar betul akan pentingnya menjaga&lt;br /&gt;kebersamaan? Benarkah maraknya iklan politik akan identik dengan&lt;br /&gt;lahirnya pemimpin-pemimpin unggul yang bernurani, sportif, dan&lt;br /&gt;patriotis? Apakah kita akan melihat keindahan dan terhormatnya&lt;br /&gt;demokrasi saat pemilu hadir di negeri ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-Kata Membunuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awal putaran kampanye tampak tanda-tanda mencemaskan. Tudingan&lt;br /&gt;Rizal Ramli, dalam paparannya di TV, SBY melakukan rekayasa statistika.&lt;br /&gt;Itu tuduhan berat, kebohongan publik! Pertanyaannya, apakah tudingan&lt;br /&gt;tersebut merupakan rekam jejak atau hanya black campaign? Sebab,&lt;br /&gt;ternyata Ramli pun mencalonkan presiden. Artinya, tudingan itu maybe&lt;br /&gt;yes maybe no dan rakyat bingung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sinilah pers seharusnya hadir membuka tabir? Komentar Amien Rais&lt;br /&gt;tentang SBY-Kalla takut menghadapi asing. Menyetujui UU Migas adalah&lt;br /&gt;ketololan yang menyundul plafond. Mungkin benar, tapi tidak adakah&lt;br /&gt;kalimat yang lebih soft?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat McCain menyebut country first, ratingnya naik melebihi Obama.&lt;br /&gt;Tudingan ''that one'' (baca: orang di luar kita) untuk Obama membuat&lt;br /&gt;rating McCain melorot dan tidak pernah naik lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajarannya, black campaign bisa menjadi bumerang. Saat Sarah&lt;br /&gt;Palin terkena masalah, Obama tegas mengatakan akan memecat tim&lt;br /&gt;suksesnya yang melakukan black campaign. Terasa benar hadirnya&lt;br /&gt;kesantunan politik di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ingat saat ulang tahun PDIP di Palembang? Mega mengkritik&lt;br /&gt;langkah pemerintahan SBY-Kalla seperti poco-poco. Dengan nada menghina,&lt;br /&gt;Anas Urbaningrum menasihati Mega untuk lebih sering becermin dan&lt;br /&gt;membaca. Seandainya Anas itu tim sukses Obama, pasti sudah dipecat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, negeri ini aneh, posisi Anas di partai justru makin penting&lt;br /&gt;saja. Atau ada skenario lain, lempar batu sembunyi tangan? Kisah&lt;br /&gt;seperti itulah yang muncul di ruang publik. Orang pintar tahu apa yang&lt;br /&gt;dikatakan. Tapi, orang bijak tahu apa dampak dari ucapannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, seharusnya para elite tahu cara mengolah delivery agar&lt;br /&gt;substansinya bisa lebih diterima. Dan, bagaimana mungkin kita dapat&lt;br /&gt;membangun kebersamaan kalau para elite terus mengumbar kata-kata&lt;br /&gt;membunuh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pers Perjuangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jim Collins dalam bukunya Good to Great mengingatkan, ''First who&lt;br /&gt;and then what''. Kalau diibaratkan membeli kucing dalam karung, iklan&lt;br /&gt;politik adalah karungnya. Sekadar bungkus tempat menjual diri semata.&lt;br /&gt;Seindah apa pun karung dihias, who-nya (baca: kucingnya) tetap tak&lt;br /&gt;terungkap. Tidak ada gunanya kita berbicara ''what'' kalau tidak tahu&lt;br /&gt;betul who-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, di mana peran pers? Pers mempunyai dua wilayah, wilayah&lt;br /&gt;iklan dan wilayah pemberitaan. Iklan adalah wilayah yang bisa dibeli&lt;br /&gt;dan si pembeli dapat menulis apa pun sesuai tujuannya. Jelas tidak&lt;br /&gt;mungkin kita mengungkap ''who'' dari wilayah iklan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini media harus memilih. Main aman dengan iklan politik dan&lt;br /&gt;sibuk menghitung laba walau sadar ikut menyesatkan. Atau, tegak sebagai&lt;br /&gt;intellectual gate keeper menjaga bangsanya. Tampil tegar menghadapi&lt;br /&gt;risiko di wilayah pemberitaan. Membawa analisis tajam rekam jejak&lt;br /&gt;capres ke ruang publik, membuka mata hati rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntung saya pernah bertemu mediang Mochtar Lubis. Pers tidak&lt;br /&gt;hanya urusan teknik pemberitaan semata. Makna publik adalah tujuan&lt;br /&gt;utama pers. Landasan moral, etika, keberpihakan pada -kebenaran dan&lt;br /&gt;kepentingan masyarakat- adalah nyawa pers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mochtar mengingatkan, pers Indonesia lahir karena perjuangan dan&lt;br /&gt;sampai akhir tetap menjadi alat perjuangan. Jelas, perjuangan menuntut&lt;br /&gt;sacrifice, bukan sekadar usaha mengejar laba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, ke mana pisau pers akan diarahkan? Tegakah kita membiarkan&lt;br /&gt;rakyat tak berdaya tersesat, memilih karung indah berisi serigala?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-9074535493639702903?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/9074535493639702903/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=9074535493639702903' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/9074535493639702903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/9074535493639702903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2009/01/oleh-ario-djatmiko-pengajar-di-fakultas.html' title=''/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SXCE5r85SDI/AAAAAAAAABw/LnRvEGknrG0/s72-c/Di+Berhala.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-1708886790373127739</id><published>2009-01-13T22:11:00.000-08:00</published><updated>2009-01-13T22:13:35.125-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cuci Perut'/><title type='text'></title><content type='html'>Percakapan pada suatu ruang personalia yang sedang mencari pegawai baru:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boss: Nama saudara siapa?&lt;br /&gt;Pelamar: Anton Pak...&lt;br /&gt;Boss : coba ceritakan tentang keluarga saudara...!&lt;br /&gt;Pelamar: Saya dua bersaudara, adik saya masih kuliah di Bandung...&lt;br /&gt;Orang tua saya tinggal di Surabaya....&lt;br /&gt;Kakek dan nenek dari bapak&lt;br /&gt;tinggal di Solo...&lt;br /&gt;kakek and Nenek dari ibu tinggal di Medan&lt;br /&gt;.... Paman dan pakde semua&lt;br /&gt;tinggal di Jakarta.&lt;br /&gt;Boss : Apakah saudara dapat berbahasa Inggris?&lt;br /&gt;Pelamar: Yes.... Sir...&lt;br /&gt;Boss : Now tell me about your family in English...!! ..&lt;br /&gt;Pelamar: Sorry sir... I don't have family in English....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;************ ********* ********* ********* ***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bebek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seekor bebek pergi kewarung dan bertanya, "Ada makanan bebek?"&lt;br /&gt;Tukang warung bilang, :Tidak ada."&lt;br /&gt;Bebek bilang, "Iya deh." Lalu pergi.&lt;br /&gt;Besoknya, bebek itu ke warung lagi dan bertanya, "Ada makanan bebek?"&lt;br /&gt;Tukang warung bilang tidak ada dan bebek itu pergi Besoknya, bebek itu&lt;br /&gt;ke warung lagi dan bertanya, "ada makanan bebek?"&lt;br /&gt;Tukan warung bilang, "Saya sudah bilang dua kali, saya tidak menjual&lt;br /&gt;makanan bebek, dan tidak akan pernah menjualnya. Jika kamu tanya lagi,&lt;br /&gt;akan saya paku kaki kamu ke lantai!". Lalu bebek itu pergi lagi.&lt;br /&gt;Besoknya bebek itu dating lagi ke warung dan bertanya, "Ada martil untuk&lt;br /&gt;memukul paku?"&lt;br /&gt;"Tidak ada."&lt;br /&gt;Lalu bebek itu bertanya lagi, "Ada&lt;br /&gt;paku?"&lt;br /&gt;"Tidak ada."&lt;br /&gt;Hening sejenak, kemudian bebek itu bertanya lagi, "Ada makanan bebek?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;************ ********* ********* *****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Domba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang gembala sedang menggembalakan domba.&lt;br /&gt;Seorang yang lewat berkata, "Engkau mempunyai kawanan domba yang bagus&lt;br /&gt;sekali.&lt;br /&gt;Bolehkan saya mengajukan pertanyaan tentang domba-domba itu?"&lt;br /&gt;"Oh, tentu, akan saya jawab dengan senang hati," kata gembala itu.&lt;br /&gt;Orang itu berkata, "Berapa jauh domba-dombamu berjalan setiap hari?"&lt;br /&gt;"Yang mana, yang putih atau yang hitam, tanya gembala.&lt;br /&gt;"Yang putih."&lt;br /&gt;"Ah, yang putih berjalan sekitar enam kilometer setiap hari."&lt;br /&gt;"Dan yang hitam?"&lt;br /&gt;"Yang hitam juga."&lt;br /&gt;"Dan berapa banyak rumput mereka makan setiap hari?"&lt;br /&gt;"Yang mana?, yang putih atau yang hitam?"&lt;br /&gt;"Yang Putih,"&lt;br /&gt;"Ah, yang putih makan sekitar empat kilo rumput setiap hari."&lt;br /&gt;"Dan yang hitam?"&lt;br /&gt;"Yang hitam juga."&lt;br /&gt;"Dan berapa banyak bulu yang mereka hasilkan setiap tahu?"&lt;br /&gt;"Yang mana?, yang putih atau yang hitam?"&lt;br /&gt;"Yang putih,"&lt;br /&gt;"Ah menurut perkiraan saya, yang putih menghasilkan sekitar enam kilo&lt;br /&gt;bulu setiap tahun kalau mereka dicukur."&lt;br /&gt;"Dan yang hitam?"&lt;br /&gt;"Yang hitam juga."&lt;br /&gt;Orang yang bertanya menjadi penasaran..&lt;br /&gt;"Boleh saya bertanya, mengapa engkau mempunyai kebiasaan yang aneh,&lt;br /&gt;membedakan dombamu menjadi domba putih dan hitam setiap kali engkau&lt;br /&gt;menjawab pertanyaanku, padahal semuanya sama saja?"&lt;br /&gt;Gembala itu menjawab, "Tentu saja saya harus membedakan.&lt;br /&gt;Karena domba-domba yang putih itu adalah milik saya."&lt;br /&gt;"Ooo, begitu," penanya itu mengerti, ".... Kalau yang&lt;br /&gt;hitam?"&lt;br /&gt;Yang hitam juga."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cheers,&lt;br /&gt;lamar&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-1708886790373127739?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/1708886790373127739/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=1708886790373127739' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/1708886790373127739'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/1708886790373127739'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2009/01/percakapan-pada-suatu-ruang-personalia.html' title=''/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-2453437937075613604</id><published>2009-01-12T04:30:00.000-08:00</published><updated>2009-01-12T04:33:25.316-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SWs4bX-24iI/AAAAAAAAABo/lgc-cF1XCtY/s1600-h/komputer.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 127px; height: 87px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SWs4bX-24iI/AAAAAAAAABo/lgc-cF1XCtY/s400/komputer.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290384230222062114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Berikut adalah sedikit sejarah perkembangan prosesor Intel dan para clone-nya  yang berhasil disarikan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Debut Intel dimulai dengan processor seri MCS4 yang merupakan cikal&lt;br /&gt;bakal dari prosesor i4040. Processor 4 bit ini yang direncanakan untuk&lt;br /&gt;menjadi otak calculator , pada tahun yang sama (1971), intel membuat&lt;br /&gt;revisi ke i440. Awalnya dipesan oleh sebuah perusahaan Jepang untuk&lt;br /&gt;pembuatan kalkulator , ternyata prosesor ini jauh lebih hebat dari yang&lt;br /&gt;diharapkan sehingga Intel membeli hak guna dari perusahaan Jepang&lt;br /&gt;tersebut untuk perkembangan dan penelitian lebih lanjut. Di sinilah&lt;br /&gt;cikal bakal untuk perkembangan ke arah prosesor komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya muncul processor 8 bit pertama i8008 (1972), tapi agak&lt;br /&gt;kurang disukai karena multivoltage.. lalu baru muncul processor i8080,&lt;br /&gt;disini ada perubahan yaitu jadi triple voltage, pake teknologi NMOS&lt;br /&gt;(tidak PMOS lagi), dan mengenalkan pertama kali sistem clock generator&lt;br /&gt;(pake chip tambahan), dikemas dalam bentuk DIP Array 40 pins. Kemudian&lt;br /&gt;muncul juga processor2 : MC6800 dari Motorola -1974, Z80 dari Zilog&lt;br /&gt;-1976 (merupakan dua rival berat), dan prosessor2 lain seri 6500 buatan&lt;br /&gt;MOST, Rockwell, Hyundai, WDC, NCR dst. Z80 full compatible dengan i8008&lt;br /&gt;hanya sampai level bahasa mesin. Level bahasa rakitannya berbeda (tidak&lt;br /&gt;kompatibel level software). Prosesor i8080 adalah prosesor dengan&lt;br /&gt;register internal 8-bit, bus eksternal 8-bit, dan memori addressing&lt;br /&gt;20-bit (dapat mengakses 1 MB memori total), dan modus operasi REAL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thn 77 muncul 8085, clock generatornya onprocessor, cikal bakalnya&lt;br /&gt;penggunaan single voltage +5V (implementasi s/d 486DX2, pd DX4 mulai&lt;br /&gt;+3.3V dst).&lt;br /&gt;i8086, prosesor dengan register 16-bit, bus data eksternal 16-bit,&lt;br /&gt;dan memori addressing 20-bit. Direlease thn 78 menggunakan teknologi&lt;br /&gt;HMOS, komponen pendukung bus 16 bit sangat langka , sehingga harganya&lt;br /&gt;menjadi sangat mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka utk menjawab tuntutan pasar muncul i8088 16bit bus internal,&lt;br /&gt;8bit bus external. Sehingga i8088 dapat memakai komponen peripheral&lt;br /&gt;8bit bekas i8008. IBM memilih chip ini untuk pebuatan IBM PC karena&lt;br /&gt;lebih murah daripada i8086. Kalau saja CEO IBM waktu itu tidak&lt;br /&gt;menyatakan PC hanyalah impian sampingan belaka, tentu saja IBM akan&lt;br /&gt;menguasai pasar PC secara total saat ini. IBM PC first release Agustus&lt;br /&gt;1981 memiliki 3 versi IBM PC, IBM PC-Jr dan IBM PC-XT (extended&lt;br /&gt;technology). Chip i8088 ini sangat populer, sampai NEC meluncurkan&lt;br /&gt;sebuah chip yang dibangun berdasarkan spesifikasi pin chip ini, yang&lt;br /&gt;diberi nama V20 dan V30. NEC V20 dan V30 adalah processor yang&lt;br /&gt;compatible dengan intel sampai level bahasa assembly (software).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chip 8088 dan 8086 kompatibel penuh dengan program yang dibuat untuk&lt;br /&gt;chip 8080, walaupun mungkin ada beberapa program yang dibuat untuk 8086&lt;br /&gt;tidak berfungsi pada chip 8088 (perbedaan lebar bus)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu muncul 80186 dan i80188.. sejak i80186, prosessor mulai&lt;br /&gt;dikemas dalam bentuk PLCC, LCC dan PGA 68 kaki.. i80186 secara fisik&lt;br /&gt;berbentuk bujursangkar dengan 17 kaki persisi (PLCC/LCC) atau 2 deret&lt;br /&gt;kaki persisi (PGA) dan mulai dari i80186 inilah chip DMA dan interrupt&lt;br /&gt;controller disatukan ke dalam processor. semenjak menggunakan 286,&lt;br /&gt;komputer IBM menggunakan istilah IBM PC-AT (Advanced Technology)dan&lt;br /&gt;mulai dikenal pengunaan istilah PersonalSystem (PS/1). Dan juga mulai&lt;br /&gt;dikenal penggunaan slot ISA 16 bit yang dikembangkan dari slot ISA 8&lt;br /&gt;bit , para cloner mulai ramai bermunculan. Ada AMD, Harris &amp;amp; MOS&lt;br /&gt;yang compatible penuh dengan intel. Di 286 ini mulai dikenal penggunaan&lt;br /&gt;Protected Virtual Adress Mode yang memungkinkan dilakukannya&lt;br /&gt;multitasking secara time sharing (via hardware resetting).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 86 IBM membuat processor dengan arsitektur RISC 32bit pertama&lt;br /&gt;untuk kelas PC. Namun karena kelangkaan software, IBM RT PC ini&lt;br /&gt;“melempem” untuk kelas enterprise, RISC ini berkembang lebih pesat,&lt;br /&gt;setidaknya ada banyak vendor yang saling tidak kompatibel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Lalu untuk meraih momentum yang hilang dari chip i8086, Intel&lt;br /&gt;membuat i80286, prosesor dengan register 16-bit, bus eksternal 16-bit,&lt;br /&gt;mode protected terbatas yang dikenal dengan mode STANDARD yang&lt;br /&gt;menggunakan memori addressing 24-bit yang mampu mengakses maksimal 16&lt;br /&gt;MB memori. Chip 80286 ini tentu saja kompatibel penuh dengan chip-chip&lt;br /&gt;seri 808x sebelumnya, dengan tambahan beberapa set instruksi baru.&lt;br /&gt;Sayangnya chip ini memiliki beberapa bug pada desain hardware-nya,&lt;br /&gt;sehingga gagal mengumpulkan pengikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1985, Intel meluncurkan desain prosesor yang sama sekali&lt;br /&gt;baru: i80386. Sebuah prosesor 32-bit , dalam arti memiliki register&lt;br /&gt;32-bit, bus data eksternal 32-bit, dan mempertahankan kompatibilitas&lt;br /&gt;dengan prosesor generasi sebelumnya, dengan tambahan diperkenalkannya&lt;br /&gt;mode PROTECTED 32-BIT untuk memori addressing 32-bit, mampu mengakses&lt;br /&gt;maksimum 4 GB , dan tidak lupa tambahan beberapa instruksi baru. Chip&lt;br /&gt;ini mulai dikemas dalam bentuk PGA (pin Grid Array)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosesor Intel sampai titik ini belum menggunakan unit FPU secara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;internal . Untuk dukungan FPU, Intel meluncurkan seri 80×87. Sejak 386&lt;br /&gt;ini mulai muncul processor cloner : AMD, Cyrix, NGen, TI, IIT, IBM&lt;br /&gt;(Blue Lightning) dst, macam-macamnya :&lt;br /&gt;i80386 DX (full 32 bit)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i80386 SX (murah karena 16bit external)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i80486  DX (int 487)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i80486 SX (487 disabled)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cx486 DLC (menggunakan MB 386DX,  juga yang lain)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cx486 SLC (menggunakan MB 386SX)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i80486DX2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i80486DX2  ODP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cx486DLC2 (arsitektur MB 386)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cx486SLC2 (arsitektur MB  386)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i80486DX4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i80486DX4 ODP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i80486SX2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pentium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pentium ODP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Sekitar tahun 1989 Intel meluncurkan i80486DX. Seri yang tentunya&lt;br /&gt;sangat populer, peningkatan seri ini terhadap seri 80386 adalah&lt;br /&gt;kecepatan dan dukungan FPU internal dan skema clock multiplier (seri&lt;br /&gt;i486DX2 dan iDX4), tanpa tambahan instruksi baru. Karena permintaan&lt;br /&gt;publik untuk prosesor murah, maka Intel meluncurkan seri i80486SX yang&lt;br /&gt;tak lain adalah prosesor i80486DX yang sirkuit FPU-nya telah disabled .&lt;br /&gt;Seperti yang seharusnya, seri i80486DX memiliki kompatibilitas penuh&lt;br /&gt;dengan set instruksi chip-chip seri sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* AMD dan Cyrix kemudian membeli rancangan prosesor i80386 dan i80486DX&lt;br /&gt;untuk membuat prosesor Intel-compatible, dan mereka terbukti sangat&lt;br /&gt;berhasil. Pendapat saya inilah yang disebut proses ‘cloning’, sama&lt;br /&gt;seperti cerita NEC V20 dan V30. AMD dan Cyrix tidak melakukan proses&lt;br /&gt;perancangan vertikal (berdasarkan sebuah chip seri sebelumnya),&lt;br /&gt;melainkan berdasarkan rancangan chip yang sudah ada untuk membuat chip&lt;br /&gt;yang sekelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Tahun 1993, dan Intel meluncurkan prosesor Pentium. Peningkatannya&lt;br /&gt;terhadap i80486: struktur PGA yang lebih besar (kecepatan yang lebih&lt;br /&gt;tinggi , dan pipelining, TANPA instruksi baru. Tidak ada yang spesial&lt;br /&gt;dari chip ini, hanya fakta bahwa standar VLB yang dibuat untuk i80486&lt;br /&gt;tidak cocok (bukan tidak kompatibel) sehingga para pembuat chipset&lt;br /&gt;terpaksa melakukan rancang ulang untuk mendukung PCI. Intel menggunakan&lt;br /&gt;istilah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pentium untuk meng”hambat” saingannya. Sejak Pentium ini para&lt;br /&gt;cloner mulai “rontok” tinggal AMD, Cyrix . Intel menggunakan istilah&lt;br /&gt;Pentium karena Intel kalah di pengadilan paten. alasannya angka tidak&lt;br /&gt;bisa dijadikan paten, karena itu intel mengeluarkan Pentium menggunakan&lt;br /&gt;TM. AMD + Cyrix tidak ingin tertinggal, mereka mengeluarkan standar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pentium Rating (PR) sebelumnya ditahun 92 intel sempat berkolaborasi&lt;br /&gt;degan Sun, namun gagal dan Intel sempat dituntut oleh Sun karena&lt;br /&gt;dituduh menjiplak rancangan Sun. Sejak Pentium, Intel telah menerapkan&lt;br /&gt;kemampuan Pipelining yang biasanya cuman ada diprocessor RISC (RISC spt&lt;br /&gt;SunSparc). Vesa Local Bus yang 32bit adalah pengembangan dari&lt;br /&gt;arsitektur ISA 16bit menggunakan clock yang tetap karena memiliki clock&lt;br /&gt;generator sendiri (biasanya &gt;33Mhz) sedangkan arsitektur PCI adalah&lt;br /&gt;arsitektur baru yang kecepatan clocknya mengikuti kecepatan clock&lt;br /&gt;Processor (biasanya kecepatannya separuh kecepatan processor).. jadi&lt;br /&gt;Card VGA PCI kecepatannya relatif tidak akan sama di frekuensi MHz&lt;br /&gt;processor yang berbeda alias makin cepat MHz processor, makin cepat&lt;br /&gt;PCI-nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Tahun 1995, kemunculan Pentium Pro. Inovasi disatukannya cache memori&lt;br /&gt;ke dalam prosesor menuntut dibuatnya socket 8 . Pin-pin prosesor ini&lt;br /&gt;terbagi 2 grup: 1 grup untuk cache memori, dan 1 grup lagi untuk&lt;br /&gt;prosesornya sendiri, yang tak lebih dari pin-pin Pentium yang diubah&lt;br /&gt;susunannya . Desain prosesor ini memungkinkan keefisienan yang lebih&lt;br /&gt;tinggi saat menangani instruksi 32-bit, namun jika ada instruksi 16-bit&lt;br /&gt;muncul dalam siklus instruksi 32-bit, maka prosesor akan melakukan&lt;br /&gt;pengosongan cache sehingga proses eksekusi berjalan lambat. Cuma ada 1&lt;br /&gt;instruksi yang ditambahkan: CMOV (Conditional MOVe) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Tahun 1996, prosesor Pentium MMX. Sebenarnya tidak lebih dari sebuah&lt;br /&gt;Pentium dengan unit tambahan dan set instruksi tambahan, yaitu MMX.&lt;br /&gt;Intel sampai sekarang masih belum memberikan definisi yang jelas&lt;br /&gt;mengenai istilah MMX. Multi Media eXtension adalah istilah yang&lt;br /&gt;digunakan AMD . Ada suatu keterbatasan desain pada chip ini: karena&lt;br /&gt;modul MMX hanya ditambahkan begitu saja ke dalam rancangan Pentium&lt;br /&gt;tanpa rancang ulang, Intel terpaksa membuat unit MMX dan FPU melakukan&lt;br /&gt;sharing, dalam arti saat FPU aktif MMX non-aktif, dan sebaliknya.&lt;br /&gt;Sehingga Pentium MMX dalam mode MMX tidak kompatibel dengan Pentium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan AMD K5? AMD K5-PR75 sebenarnya adalah sebuah&lt;br /&gt;‘clone’ i80486DX dengan kecepatan internal 133MHz dan clock bus 33MHz .&lt;br /&gt;Spesifikasi Pentium yang didapat AMD saat merancang K5 versi-versi&lt;br /&gt;selanjutnya dan Cyrix saat merancang 6×86 hanyalah terbatas pada&lt;br /&gt;spesifikasi pin-pin Pentium. Mereka tidak diberi akses ke desain&lt;br /&gt;aslinya. Bahkan IBM tidak mampu membuat Intel bergeming (Cyrix,&lt;br /&gt;mempunyai kontrak terikat dengan IBM sampai tahun 2005)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai rancangan AMD K6, tahukah anda bahwa K6 sebenarnya adalah&lt;br /&gt;rancangan milik NexGen ? Sewaktu Intel menyatakan membuat unit MMX, AMD&lt;br /&gt;mencari rancangan MMX dan menambahkannya ke K6. Sayangnya spesifikasi&lt;br /&gt;MMX yang didapat AMD sepertinya bukan yang digunakan Intel, sebab&lt;br /&gt;terbukti K6 memiliki banyak ketidakkompatibilitas instruksi MMX dengan&lt;br /&gt;Pentium MMX.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Tahun 1997, Intel meluncurkan Pentium II, Pentium Pro dengan&lt;br /&gt;teknologi MMX yang memiliki 2 inovasi: cache memori tidak menjadi 1&lt;br /&gt;dengan inti prosesor seperti Pentium Pro , namun berada di luar inti&lt;br /&gt;namun berfungsi dengan kecepatan processor. Inovasi inilah yang&lt;br /&gt;menyebabkan hilangnya kekurangan Pentium Pro (masalah pengosongan&lt;br /&gt;cache) Inovasi kedua, yaitu SEC (Single Edge Cartidge), Kenapa? Karena&lt;br /&gt;kita dapat memasang prosesor Pentium Pro di slot SEC dengan bantuan&lt;br /&gt;adapter khusus. Tambahan : karena cache L2 onprocessor, maka kecepatan&lt;br /&gt;cache = kecepatan processor, sedangkan karena PII cachenya di”luar”&lt;br /&gt;(menggunakan processor module), maka kecepatannya setengah dari&lt;br /&gt;kecepatan processor. Disebutkan juga penggunaan Slot 1 pada PII karena&lt;br /&gt;beberapa alasan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, memperlebar jalur data (kaki banyak - Juga jadi alasan&lt;br /&gt;Socket 8), pemrosesan pada PPro dan PII dapat paralel. Karena itu&lt;br /&gt;sebetulnya Slot 1 lebih punya kekuatan di Multithreading / Multiple&lt;br /&gt;Processor. ( sayangnya O/S belum banyak mendukung, benchmark PII dual&lt;br /&gt;processorpun oleh ZDBench lebih banyak dilakukan via Win95 ketimbang&lt;br /&gt;via NT)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, memungkinkan upgrader Slot 1 tanpa memakan banyak space di&lt;br /&gt;Motherboard sebab bila tidak ZIF socket 9 , bisa seluas Form&lt;br /&gt;Factor(MB)nya sendiri konsep hemat space ini sejak 8088 juga sudah ada&lt;br /&gt;.Mengapa keluar juga spesifikasi SIMM di 286? beberapa diantaranya&lt;br /&gt;adalah efisiensi tempat dan penyederhanaan bentuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, memungkinkan penggunaan cache module yang lebih efisien dan&lt;br /&gt;dengan speed tinggi seimbang dengan speed processor dan lagi-lagi tanpa&lt;br /&gt;banyak makan tempat, tidak seperti AMD / Cyrix yang “terpaksa” mendobel&lt;br /&gt;L1 cachenya untuk menyaingi speed PII (karena L2-nya lambat) sehingga&lt;br /&gt;kesimpulannya AMD K6 dan Cyrix 6×86 bukan cepat di processor melainkan&lt;br /&gt;cepat di hit cache! Sebab dengan spec Socket7 kecepatan L2 cache akan&lt;br /&gt;terbatas hanya secepat bus data / makin lambat bila bus datanya sedang&lt;br /&gt;sibuk, padahal PII thn depan direncanakan beroperasi pada 100MHz (bukan&lt;br /&gt;66MHz lagi). Point inilah salah satu alasan kenapa intel mengganti&lt;br /&gt;chipset dari 430 ke 440 yang berarti juga harus mengganti Motherboard.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis: Onno W Purbo&lt;br /&gt;(sumber : PC Magazine, PC World, BYTE Magazine, Windows Magazine, dan Intel’s  Developers Network)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-2453437937075613604?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/2453437937075613604/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=2453437937075613604' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/2453437937075613604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/2453437937075613604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2009/01/33mhz-sedangkan-arsitektur-pci-adalah.html' title=''/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SWs4bX-24iI/AAAAAAAAABo/lgc-cF1XCtY/s72-c/komputer.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-1421127886075052724</id><published>2009-01-12T04:26:00.000-08:00</published><updated>2009-01-12T04:28:26.242-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Generasi Penerus Perang Pikiran'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SWs3RvTGayI/AAAAAAAAABg/3DVHDyznH-Q/s1600-h/ceria.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 400px; height: 225px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SWs3RvTGayI/AAAAAAAAABg/3DVHDyznH-Q/s400/ceria.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290382965170662178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-1421127886075052724?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/1421127886075052724/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=1421127886075052724' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/1421127886075052724'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/1421127886075052724'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2009/01/blog-post.html' title=''/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SWs3RvTGayI/AAAAAAAAABg/3DVHDyznH-Q/s72-c/ceria.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-1581604987252407619</id><published>2009-01-12T04:12:00.000-08:00</published><updated>2009-01-12T04:17:11.502-08:00</updated><title type='text'>WOW KEREN....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SWs0r8Iyp4I/AAAAAAAAABY/HnZsiwxpXuI/s1600-h/Blogger.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SWs0r8Iyp4I/AAAAAAAAABY/HnZsiwxpXuI/s400/Blogger.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290380116758800258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 20 wartawan Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri yang membentuk komunitas "blogger" atau "Bintan Island Blogger Community" akan melakukan sosialisasi "web log" atau "blog" kepada pelajar SMA di daerah setempat pada Senin (12/1-2009).&lt;br /&gt;  Ketua Panitia "Blogger Goes To School", Syaifullah Pasaribu, Sabtu mengatakan, masih banyak pelajar yang belum mengetahui dan memahami fungsi "blog" yang hanya dapat diakses melalui internet.&lt;p&gt;        "Kami berupaya menciptakan 'blogger' yang handal di kalangan pelajar, yang dapat memanfaatkan fasilitas internet secara positif," kata Syaifullah yang juga wartawan TV One.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        Dia mengatakan "blog" merupakan bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan tersebut sering dimuat dalam urutan terbalik yaitu isi terbaru dahulu kemudian diikuti isi sebelumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        "Namun tidak selamanya demikian," katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        Media blog pertama kali dipopulerkan oleh blogger.com, yang dimiliki oleh PyraLab sebelum akhirnya PyraLab diakuisi oleh google.Com pada akhir tahun 2002 yang lalu. Semenjak itu, banyak terdapat aplikasi-aplikasi yang bersifat sumber terbuka yang diperuntukkan kepada perkembangan para penulis blog tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        Jenis "blogger" berupa politik, pribadi, syair, bertopik, kesehatan, sastra, perjalanan, hukum, penelitihan, media, agama, kebersamaan, pendidikan, petunjuk, bisnis dan pengganggu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        "Panitia pelaksana sosialisasi 'blog' kepada pelajar memiliki 'blogger' pribadi. Isi 'blog' mereka beranekaragam, mulai dari berita terbaru, fotografi, cerita pendek, hasil penelitihan dan pengalaman-pengalaman pribadi yang dituangkan dalam bentuk tulisan," katanya&lt;br /&gt;  Dia menyatakan, pelajar juga dapat membentul komunitas "blogger". Komunitas "blogger" terbentuk berdasarkan kesamaan-kesamaan tertentu, seperti kesamaan asal daerah, kesamaan kampus, kesamaan hobi, dan sebagainya. Para blogger yang tergabung dalam komunitas-komunitas blogger tersebut biasanya sering mengadakan kegiatan-kegiatan bersama-sama seperti kopi darat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        "Untuk bisa bergabung di komunitas blogger, biasanya ada semacam syarat atau aturan yang harus dipenuhi untuk bisa masuk di komunitas tersebut, misalkan berasal dari daerah tertentu," ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        Syaifullah mengatakan, 'blog' juga dapat dimanfaatkan untuk kampanye politik dan juga program-program media dan perusahaan-perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        "Sebagian blog dipelihara oleh seorang penulis tunggal, sementara sebagian lainnya oleh beberapa penulis. Banyak juga weblog yang memiliki fasilitas interaksi dengan para pengunjungnya, yang dapat memperkenankan para pengunjungnya untuk meninggalkan komentar atas isi dari tulisan yang dipublikasikan," tuturnya.&lt;/p&gt;        Dia mengatakan, situs web yang saling berkaitan berkat weblog, atau secara total merupakan kumpulan weblog sering disebut sebagai "blogosphere". Bilamana sebuah kumpulan gelombang aktivitas, informasi dan opini yang sangat besar berulang kali muncul untuk beberapa subyek atau sangat kontroversial terjadi dalam blogosphere, maka hal itu sering disebut sebagai "blogstorm" atau "badai blog".&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-1581604987252407619?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/1581604987252407619/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=1581604987252407619' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/1581604987252407619'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/1581604987252407619'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2009/01/wow-keren.html' title='WOW KEREN....'/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SWs0r8Iyp4I/AAAAAAAAABY/HnZsiwxpXuI/s72-c/Blogger.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-3817432229028418752</id><published>2009-01-09T05:56:00.000-08:00</published><updated>2009-01-09T05:59:22.185-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'>PHK Besar-Besaran</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SWdX5dwz5lI/AAAAAAAAABA/sMzsFS5dZGg/s1600-h/1_142904428l.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 265px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SWdX5dwz5lI/AAAAAAAAABA/sMzsFS5dZGg/s400/1_142904428l.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289292932123453010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) secara besar-besaran terhadap karyawan yang bekerja pada beberapa perusahaan berskala besar di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri mulai terjadi di awal tahun 2009.&lt;p&gt;        "Puncak PHK terhadap ribuan karyawan diperkirakan pada Maret 2009," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bintan, Makhfur Z di Tanjungpinang, Kamis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        PHK terhadap karyawan di Bintan terjadi sejak krisis keuangan global yang melanda Amerika dan beberapa negara di Eropa. Krisis tersebut mempengaruhi pendapatan sebagian besar perusahaan yang berlokasi di Lobam dan Kijang, Kabupaten Bintan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        Maskhfir mengatakan, jumlah karyawan tetap dan kontrak di Lobam sebanyak 10.802 orang, sedangkan di Kijang sebanyak 2.700 orang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        "Di Lobam terdapat 22 perusahaan, sementara di Kijang ada tiga perusahaan," katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        Sedikitnya empat perusahaan besar yang bergerak dibidang elektronik mengalami kerugian karena barang yang diproduksi tidak laku dijual di pasaran internasional. Perusahaan itu adalah PT Royal, PT Sumiko, PT Upec dan PT Korindo.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        "Empat perusahaan tersebut masih beroperasi meski mengurangi produksi," katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        Biasanya banyak pengusaha dari beberapa negara memesan produk elektronik yang diproduksi perusahaan elektronik di Lobam dan Kijang. Namun hingga sekarang belum ada satu pun perusahaan asing yang membeli produk elektronik tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        "Tidak ada pesanan terhadap barang yang diproduksi perusahaan tersebut sehingga perusahaan melakukan efesiensi karyawan untuk mengurangi biaya pengeluaran," ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        Menurut Makhfur, sebanyak 923 karyawan kontrak di Kijang tidak perpanjang masa kerjanya. Hal yang juga terjadi terhadap 636 karyawan di Lobam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        "Sekitar 67,5 persen karyawan Kijang menetap, tidak pulang kampung setelah di-PHK. Sebanyak 32,5 persen karyawan di Lobam juga menetap di Lobam," katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        Ratusan karyawan di Lobam akan menyusul rekan-rekannya yang di PHK. Mereka berstatus setengah pengangguran karena bekerja tidak sampai 40 jam selama sepekan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        Mereka mengeluh karena hanya menerima gaji pokok sebesar upah minimum Kabupaten Bintan Rp895.000. Biasanya mereka mendapatkan upah lembur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        Semenjak terjadinya krisis perekonomian global, perusahaan tidak pernah memberi lembur kepada karyawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        "Sekitar 200 lebih karyawan PT Sumiko dirumahkan. Itu gelaja terjadinya PHK," tutur Makhfur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        Makhfur mengatakan, perusahaan harus membayar pesangon kepada karyawan yang di-PHK.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        "Kewajiban perusahaan terhadap karyawan yang di-PHk harus dipenuhi," katanya. &lt;br /&gt;   Disnaker akan mengawasi aset-aset perusahaan hingga perusahaan tersebut menunaikan kewajibannya kepada karyawan yang di-PHK.&lt;/p&gt;        "Aset-aset perusahaan tidak boleh dijual atau dibawa pergi sebelum kewajibannya terpenuhi," katanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-3817432229028418752?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/3817432229028418752/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=3817432229028418752' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/3817432229028418752'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/3817432229028418752'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2009/01/phk-besar-besaran.html' title='PHK Besar-Besaran'/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SWdX5dwz5lI/AAAAAAAAABA/sMzsFS5dZGg/s72-c/1_142904428l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-9113147550640952336</id><published>2009-01-09T05:50:00.001-08:00</published><updated>2009-01-09T05:50:43.791-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agamis'/><title type='text'>ANTARA ZIONISME DAN YAHUDI  Oleh: HARUN YAHYA</title><content type='html'>Musim panas tahun 1982 menjadi saksi atas kebiadaban luar biasa yang&lt;br /&gt;menyebabkan seluruh dunia berteriak dan mengutuknya dengan keras. Tentara Isrel&lt;br /&gt;memasuki wilayah Lebanon dalam suatu serbuan mendadak, dan bergerak maju sambil&lt;br /&gt;menghancurkan sasaran apa saja yang nampak di hadapan mereka. Pasukan Israel ini mengepung&lt;br /&gt;kamp-kamp pengungsi yang dihuni warga Palestina yang telah melarikan diri akibat&lt;br /&gt;pengusiran dan pendudukan oleh Israel beberapa tahun sebelumnya. Selama dua hari,&lt;br /&gt;tentara Israel ini mengerahkan milisi Kristen Lebanon untuk membantai penduduk&lt;br /&gt;sipil tak berdosa tersebut. Dalam beberapa hari saja, ribuan nyawa tak berdosa telah&lt;br /&gt;terbantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terorisme biadab bangsa Israel ini telah membuat marah seluruh masyarakat&lt;br /&gt;dunia. Tapi, yang menarik adalah sejumlah kecaman tersebut justru datang dari&lt;br /&gt;kalangan Yahudi, bahkan Yahudi Israel sendiri. Profesor Benjamin Cohen dari Tel Aviv&lt;br /&gt;University menulis sebuah pernyataan pada tanggal 6 Juni 1982:&lt;br /&gt;Saya menulis kepada anda sambil mendengarkan radio transistor yang baru saja&lt;br /&gt;mengumumkan bahwa ‘kita’ sedang dalam proses ‘pencapaian tujuan-tujuan kita’&lt;br /&gt;di Lebanon: yakni untuk menciptakan ‘kedamaian’ bagi penduduk Galilee.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebohongan ini sungguh membuat saya marah. Sudah jelas bahwa ini adalah&lt;br /&gt;peperangan biadab, lebih kejam dari yang pernah ada sebelumnya, tidak ada kaitannya&lt;br /&gt;dengan upaya yang sedang dilakukan di London atau keamanan di Galilee…Yahudi,&lt;br /&gt;keturunan Ibrahim…. Bangsa Yahudi, mereka sendiri menjadi korban kekejaman,&lt;br /&gt;bagaimana mereka dapat menjadi sedemikian kejam pula? … Keberhasilan terbesar bagi Zionisme&lt;br /&gt;adalah de-Yahudi-isasi bangsa Yahudi. ("Professor Leibowitz calls Israeli&lt;br /&gt;politics in Lebanon Judeo-Nazi" Yediot Aharonoth, 2 Juli 1982)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benjamin Cohen bukanlah satu-satunya warga Israel yang menentang&lt;br /&gt;pendudukan Israel atas Lebanon. Banyak kalangan intelektual Yahudi yang tinggal di Israel yang&lt;br /&gt;mengutuk kebiadaban yang dilakukan oleh negeri mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pensikapan ini tidak hanya tertuju pada pendudukan Israel atas Lebanon.&lt;br /&gt;Kedzaliman Israel atas bangsa Palestina, keteguhan dalam menjalankan kebijakan&lt;br /&gt;penjajahan, dan hubungannya dengan lembaga-lembaga semi-fasis di bekas rejim rasis&lt;br /&gt;Apartheid di Afrika Selatan telah dikritik oleh banyak tokoh intelektual terkemuka di&lt;br /&gt;Israel selama bertahun-tahun. Kritik dari kalangan Yahudi sendiri ini tidak&lt;br /&gt;terbatas hanya pada berbagai kebijakan Israel, tetapi juga diarahkan pada Zionisme,&lt;br /&gt;ideologi resmi negara Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini menyatakan apa yang sesungguhnya terjadi: kebijakan pendudukan Israel&lt;br /&gt;atas Palestina dan terorisme negara yang mereka lakukan sejak tahun 1967 hingga&lt;br /&gt;sekarang berpangkal dari ideologi Zionisme, dan banyak Yahudi dari seluruh dunia yang&lt;br /&gt;menentangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, bagi umat Islam, yang hendaknya dipermasalahkan adalah&lt;br /&gt;bukan agama Yahudi atau bangsa Yahudi, tetapi Zionisme. Sebagaimana gerakan anti-Nazi&lt;br /&gt;tidak sepatutnya membenci keseluruhan masyarakat Jerman, maka seseorang yang&lt;br /&gt;menentang Zionisme tidak sepatutnya menyalahkan semua orang Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asal Mula Gagasan Rasis Zionisme Setelah orang-orang Yahudi terusir dari Yerusalem pada tahun 70 M, mereka&lt;br /&gt;mulai tersebar di berbagai belahan dunia. Selama masa ‘diaspora’ ini, yang berakhir&lt;br /&gt;hingga abad ke-19, mayoritas masyarakat Yahudi menganggap diri mereka sebagai sebuah&lt;br /&gt;kelompok masyarakat yang didasarkan atas kesamaan agama mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang perjalanan waktu, sebagian besar orang Yahudi membaur dengan budaya setempat, di&lt;br /&gt;negara di mana mereka tinggal. Bahasa Hebrew hanya tertinggal sebagai bahasa suci yang&lt;br /&gt;digunakan dalam berdoa, sembahyang dan kitab-kitab agama mereka. Masyarakat Yahudi&lt;br /&gt;di Jerman mulai berbicara dalam bahasa Jerman, yang di Inggris berbicara dengan bahasa&lt;br /&gt;Inggris. Ketika sejumlah larangan dalam hal kemasyarakatan yang berlaku&lt;br /&gt;bagi kaum Yahudi di negara-negara Eropa dihapuskan di abad ke-19, melalui emansipasi,&lt;br /&gt;masyarakat Yahudi mulai berasimilasi dengan kelompok masyarakat di mana&lt;br /&gt;mereka tinggal. Mayoritas orang Yahudi menganggap diri mereka sebagai sebuah&lt;br /&gt;‘kelompok agamis’ dan bukan sebagai sebuah ‘ras’ atau ‘bangsa’. Mereka menganggap&lt;br /&gt;diri mereka sebagai masyarakat atau orang ‘Jerman Yahudi’, ‘Inggris Yahudi,&lt;br /&gt;atau ‘Amerika Yahudi’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sebagaimana kita pahami, rasisme bangkit di abad ke-19. Gagasan rasis,&lt;br /&gt;terutama akibat pengaruh teori evolusi Darwin, tumbuh sangat subur dan&lt;br /&gt;mendapatkan banyak pendukung di kalangan masyarakat Barat. Zionisme muncul akibat&lt;br /&gt;pengaruh kuat badai rasisme yang melanda sejumlah kalangan masyarakat Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalangan Yahudi yang menyebarluaskan gagasan Zionisme adalah mereka yang&lt;br /&gt;memiliki keyakinan agama sangat lemah. Mereka melihat “Yahudi” sebagai nama sebuah&lt;br /&gt;ras, dan bukan sebagai sebuah kelompok masyarakat yang didasarkan atas suatu&lt;br /&gt;keyakinan agama. Mereka mengemukakan bahwa Yahudi adalah ras tersendiri yang&lt;br /&gt;terpisah dari bangsa-bangsa Eropa, sehingga mustahil bagi mereka untuk hidup bersama,&lt;br /&gt;dan oleh karenanya, mereka perlu mendirikan tanah air mereka sendiri. Orang-orang&lt;br /&gt;ini tidak mendasarkan diri pada pemikiran agama ketika memutuskan wilayah mana yang&lt;br /&gt;akan digunakan untuk mendirikan negara tersebut. Theodor Herzl, bapak pendiri&lt;br /&gt;Zionisme, pernah mengusulkan Uganda, dan rencananya ini dikenal dengan nama ‘Uganda&lt;br /&gt;Plan’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum Zionis kemudian menjatuhkan pilihan mereka pada Palestina. Alasannya&lt;br /&gt;adalah Palestina dianggap sebagai ‘tanah air bersejarah bangsa Yahudi’, dan bukan&lt;br /&gt;karena nilai relijius wilayah tersebut bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pengikut Zionis berusaha keras untuk menjadikan orang-orang Yahudi&lt;br /&gt;lain mau menerima gagasan yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan agama&lt;br /&gt;mereka ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Organisasi Yahudi Dunia, yang didirikan untuk melakukan propaganda masal,&lt;br /&gt;melakukan kegiatannya di negara-negara di mana terdapat masyarakat Yahudi. Mereka mulai&lt;br /&gt;menyebarkan gagasan bahwa orang-orang Yahudi tidak dapat hidup secara&lt;br /&gt;damai dengan bangsa-bangsa lain dan bahwa mereka adalah suatu ‘ras’ tersendiri; dan dengan&lt;br /&gt;alasan ini mereka harus pindah dan bermukim di Palestina. Sejumlah besar&lt;br /&gt;masyarakat Yahudi saat itu mengabaikan seruan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, Zionisme telah memasuki ajang politik dunia sebagai&lt;br /&gt;sebuah ideologi rasis yang meyakini bahwa masyarakat Yahudi tidak seharusnya hidup bersama&lt;br /&gt;dengan bangsa-bangsa lain. Di satu sisi, gagasan keliru ini memunculkan beragam&lt;br /&gt;masalah serius dan tekanan terhadap masyarakat Yahudi yang hidupnya tersebar di&lt;br /&gt;seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, bagi masyarakat Muslim di Timur Tengah, hal ini&lt;br /&gt;memunculkan kebijakan penjajahan dan pencaplokan wilayah oleh Israel, pertumpahan darah,&lt;br /&gt;kematian, kemiskinan dan teror.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak kalangan Yahudi saat ini yang mengecam ideologi Zionisme. Rabbi&lt;br /&gt;Hirsch, salah seorang tokoh agamawan Yahudi terkemuka, mengatakan:&lt;br /&gt;‘Zionisme berkeinginan untuk mendefinisikan masyarakat Yahudi sebagai sebuah&lt;br /&gt;bangsa .... ini adalah sesuatu yang menyimpang (dari ajaran agama)’.&lt;br /&gt;(Washington Post, 3 Oktober 1978)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roger Garaudy menulis:&lt;br /&gt;Musuh terbesar bagi agama Yahudi adalah cara berpikir nasionalis, rasis dan&lt;br /&gt;kolonialis dari Zionisme, yang lahir di tengah-tengah (kebangkitan)&lt;br /&gt;nasionalisme, rasisme dan kolonialisme Eropa abad ke-19. Cara berpikir ini, yang&lt;br /&gt;mengilhami semua kolonialisme Barat dan semua peperangannya melawan nasionalisme lain,&lt;br /&gt;adalah cara berpikir bunuh diri. Tidak ada masa depan atau keamanan bagi Israel dan&lt;br /&gt;tidak ada perdamaian di Timur Tengah kecuali jika Israel telah mengalami “de-Zionisasi”&lt;br /&gt;dan kembali pada agama Ibrahim, yang merupakan warisan spiritual,&lt;br /&gt;persaudaraan dan milik bersama dari tiga agama wahyu: Yahudi, Nasrani dan Islam. (Roger&lt;br /&gt;Garaudy, "Right to Reply: Reply to the Media Lynching of Abbe Pierre and Roger&lt;br /&gt;Garaudy",Samizdat, Juni 1996)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan alasan ini, kita hendaknya membedakan Yahudi dengan Zionisme. Tidak&lt;br /&gt;setiap orang Yahudi di dunia ini adalah seorang Zionis. Kaum Zionis tulen adalah&lt;br /&gt;minoritas di dunia Yahudi. Selain itu, terdapat sejumlah besar orang Yahudi yang&lt;br /&gt;menentang tindakan kriminal Zionisme yang melanggar norma kemanusiaan. Mereka&lt;br /&gt;menginginkan Israel menarik diri secara serentak dari semua wilayah yang didudukinya, dan&lt;br /&gt;mengatakan bahwa Israel harus menjadi sebuah negara bebas di mana semua&lt;br /&gt;ras dan masyarakat dapat hidup bersama dan mendapatkan perlakuan yang sama, dan bukan&lt;br /&gt;sebagai ‘negara Yahudi’ rasis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum Muslimin telah bersikap benar dalam menentang Israel dan Zionisme.&lt;br /&gt;Tapi, mereka juga harus memahami dan ingat bahwa permasalahan utama bukanlah terletak&lt;br /&gt;pada orang Yahudi, tapi pada Zionisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ZIONISME: SEBUAH NASIONALISME SEKULER YANG MENGKHIANATI YUDAISME Zionisme&lt;br /&gt;dibawa ke dalam agenda dunia di akhir-akhir abad ke sembilan belas oleh Theodor Herzl&lt;br /&gt;(1860-1904), seorang wartawan Yahudi asal Austria. Baik Herzl maupun&lt;br /&gt;rekan-rekannya adalah orang-orang yang memiliki keyakinan agama yang sangat lemah, jika&lt;br /&gt;tidak ada sama sekali. Mereka melihat "Keyahudian" sebagai sebuah nama ras, bukan&lt;br /&gt;sebuah masyarakat beriman. Mereka mengusulkan agar orang-orang Yahudi menjadi&lt;br /&gt;sebuah ras terpisah dari bangsa Eropa, yang mustahil bagi mereka untuk hidup bersama,&lt;br /&gt;dan bahwa penting artinya bagi mereka untuk membangun tanah air mereka sendiri.&lt;br /&gt;Mereka tidak mengandalkan pemikiran keagamaan ketika memutuskan tanah air manakah itu&lt;br /&gt;seharusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Theodor Herzl, sang pendiri Zionisme, suatu kali memikirkan Uganda, dan&lt;br /&gt;ini lalu dikenal sebagai "Uganda Plan." Sang Zionis kemudian memutuskan Palestina.&lt;br /&gt;Alasannya adalah Palestina dianggap sebagai "tanah air bersejarah bagi orang-orang&lt;br /&gt;Yahudi", dibandingkan segala kepentingan keagamaan apa pun yang dimilikinya untuk&lt;br /&gt;mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Zionis melakukan upaya-upaya besar untuk mengajak orang-orang Yahudi&lt;br /&gt;lainnya menerima gagasan yang tak sesuai agama ini. Organisasi Zionis Dunia yang baru&lt;br /&gt;melakukan upaya propaganda besar di hampir semua negara yang berpenduduk&lt;br /&gt;Yahudi, dan mulai berpendapat bahwa Yahudi tidak dapat hidup dengan damai dengan&lt;br /&gt;bangsa-bangsa lainnya dan bahwa mereka adalah "ras" yang terpisah. Oleh karena itu,&lt;br /&gt;mereka harus bergerak dan menduduki Palestina. Sebagian besar orang Yahudi mengabaikan&lt;br /&gt;himbauan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut negarawan Israel Amnon Rubinstein: "Zionisme (dulu) adalah sebuah&lt;br /&gt;pengkhianatan atas tanah air mereka (Yahudi) dan sinagog para Rabbi".15&lt;br /&gt;Oleh karena itu banyak orang-orang Yahudi yang mengkritik ideologi Zionisme. Rabbi&lt;br /&gt;Hirsch, salah satu pemimpin keagamaan terkemuka saat itu berkata, "Zionisme ingin menamai&lt;br /&gt;orang-orang Yahudi sebagai sebuah lembaga nasional…. yang merupakan sebuah&lt;br /&gt;penyimpangan. "16 Selebihnya silakan dibaca di link:&lt;br /&gt;http://www.tragedipalestina.com/yahudilawant errorisme. html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15- Amnon Rubinstein, The Zionist Dream Revisited, hlm. 19&lt;br /&gt;16- Washington Post, Oktober 3, 1978&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita dapat melihat permasalahan Timur Tengah dengan hati dan&lt;br /&gt;pikiran yang&lt;br /&gt;sejernih mungkin,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;íóÇ ÃóíõøåóÇ ÇáóøÐöíäó ÂãóäõæÇ ßõæäõæÇ&lt;br /&gt;ÞóæóøÇãöíäó áöáóøåö ÔõåóÏóÇÁó ÈöÇáúÞöÓúØö&lt;br /&gt;æóáÇ íóÌúÑöãóäóøßõãú ÔóäóÂäõ Þóæúãò Úóáóì&lt;br /&gt;ÃóáÇ ÊóÚúÏöáõæÇ ÇÚúÏöáõæÇ åõæó ÃóÞúÑóÈõ&lt;br /&gt;áöáÊóøÞúæóì æóÇÊóøÞõæÇ Çááóøåó Åöäóø Çááóøåó&lt;br /&gt;ÎóÈöíÑñ ÈöãóÇ ÊóÚúãóáõæäó yang artinya:&lt;br /&gt;"Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu&lt;br /&gt;menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah&lt;br /&gt;sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk&lt;br /&gt;berlaku tidak&lt;br /&gt;adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan&lt;br /&gt;bertakwalah&lt;br /&gt;kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tak lupa doa selalu untuk Saudara/Saudari kita di Palestina:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ÑóÈóøäóÇ áÇ ÊóÌúÚóáúäóÇ ÝöÊúäóÉð áöáúÞóæúãö&lt;br /&gt;ÇáÙóøÇáöãöíäó æóäóÌöøäóÇ ÈöÑóÍúãóÊößó ãöäó&lt;br /&gt;ÇáúÞóæúãö ÇáúßóÇÝöÑöíäó yang artinya:&lt;br /&gt;"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum&lt;br /&gt;yang lalim,&lt;br /&gt;dan selamatkanlah kami dengan rahmat Engkau dari (tipu daya) orang-orang yang&lt;br /&gt;ingkar." (QS. Yuunus, ayat 85-86)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;amiin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-9113147550640952336?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/9113147550640952336/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=9113147550640952336' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/9113147550640952336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/9113147550640952336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2009/01/antara-zionisme-dan-yahudi-oleh-harun.html' title='ANTARA ZIONISME DAN YAHUDI  Oleh: HARUN YAHYA'/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-4936664494353200814</id><published>2009-01-09T05:31:00.001-08:00</published><updated>2009-01-09T05:31:50.765-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agamis'/><title type='text'>KARYAKU</title><content type='html'>&lt;div class="judulisiberita" style="margin: 5px 0px;"&gt;Cempaka Putih, Kitab Kamasutra Melayu Riau Lingga&lt;/div&gt;           &lt;div style="width: 300px; float: left; margin-right: 10px;"&gt;         &lt;div style="padding: 0px 0px 5px; width: 298px;"&gt;        &lt;div id="loadarea" style="margin-bottom: 5px; width: 298px;"&gt;&lt;img src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/05/08/084134p.jpg" border="0" width="298" /&gt;     &lt;/div&gt;                    &lt;div id="boxpoto" style="margin-bottom: 0px; text-align: right; font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(102, 102, 102);"&gt;&lt;a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/12/31/15211775/cempaka.putih.kitab.kamasutra.melayu.riau.lingga#" style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(102, 102, 102); text-decoration: none;"&gt;gettyimages&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;        &lt;div id="boxtitle" style="margin-bottom: 0px; font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;iustrasi&lt;/div&gt;       &lt;/div&gt;                                            &lt;!--- video --&gt;             &lt;div id="boxpoto" style="margin-bottom: 0px; text-align: right; font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(102, 102, 102);"&gt;&lt;a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/12/31/15211775/cempaka.putih.kitab.kamasutra.melayu.riau.lingga" style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(102, 102, 102); text-decoration: none;" target="_blank"&gt;/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;                               &lt;div style="padding: 0pt;"&gt;        &lt;/div&gt;                                  &lt;/div&gt;  &lt;div class="tanggal"&gt;Rabu, 31 Desember 2008 | 15:21 WIB&lt;/div&gt;     &lt;p&gt;&lt;strong&gt;TANJUNG PINANG, RABU &lt;/strong&gt;— Sekitar 350 naskah kusam tertata rapi di lemari Kantor Yayasan Kebudayaan Indrasakti di Pulau Penyengat, Kota Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Itu naskah yang dapat kami pertahankan, selebihnya berada di Malaysia dan Singapura," kata Raja Malik Hafrizal, 36 tahun, ahli waris Melayu Lingga Riau, di kantornya, Senin, bertepatan dengan 1 Muharram 1430 H.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beraksara Arab-Melayu, naskah-naskah peninggalan zaman Belanda itu nyaris tidak diperhatikan pengunjung lokal, meski menyimpan ribuan kisah kejayaan Kerajaan Melayu Lingga Riau, termasuk tentang teknik hubungan intim yang islami.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Kamasutra" Pulau Penyengat, dalam koleksi perpustakaan naskah kuno Indrasakti, belum pernah dipublikasikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekitar sepuluh naskah kuno tentang kehidupan seks warga dan keluarga raja masih tersimpan di Indrasakti. Pengarangnya antara lain, Raja Abdullah yang pada zamannya akrab dipanggil Abu Muhammad Adnan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Abu Muhammad Adnan mulai menulis tentang hubungan biologis masyarakat Melayu di Pulau Penyengat pada pertengahan hingga akhir abad ke-19.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia adalah putra dari Raja Ali Haji, penulis syair Gurindam 12 yang tersohor di dunia, Bapak Bahasa Indonesia yang telah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional Republik Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu judul naskah kuno karangan Abu Muhammad Adnan adalah "Cempaka Putih."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kitab itu mengenai hubungan seks yang dihalalkan Islam, dilengkapi dengan foto lelaki dan perempuan yang sedang melakukan hubungan intim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karya Abu Muhammad tertata rapi dalam 150 halaman, baru-baru ini diselamatkan Raja Malik dari serangan rayap. Kendati sudah kusam, kitab dengan aksara Arab-Melayu itu masih utuh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi peneliti kebudayaan dan kolektor naskah tua, "Cempaka Putih" adalah permata yang memiliki nilai kebudayaan yang tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Ceritanya erotis, tapi mendidik," kata Raja Malik yang juga Ketua Pusat Maklumat Kebudayaan Melayu Kepri-Pulau Penyengat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain menampilkan beberapa teknik/gaya hubungan seks, "Cempaka Putih" juga menuliskan sebuah doa sebelum berhubungan intim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Seperti Kamasutra India. Raja Abdullah menceritakan kisah kehidupan seksual masyarakat Melayu pada zamannya. `Kamasutra Melayu`, berdasar ajaran Islam," ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Cempaka Putih" memberi gambaran betapa pentingnya hubungan seks dalam sebuah keluarga yang harmonis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Hubungan seks yang tidak meninggalkan ajaran Islam. Enak tapi tidak berdosa," ujar Raja Malik tersenyum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Nyaris hancur, tapi tulisannya masih utuh sehingga dapat dibaca," katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah "Cempaka Putih", muncul beberapa naskah "kamasutra" lain dengan penulis yang berbeda di zaman itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Naskah kuno Melayu dengan gaya Kamasutra India yang berhasil kami simpan sekitar sepuluh," ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Perempuan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Istri Abu Muhammad Adnan, Khatijah Terung, juga seorang penulis. Khatijah tidak ingin melewati kesempatan untuk menulis naskah tandingan yang lebih menonjolkan perempuan dalam kehidupan seksual.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Naskah Khatijah Terung berjudul "Kumpulan Gunawan", terdiri atas 197 halaman, dilengkapi dengan tulisan, lukisan, dan foto yang menggambarkan hubungan seksual antara suami dan istri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karyanya itu juga dikenal dengan sebutan Gerak Tujuh yang identik dengan gaya perempuan dalam melakukan hubungan seksual dengan suaminya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Naskah `Kumpulan Gunawan`masih utuh, tidak rusak," kata Raja Malik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Raja Malik mengatakan, naskah-naskah "Kamasutra" Melayu akan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Naskah itu ditulis dalam bentuk Arab-Melayu. Kami akan alihaksarakan ke dalam bentuk bahasa Indonesia tanpa mengurangi kekhasan Melayu," katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Buru naskah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Para kolektor dari Malaysia memburu naskah kuno Melayu yang berada di Pulau Penyengat, Tanjung Pinang dan Kabupaten Lingga," ujar Raja Malik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekitar 50 naskah kuno yang bermuatan sejarah, sastra, dan agama telah dijual warga Kepri kepada kolektor dari Malaysia. Sebagian kecil naskah kuno Melayu Kepri kini berada di Lembaga Kebudayaan Melayu Singapura.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Kebanyakan kolektor Malaysia yang berhasil membeli naskah kuno dari warga masyarakat Kepri yang mendapatkannya sebagai warisan," ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Raja Malik mengatakan, kolektor-kolektor dari Malaysia dan Singapura berupaya merayu pemegang naskah kuno. Kolektor memiliki penawaran tersendiri terhadap naskah-naskah kuno yang dijual warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Saya juga sering dibujuk kolektor, baik dari Malaysia, Singapura, maupun dari beberapa negara lain," katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Harga naskah sejarah kuno lebih tinggi dibanding sastra dan agama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Naskah-naskah kuno yang berhasil kami selamatkan sekitar 317," kata Raja Malik yang pernah mendapat Penghargaan Penyelamatan Aset Budaya Melayu Kepri dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, hingga sekarang, aset-aset budaya Kepri belum diinventarisasi sehingga tidak diketahui berapa banyak yang masih tersisa. Seharusnya, pemerintah menyediakan museum untuk menyelamatkan yang masih tersisa atau disimpan oleh warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Pemerintah pernah membeli naskah kuno yang disimpan oleh pewarisnya. Namun, tidak sebanding dengan yang masih berada di tangan warga," katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perhatian pemerintah dinilainya hanya terfokus pada pemeliharaan kuburan raja-raja, benteng, dan pemeliharaan masjid Pulau Penyengat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Seharusnya apa pun jenis aset yang menunjukkan identitas kekayaan budaya Melayu diselamatkan," katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pulau Penyengat, 240 hektar, hingga dewasa ini dikenal sebagai pulau sakral, bersih dari kegiatan-kegiatan yang melanggar ajaran agama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat pulau itu mempertahankan kegotongroyongan dan budaya Melayu yang bercorak Islam hingga sekarang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak ada pedagang yang menjual minuman keras. Tidak ada lokalisasi pelacuran dan perjudian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Jangan coba-coba melakukan kegiatan tidak baik di Pulau Penyengat," kata Iwan Kurniawan, pengacara yang pada hampir setiap perayaan keagamaan Islam mengunjungi Penyengat, pulau di seberang ibu kota Tanjung Pinang. &lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-4936664494353200814?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/4936664494353200814/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=4936664494353200814' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/4936664494353200814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/4936664494353200814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2009/01/karyaku.html' title='KARYAKU'/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-2087691554397038204</id><published>2008-12-27T03:14:00.000-08:00</published><updated>2008-12-27T03:20:44.282-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'>TRISULA KEPEMIMPINAN</title><content type='html'>Laporan&lt;br /&gt;utama Time pada 9 Juli ditulis Richard Stengel, penulis biografi Nelson&lt;br /&gt;Mandela, Long Road to Freedom. Ulasan Stengel dalam rangka ulang tahun&lt;br /&gt;Rolihlahla ke-90, 19 Juli 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti biasa, di sampul Time Mandela berpose dengan kemeja&lt;br /&gt;batik—ia promotor batik global tanpa honor. Untung dia bukan orang&lt;br /&gt;Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Harto, atas nama RI, rutin membantu dana perjuangan Mandela dan&lt;br /&gt;partainya, ANC. Ini contoh praktik politik luar negeri jempolan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulu kuduk bergidik membaca ulasan Stengel tentang Delapan Prinsip&lt;br /&gt;Kepemimpinan Mandela. Intinya, memimpin bukan berwacana karena ”talk is&lt;br /&gt;cheap”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rolihlahla (anak bandel) tak pandai berpidato, lebih suka memberi&lt;br /&gt;suri teladan, dan tak bangga dengan jam terbang dibui 27 tahun. Ia&lt;br /&gt;pengacara berbakat, gerilyawan pemberani, negarawan sejati, dan—di atas&lt;br /&gt;segala-galanya—politikus ulung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stengel menempatkan watak pemberani dan tak kenal ragu sebagai&lt;br /&gt;prinsip pertama. Pelajaran bagi kita, bangsa yang sedang serba susah&lt;br /&gt;ini tak boleh lagi dipimpin an indecisive coward mulai tahun 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip kedua, memimpin dari depan tanpa meninggalkan pendukung.&lt;br /&gt;Stengel mengibaratkan Mandela bukan tipe ”pengunyah permen karet” yang&lt;br /&gt;dengan cepat melepeh sehabis menikmati rasa manis alias jangan habis&lt;br /&gt;manis sepah dibuang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip ketiga, pemimpin menggembala dari belakang. Ya, mirip&lt;br /&gt;dengan lagu Norma Sanger, ”Si Penggembala Sapi”, yang dari pagi sampai&lt;br /&gt;petang kerja keras sampai menutup pintu kandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelas ”penggembala sapi” ada pada diri Bung Karno dan Pak Harto.&lt;br /&gt;Presiden-presiden setelah itu kewalahan menggembala sapi (eh maaf,&lt;br /&gt;maksudnya bangsa) karena mewabahnya sapi gila, flu burung, dan kaki&lt;br /&gt;gajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah fitur prinsip ketiga ini membujuk orang berbuat sampai yakin&lt;br /&gt;perbuatan itu gagasan dia. Jangan kayak kasus blue energy yang membuat&lt;br /&gt;si pencipta malah bolak-balik sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip keempat, pelajarilah musuh Anda. Kalau pesawat&lt;br /&gt;maskapai-maskapai kita dilarang terbang ke Eropa, jangan ngambek enggak&lt;br /&gt;berkunjung ke sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Larangan itu diberlakukan karena maskapai-maskapai kita&lt;br /&gt;menyepelekan keselamatan. Pelajari cara mereka menerapkan keamanan&lt;br /&gt;penerbangan, baru setelah itu main gertak yang bukan lagi pakai sambal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip kelima mirip yang keempat, yakni jangan usir musuh-musuh&lt;br /&gt;Anda. Jika perlu, undang mereka, puji perbuatan mereka, dan setelah&lt;br /&gt;tersanjung ambil keuntungan dari mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip ini penting sehubungan dengan keluhan investor asing yang&lt;br /&gt;makin malas tanam modal di sini. Mana yang lebih baik: marah atau&lt;br /&gt;sebaliknya, berunding baik-baik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peranan MNC (multinational corporation) mustahil diabaikan. Ancaman&lt;br /&gt;nasionalisasi tak produktif dibandingkan ajakan berunding dalam posisi&lt;br /&gt;setara—seperti yang dilakukan Presiden Bolivia Evo Morales.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip keenam, pemimpin harus tampil menarik dan selalu ingat&lt;br /&gt;kapan harus tersenyum. Namun, hati-hati kalau senyum melulu bisa&lt;br /&gt;dianggap kurang waras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyum, body language, serta ucapan mesti sewajar mungkin. Mata&lt;br /&gt;rakyat kecil amat nyambung dengan hati sehingga mereka bisa membedakan&lt;br /&gt;pemimpin munafik dengan yang apa adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mandela tak mau memakai seragam gerilyawan seperti pada masa&lt;br /&gt;perjuangan atau jas lengkap beberapa tahun terakhir. Ia memilih tampil&lt;br /&gt;sebagai ”Bapak Bangsa” dengan kemeja batik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beda dengan pejabat di sini yang pakai batik karena terpaksa&lt;br /&gt;berhubung dikritik memboroskan listrik pada saat harga bahan bajar&lt;br /&gt;minyak naik melulu. Lihat saja, beberapa bulan lagi mereka ogah pakai&lt;br /&gt;batik lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip ketujuh, dalam politik tak ada hitam atau putih karena&lt;br /&gt;semuanya abu-abu. Dalam konteks Indonesia tak ada warna politik lain&lt;br /&gt;kecuali merah dan putih—warna Bhinneka Tunggal Ika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip kedelapan, mengundurkan diri juga bagian dari kepemimpinan.&lt;br /&gt;Kalau di sini mundur artinya pandir karena kehilangan peluang mejeng&lt;br /&gt;sekaligus korupsi kekuasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Delapan Prinsip Kepemimpinan Mandela bukan ilmu gaib yang hanya&lt;br /&gt;dapat dipelajari dari dukun, pusaka, atau arwah. Ilmu ini sering&lt;br /&gt;diseminarkan, dibukukan, bahkan diterapkan di mana pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, berhubung bersumber dari kepemimpinan seorang Mandela, ia jadi tidak biasa. Ia pemimpin yang larger than life.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia membangun karisma, partai, dan tujuan sejak muda. Secara&lt;br /&gt;perlahan-lahan ia terbentuk sebagai pemimpin yang memiliki kredibilitas&lt;br /&gt;karena berjuang penuh pengabdian, tanpa pamrih, dan rela berkorban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda, misalnya, dengan Presiden Amerika Serikat George W Bush&lt;br /&gt;yang sesumbar akan menyebarkan demokrasi di Timur Tengah. Wong dia&lt;br /&gt;sendiri di negerinya enggak demokratis kok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, ”riwayat Mandela” sebenarnya dilakoni pula oleh para pendiri&lt;br /&gt;republik ini. Mereka mungkin tidak sekelas Mandela, tetapi telah&lt;br /&gt;membuktikan pengabdian beyond the call of duty.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering muncul pertanyaan dari para pembaca, mengapa pemimpin masa&lt;br /&gt;kini tidak seandal pada masa perjuangan dulu? Simsalabim, saya punya&lt;br /&gt;teori Trisula Kepemimpinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip pertama, pemberani karena nekat. Contohnya, pemimpin muda&lt;br /&gt;yang minta yang tua menyingkir meski enggak berani mencalonkan diri&lt;br /&gt;jadi presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip kedua, tak berkelas gembala karena lebih doyan digembalakan&lt;br /&gt;saja. Ada 34 partai peserta Pemilu 2009, tetapi yang berani mencalonkan&lt;br /&gt;presiden baru segelintir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip ketiga, saling bermusuhan kayak anak kecil. Kalau enggak percaya, tanya Pak Jusuf Kalla.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Agustus 2008&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-2087691554397038204?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/2087691554397038204/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=2087691554397038204' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/2087691554397038204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/2087691554397038204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2008/12/trisula-kepemimpinan.html' title='TRISULA KEPEMIMPINAN'/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-3325429990507232684</id><published>2008-12-27T03:09:00.000-08:00</published><updated>2008-12-27T03:12:59.712-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nasionalis'/><title type='text'>BLACK CAMPAIGN VS REKAM JEJAK</title><content type='html'>Oleh : Ario Djatmiko, pengajar di Fakultas Kedokteran Unair&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal dari semua kejahatan di muka bumi ini adalah dusta. Begitu&lt;br /&gt;kata Saidun, guru ngaji saya di kampung. Mengapa? Dalam berdusta, kita&lt;br /&gt;sendirilah yang tahu, kita itu sedang berbohong atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa pun yang tega menipu diri sendiri pasti lebih tega&lt;br /&gt;melakukannya pada orang lain. Saidun mengingatkan, munafik adalah&lt;br /&gt;serendah-rendah nilai manusia di mata Tuhan. Munafik berarti tidak&lt;br /&gt;satunya kata dan perbuatan. Cirinya, obral janji. Lantas, bagaimana&lt;br /&gt;kita tahu munafik atau tidak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilu adalah peristiwa mahapenting dalam sejarah bangsa ini.&lt;br /&gt;Proses memilih presiden yang membawa bangsa ini ke depan. Dalam proses&lt;br /&gt;sepenting itu, di mana pers berada? Pers hadir sekadar menjual space&lt;br /&gt;kosong untuk bebas diisi capres. Atau, ada tanggung jawab lain yang&lt;br /&gt;lebih bermakna untuk bangsanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilar ke-4 yang menjaga demokrasi adalah pers. Untuk itu, kebebasan&lt;br /&gt;pers harus dipertahankan. Ibarat pisau, pers bebas diarahkan ke mana&lt;br /&gt;saja. Pertanyaannya, nurani atau sponsorkah yang bicara?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Yang Harus Dijaga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obama terpilih, kita menyaksikan indahnya dan terhormatnya&lt;br /&gt;demokrasi. Bukan sekadar kisah menangnya kulit hitam atas kulit putih&lt;br /&gt;atau muda versus tua. Lebih dari itu, menangnya nurani dan akal sehat.&lt;br /&gt;Di sini terlihat peran pers amat jelas. Pers membawa perbedaan&lt;br /&gt;fundamental tiap kandidat presiden ke ruang publik. Pertama, rakyat&lt;br /&gt;Amerika akhirnya sadar untuk memilih jalan kapitalis yang sosialistik&lt;br /&gt;ketimbang kapitalis bebas ala Reagan. Tentu dengan segala konkuensinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, rakyat memilih multilateralisme ketimbang unilateralisme.&lt;br /&gt;Artinya, mereka menerima bahwa Amerika hanya merupakan salah satu&lt;br /&gt;kekuatan penyeimbang dunia. Bukan lagi menjadi pengatur (baca: polisi)&lt;br /&gt;dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, soft power lebih diterima ketimbang hard power. Air mata&lt;br /&gt;bercucuran saat Obama berbicara I will listen to you, especially when&lt;br /&gt;we disagree. Untuk orang-orang yang tidak memilih dia, Obama santun&lt;br /&gt;berkata sungguh-sungguh bekerja untuk mereka. Dan, kemenangan Obama pun&lt;br /&gt;menjadi kemenangan rakyat Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih mengharukan, pidato politik McCain. Dia berjanji mengawal&lt;br /&gt;kepresidenan Obama mencapai cita-cita Amerika. Kita melihat keagungan&lt;br /&gt;di sini. Value yang mencerminkan keluhuran budi, sportivitas, dan&lt;br /&gt;patriotisme tinggi. Mereka sadar, ada hal yang harus mereka jaga demi&lt;br /&gt;masa depan bangsanya, yaitu kebersamaan! Tanpa kebersamaan, Amerika&lt;br /&gt;akan hancur, apalagi dalam situasi ekonomi sulit ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, bagaimana mereka bisa mencapai itu semua? Jawabannya,&lt;br /&gt;kematangan berbangsa dan kerja maksimal pers dalam melakukan&lt;br /&gt;investigasi dan edukasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkah para capres kita sadar betul akan pentingnya menjaga&lt;br /&gt;kebersamaan? Benarkah maraknya iklan politik akan identik dengan&lt;br /&gt;lahirnya pemimpin-pemimpin unggul yang bernurani, sportif, dan&lt;br /&gt;patriotis? Apakah kita akan melihat keindahan dan terhormatnya&lt;br /&gt;demokrasi saat pemilu hadir di negeri ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-Kata Membunuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awal putaran kampanye tampak tanda-tanda mencemaskan. Tudingan&lt;br /&gt;Rizal Ramli, dalam paparannya di TV, SBY melakukan rekayasa statistika.&lt;br /&gt;Itu tuduhan berat, kebohongan publik! Pertanyaannya, apakah tudingan&lt;br /&gt;tersebut merupakan rekam jejak atau hanya black campaign? Sebab,&lt;br /&gt;ternyata Ramli pun mencalonkan presiden. Artinya, tudingan itu maybe&lt;br /&gt;yes maybe no dan rakyat bingung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sinilah pers seharusnya hadir membuka tabir? Komentar Amien Rais&lt;br /&gt;tentang SBY-Kalla takut menghadapi asing. Menyetujui UU Migas adalah&lt;br /&gt;ketololan yang menyundul plafond. Mungkin benar, tapi tidak adakah&lt;br /&gt;kalimat yang lebih soft?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat McCain menyebut country first, ratingnya naik melebihi Obama.&lt;br /&gt;Tudingan ''that one'' (baca: orang di luar kita) untuk Obama membuat&lt;br /&gt;rating McCain melorot dan tidak pernah naik lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajarannya, black campaign bisa menjadi bumerang. Saat Sarah&lt;br /&gt;Palin terkena masalah, Obama tegas mengatakan akan memecat tim&lt;br /&gt;suksesnya yang melakukan black campaign. Terasa benar hadirnya&lt;br /&gt;kesantunan politik di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ingat saat ulang tahun PDIP di Palembang? Mega mengkritik&lt;br /&gt;langkah pemerintahan SBY-Kalla seperti poco-poco. Dengan nada menghina,&lt;br /&gt;Anas Urbaningrum menasihati Mega untuk lebih sering becermin dan&lt;br /&gt;membaca. Seandainya Anas itu tim sukses Obama, pasti sudah dipecat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, negeri ini aneh, posisi Anas di partai justru makin penting&lt;br /&gt;saja. Atau ada skenario lain, lempar batu sembunyi tangan? Kisah&lt;br /&gt;seperti itulah yang muncul di ruang publik. Orang pintar tahu apa yang&lt;br /&gt;dikatakan. Tapi, orang bijak tahu apa dampak dari ucapannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, seharusnya para elite tahu cara mengolah delivery agar&lt;br /&gt;substansinya bisa lebih diterima. Dan, bagaimana mungkin kita dapat&lt;br /&gt;membangun kebersamaan kalau para elite terus mengumbar kata-kata&lt;br /&gt;membunuh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pers Perjuangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jim Collins dalam bukunya Good to Great mengingatkan, ''First who&lt;br /&gt;and then what''. Kalau diibaratkan membeli kucing dalam karung, iklan&lt;br /&gt;politik adalah karungnya. Sekadar bungkus tempat menjual diri semata.&lt;br /&gt;Seindah apa pun karung dihias, who-nya (baca: kucingnya) tetap tak&lt;br /&gt;terungkap. Tidak ada gunanya kita berbicara ''what'' kalau tidak tahu&lt;br /&gt;betul who-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, di mana peran pers? Pers mempunyai dua wilayah, wilayah&lt;br /&gt;iklan dan wilayah pemberitaan. Iklan adalah wilayah yang bisa dibeli&lt;br /&gt;dan si pembeli dapat menulis apa pun sesuai tujuannya. Jelas tidak&lt;br /&gt;mungkin kita mengungkap ''who'' dari wilayah iklan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini media harus memilih. Main aman dengan iklan politik dan&lt;br /&gt;sibuk menghitung laba walau sadar ikut menyesatkan. Atau, tegak sebagai&lt;br /&gt;intellectual gate keeper menjaga bangsanya. Tampil tegar menghadapi&lt;br /&gt;risiko di wilayah pemberitaan. Membawa analisis tajam rekam jejak&lt;br /&gt;capres ke ruang publik, membuka mata hati rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntung saya pernah bertemu mediang Mochtar Lubis. Pers tidak&lt;br /&gt;hanya urusan teknik pemberitaan semata. Makna publik adalah tujuan&lt;br /&gt;utama pers. Landasan moral, etika, keberpihakan pada -kebenaran dan&lt;br /&gt;kepentingan masyarakat- adalah nyawa pers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mochtar mengingatkan, pers Indonesia lahir karena perjuangan dan&lt;br /&gt;sampai akhir tetap menjadi alat perjuangan. Jelas, perjuangan menuntut&lt;br /&gt;sacrifice, bukan sekadar usaha mengejar laba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, ke mana pisau pers akan diarahkan? Tegakah kita membiarkan&lt;br /&gt;rakyat tak berdaya tersesat, memilih karung indah berisi serigala?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-3325429990507232684?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/3325429990507232684/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=3325429990507232684' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/3325429990507232684'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/3325429990507232684'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2008/12/black-campaign-vs-rekam-jejak.html' title='BLACK CAMPAIGN VS REKAM JEJAK'/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-4406228978203510049</id><published>2008-12-27T03:08:00.001-08:00</published><updated>2008-12-27T03:08:49.829-08:00</updated><title type='text'>AAKHIR TAHUN 2008</title><content type='html'>Apa-apa yang dahulu adalah sebuah rencana akan datang sudah menjadi hari ini, saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang harus diingat lagi kita telah merajut rangkaian sebab di suatu&lt;br /&gt;waktu yang kini kita menyebutnya masa lampau, masa lalu. Rangkaian&lt;br /&gt;sebab itu sedang berinkubasi bahkan sudah ada yang menetas menjadi&lt;br /&gt;sebuah akibat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat Fair ! rajutan sebab yang dirangkai adalah negatifitas maka&lt;br /&gt;akibat yang menetas menjadi milik kita adalah negatifitas pula. Jika&lt;br /&gt;suatu yang positif kita rangkai maka akibat yang akan menjadi milik&lt;br /&gt;kita adalah positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah semua itu terjadi apa adanya, bukan untuk disorak sorai,&lt;br /&gt;bukan untu kita soraki, atau kita ratapi, bukan untuk tertawa atau&lt;br /&gt;menangis. Bukan untuk ditertawai atau ditangisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya kita begitu bergiat bersemangat merajut dan menanam sebab,&lt;br /&gt;tetapi menangis dan meratapi buah akibatnya sambil menyalahkan Tuhan&lt;br /&gt;atau Orang lain !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-4406228978203510049?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/4406228978203510049/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=4406228978203510049' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/4406228978203510049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/4406228978203510049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2008/12/aakhir-tahun-2008.html' title='AAKHIR TAHUN 2008'/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-4646733363627253074</id><published>2008-12-27T02:57:00.000-08:00</published><updated>2008-12-27T02:59:49.310-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SVYKjuaPVSI/AAAAAAAAAA4/3J5RmDz1d60/s1600-h/ops.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SVYKjuaPVSI/AAAAAAAAAA4/3J5RmDz1d60/s320/ops.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5284422821635642658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-4646733363627253074?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/4646733363627253074/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=4646733363627253074' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/4646733363627253074'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/4646733363627253074'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2008/12/blog-post.html' title=''/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SVYKjuaPVSI/AAAAAAAAAA4/3J5RmDz1d60/s72-c/ops.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-8474906911132081421</id><published>2008-11-04T03:15:00.000-08:00</published><updated>2008-11-04T03:16:16.355-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'></title><content type='html'>Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Provinsi Kepri hanya mencapai 115.761 orang pada September 2008 atau mengalami penurunan sebesar 24 persendi banding jumlah wisman pada Agustus 2008 sebanyak 152.326 orang.&lt;br /&gt;"Begitu pula jika dibanding dengan September 2007, jumlah kunjungan wisman September 2008 mengalami penurunan sebesar 9,44 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, Aminul Akbar kepada pers di Tanjungpinang, Selasa.&lt;br /&gt;Aminul mengemukakan, jumlah kunjungan wisman di seluruh pintu masuk di Kepri mengalami penurunan seperti Batam turun 26,91 persen, Bintan 22,59 persen dan Kabupaten Karimun sebanyak 48,48 persen.&lt;br /&gt;Wisman yang berkunjung ke Batam sebanyak 74,690 orang, Tanjungpinang 9.735 orang, Bintan 24.759 orang dan Karimun 6.577 orang.&lt;br /&gt;"Selama periode Januari-September 2008 jumlah wisman yang berkunjung ke Kepri mencapai 1.206.496 orang, turun sebanyak 1,29 persen dibanding periode yang sama tahun 2007," kata Aminul.&lt;br /&gt;BPS belum dapat memastikan apakah penurunan jumlah kunjungan wisman itu disebabkan pengaruh krisis ekonomi global Amerika atau karena bulan puasa.&lt;br /&gt;"Kedua alasan itu masuk akal," katanya.&lt;br /&gt;Berdasarkan kebangsaan, wisman asal Singapura masih mendapat urutan pertama terbanyak yang mengunjungi Kepri yaitu sebanyak 59.412 orang atau sebesar 51,32 persen pada September 2008.&lt;br /&gt;Disusul wisman asal Malaysia sebanyak 15.727 orang dengan kontribusi sebesar 13,19 persen dari wisman yang berkunjung di Kepri.&lt;br /&gt;Wisman asal Korea Selatan medapat urutan ketiga yaitu sebanyak 5.749 orang atau 4,97 persen dari jumlah wisman yang berkunjung ke Kepri pada September 2008.&lt;br /&gt;"Wisman yang berkunjung di Kepri didominasi oleh wisman asal Singapura dan Malaysia disebabkan kedua negara itu bertetangga dengan Kepri," ujarnya.&lt;br /&gt;Sedangkan wisman asal Jepang, India, Inggris, China, Australia, Amerika, Jerman, Taiwan, Belandam, Saudi Arabia, Mesir dan Bahrain masing-masing memberi kontribusi sekitar 4,5 persen terhadap jumlah kunjungan wisman ke Kepri.&lt;br /&gt;"Meski demikian jika dilihat dari Januari-September 2008 maka persentase jumlah wisman tertinggi yang mengunjungi Kepri berasal dari China yaitu mengalami peningkatan sebesar 42,13 persen," ujarnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-8474906911132081421?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/8474906911132081421/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=8474906911132081421' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/8474906911132081421'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/8474906911132081421'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2008/11/jumlah-wisatawan-mancanegara-wisman.html' title=''/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-523063723283114184</id><published>2008-11-04T03:13:00.000-08:00</published><updated>2008-11-04T03:14:59.793-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'></title><content type='html'>Sebanyak 237 calon jemaah haji Indonesia (CJHI) Kota Tanjungpinang tergabung dalam kloter satu yang akan diberangkatkan ke Madina bersama CJHI dari Batam, Lingga dan Bintan.&lt;br /&gt;Walikota Tanjungpinang, Suryatati A Manan melepas keberangkatan CJHI Kota Tanjungpinang menuju Batam, Selasa.&lt;br /&gt;"Jemaah haji menginap sehari di asrama haji Batam. Tanggal 5 November mereka diberangkatkan bersama jemaah haji dari Bintan, Batam dan Lingga," kata Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Haji Indonesia Kota Tanjungpinang, Raja Al Hafiz.&lt;br /&gt;CJHI Kota Tanjungpinang terdiri dari 108 pria dan 129 wanita. Mereka diberangkatkan dengan menggunakan Saudi Airlines dari bandara Hang Nadim Batam menuju bandara King Abdul Aziz, Madina.&lt;br /&gt;"Kloter satu berangkat dari Batam pukul 10.25 wib, dan digarapkan sampai di badara King Abdul Aziz pukul 15.30 waktu Madina. Selama delapan hari mereka berada di Madina," kata dia.&lt;br /&gt;Raja mengemukakan setiap tiga hari sekali Ketua Rombongan CJHI Kota Tanjungpinang berkomunikasi dengan panitia.&lt;br /&gt;Panitia CJHI Kota Tanjungpinang telah melakukan kerjasama dengan pihak Telkomsel agar komunikasi tetap lancar dengan jemaah haji.&lt;br /&gt;"Kondisi mereka harus kami ketahui setiap hari," ujarnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-523063723283114184?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/523063723283114184/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=523063723283114184' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/523063723283114184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/523063723283114184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2008/11/sebanyak-237-calon-jemaah-haji.html' title=''/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-5564669732312148151</id><published>2008-11-04T03:12:00.000-08:00</published><updated>2008-11-04T03:13:43.651-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'></title><content type='html'>Bea dan Cukai (BC) Kota Tanjungpinang berhasil menyita 600 kardus minuman berakohol (mikol) yang dibawa KM Kharisma Indah di perairan Tanjungpinang.&lt;br /&gt;"Jumat pekan lalu kami tegahkan mikol dari kapal Kharisma Indah. Sekarang minumannya disimpan di dalam gudang bc," kata Kasi Penyidikan dan Penindakan (P2) BC Tanjungpinang, Agus Prasetyo, Selasa.&lt;br /&gt;Agus mengatakan, kasus penyeludupan tersebut dalam tahap penyelidikan.&lt;br /&gt;"Sejak puasa hingga sekarang ada delapan kasus yang kami tegahkan. Itu hanya penegahan biasa," kata Agus tanpa merinci kasus yang dimaksudnya.&lt;br /&gt;Sementara itu BC Tanjungpinang sedang menyidik empat kasus lainnya yaitu satu kasus penyeludupan pakaian bekas dan tiga kasus hasil penegahan dari Kantor PT Pos Indonesia dan bandara Raja Haji Fisabillah.&lt;br /&gt;Barang-barang yang diseludupkan dari Kantor PT Pos Indonesia dan bandara Raja Haji Fisabillah adalah barang eletronik dan suku cadang mesin alat berat.&lt;br /&gt;"Kasus penyeludupan pakaian bekas bekas itu merupakan hasil tangkapan Polres Kabupaten Bintan yang dilimpahkan ke BC Tanjungpinang," ujarnya.&lt;br /&gt;Pada Agustus 2008 BC juga menegahkan KM Bangka Jaya yang diduga menyeludupkan 4.000 kardus "red bull" dan 7.000 kardus minuman ringan.&lt;br /&gt;"Minuman ringan itu ditegahkan karena tidak memiliki ijin," katanya.&lt;br /&gt;Ia mengatakan, BC Tanjungpinang telah melayangkan surat ijin kepada Dirjen BC agar minuman yang disita itu menjadi hak kekayaan negara.&lt;br /&gt;"Minuman itu masih bernilai, sehingga kalau dilelang negara akan mendapatkan untung," katanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-5564669732312148151?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/5564669732312148151/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=5564669732312148151' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/5564669732312148151'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/5564669732312148151'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2008/11/bea-dan-cukai-bc-kota-tanjungpinang.html' title=''/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-812629122025088076</id><published>2008-11-04T03:11:00.000-08:00</published><updated>2008-11-04T03:12:41.753-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'></title><content type='html'>Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, Provinsi Kepri mendapat piala Citra Pelayanan Prima tahun 2008 dari Presiden RI.&lt;br /&gt;"Jangan main-main dengan perkara. Itu pesan saya kepada seluruh pegawai Kejari Tanjungpinang untuk dapat mempertahankan penghargaan yang diberikan Presiden," kata Kepala Kejari Tanjungpinang, ES Maruli Hutagalung kepada pers di ruang Kepala Kejati Kepri, M Jusuf, Selasa.&lt;br /&gt;Maruli mengaku tidak menyangka lembaga di bawah kepemimpinannya berhasil mendapat penghargaan itu.&lt;br /&gt;"Saya tidak pernah bermimpi mendapatkan penghargaan dari Presiden," kata dia.&lt;br /&gt;Dia mengemukakan, sebagai percontohan bagi Kantor Kejaksaan lainnya, seluruh personel Kejari Tanjungpinang akan memaksimalkan kinerjanya melayani kepentingan publik.&lt;br /&gt;"Kami perhatikan semua masalah, mulai dari hal yang terkeci hingga yang besar," kata Maruli.&lt;br /&gt;Dia mengatakan, Kejari Tanjungpinang telah menangani 13 perkara korupsi, delapan diantaranya sedang diproses di Pengadilan Negeri Tanjungpinang.&lt;br /&gt;"Lima kasus korupsi lainnya dalam tahap penyidikan," katanya.&lt;br /&gt;Maruli berpesan kepada wartawan agar melaporkan perilaku tidak terpuji yang dilakukan bawahannya.&lt;br /&gt;Dia berjanji akan memberi sanksi yang tegas terhadap bawahannya yang tidak melaksanakan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;br /&gt;"Mohon tidak diberitakan dulu. Kasih tahu kepada saya, pasti akan saya tindak tegas bawahannya saya yang bermasalah," katanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-812629122025088076?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/812629122025088076/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=812629122025088076' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/812629122025088076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/812629122025088076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2008/11/kejaksaan-negeri-kejari-tanjungpinang.html' title=''/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-2191116694715560239</id><published>2008-11-04T03:10:00.001-08:00</published><updated>2008-11-04T03:11:30.001-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'></title><content type='html'>Seorang guru SDN 012 Kota Tanjungpinang, Meirizal Rafita (21) tidak siuman dan mengalami kejang-kejang setelah diberi suntikan oleh oknum perawat yang bertugas di Puskesmas KM 10 di daerah setempat.&lt;br /&gt;"Setelah disuntik dan makan pil yang diberikan perawat itu, 15 menit kemudian putri saya kejang-kejang dan tidak sadarkan diri," Ahmad Asang (560, orang tua Rafita di RSUD Tanjungpinang, Selasa.&lt;br /&gt;Menurut Ahmad, putrinya hanya menderita penyakit flu, tidak ada penyakit lain yang berbahaya.&lt;br /&gt;Dokter yang bertugas di Puskesmas KM 10 tersebut sedang dinas di luar, sehingga Rafita ditangani perawat.&lt;br /&gt;Dia menduga perawat salah memberi obat kepada putrinya.&lt;br /&gt;"Saya tidak tahu apa jenis obat yang disuntikkan ke putri saya. Tiba-tiba saja putri saya tidak sadarkan diri setelah disuntik," ujarnya.&lt;br /&gt;Kejadian itu membuat Ahmad panik dan meminta pertangungjawaban pihak Puskesmas.&lt;br /&gt;"Mereka bersedia merujuk putri saya di RSUD Tanjungpinang. Sekarang dia sudah sadarkan diri, tapi belum bisa bangun karena kepalanya masih pusing," kata Ahmad.&lt;br /&gt;Hingga sekarang dokter belum memberitahukan jenis penyakit yang diderita Rafita, meski darahnya sudah diambil dua kali oleh dokter.&lt;br /&gt;Rafita tidak dapat menggerakan tubuhnya sebagaimana biasanya. Dia hanya terbaring lemah.&lt;br /&gt;Hingga sekarang telah 16 botol inpus digunakan mengobatinya.&lt;br /&gt;"Saya dilarang dokter RSUD Tanjungpinang mengkonsumsi obat yang diberikan oleh perawat Puskesmas," kata Rafita yang masih terbaring lemah di ruang perawatan RSUD Tanjungpinang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-2191116694715560239?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/2191116694715560239/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=2191116694715560239' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/2191116694715560239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/2191116694715560239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2008/11/seorang-guru-sdn-012-kota-tanjungpinang.html' title=''/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-824714565588456793</id><published>2008-11-04T03:09:00.000-08:00</published><updated>2008-11-04T03:10:23.664-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'></title><content type='html'>Dinas Kesehatan Provinsi Kepri menyatakan, peraturan daerah (Perda) tentang standar pelayanan di Rumah Sakit umum Daerah (RSUD) Provinsi Kepri yang berlokasi di Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan belum disahkan.&lt;br /&gt;"Tapi ada Peraturan Gubernur yang mengatur tentang biaya perawatan hingga sistem pelayanan RSUD Kepri," kata Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Munzir Purba kepada pers, Selasa.&lt;br /&gt;Munzir mengemukakan, kebijakan yang diambil pihak rumah sakit harus sesuai dengan Peraturan Gubernur.&lt;br /&gt;"Perda tentang Standar Pelayanan RSUD Kepri sedang dibahas dewan," ujarnya.&lt;br /&gt;Dia merasa terkejut dengan pernyataan Sekretaris Komisi II DPRD Kepri, Yudi Carsana yang menyebutkan biaya perawatan di RSUD Kepri lebih mahal ketimbang rumah sakit milik swasta.&lt;br /&gt;"Kalau mengacu pada Peraturan Gubernur, tentunya biaya perawatan lebih murah dibanding rumah sakit miliki swasta. Tapi kami akan menelusuri permasalahan tersebut, karena yang lebih tahu kondisi RSUD Kepri itu adalah direkturnya," kata munzir.&lt;br /&gt;Yudi menyatakan, keluhan masyarakat Kabupaten Bintan terhadap biaya perawatan RSUD Kepri yang mahal itu disampaikan secara resmi saat reses di daerah setempat.&lt;br /&gt;Dia percaya keluhan yang disampaikan masyarakat itu adalah fakta yang dirasakan selama ini.&lt;br /&gt;"Itu masalah sosial yang patut kami tanggapi, apalagi yang menyampaikan keluhan itu cukup banyak," ujarnya.&lt;br /&gt;Keluhan yang disampaikan masyarakat antara lain terkait biaya perawatan medis selama empat hari mencapai 6-7 juta. Padahal obat yang diberikan kepada pasien jenis generik.&lt;br /&gt;Yudi menduga biaya perawatan di RSUD Kepri lebih mahal ketimbang rumah sakit milik TNI AL di Tanjungpinang dan rumah sakit Awal Bros di Batam.&lt;br /&gt;Masyarakat yang kurang mampu juga mengeluh karena pihak rumah sakit minta surat-surat berharga sebagai jaminan biaya perawatan. &lt;br /&gt;"Ada juga warga miskin yang membawa kartu Jamkesmas, tapi malah disuruh berobat ke RSUD Tanjungpinang," ujarnya.&lt;br /&gt;Sementara itu, Munzir kurang yakin jika pihak rumah sakit menolak warga yang menggunakan kartu Jamkesmas, karena itu sudah diatur dalam perjanjian antara Pemprov kepri dengan Pemkab Bintan.&lt;br /&gt;"Mungkin saja warga miskin tidak memenuhi prosedur sehingga administrasinya tidak dapat dipertangungjawabkan jika diterima pihak rumah sakit," ujar Munzir.&lt;br /&gt;Terkait biaya perawatan, Munzir mengatakan kemungkinkan pasien diberikan obat yang tergolong mahal dan menggunakan fasilitas perawatan yang mahal.&lt;br /&gt;"Jasa dokter dibayar sesuai dengan standar. Jika dokter yang bertugas di RSUD Kepri tinggal di Batam, maka pihak rumah sakit tidak menanggung biaya transportasinya," kata dia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-824714565588456793?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/824714565588456793/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=824714565588456793' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/824714565588456793'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/824714565588456793'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2008/11/dinas-kesehatan-provinsi-kepri.html' title=''/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-1521505223670191241</id><published>2008-11-04T03:07:00.000-08:00</published><updated>2008-11-04T03:08:42.896-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'></title><content type='html'>Oknum anggota DPRD Kabupaten Bintan, DMY, yang juga Ketua Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) diduga menganiaya Indra Bayu, karyawan salah satu salon di Tanjungpinang karena permasalahan asmara.&lt;br /&gt;Indra dirawat secara intensif di ruang bedah RSUD Tanjungpinang, Selasa, setelah dianiaya sehari sebelumnya.&lt;br /&gt;"Peristiwa itu terjadi pada Senin subuh," kata Bambang P (65), orang tua Indra.&lt;br /&gt;Selain dipukul, tubuh korban juga dipenuhi sulutan api rokok. Bahkan di bawah bibir korban terdapat bekas luka bakar api rokok.&lt;br /&gt;Tadi malam, telinga korban sempat mengeluarkan darah segar.&lt;br /&gt;"Kami sudah laporkan ke polisi," kata Bambang.&lt;br /&gt;Peristiwa penganiayaan itu bermula dari isu yang disebarkan Indra tentang Fitri, wanita yang tinggal di Kijang, Bintan, yang disebut-sebut memiliki hubungan khusus dengan DMY.&lt;br /&gt;Menurut pengakuan Indra, DMY menghubunginya pada malam Senin.&lt;br /&gt;"Saya dimarah-marah. Karena tidak enak hati, saya minta bertemu dengannya. Kemudian dia menjemput saya di kos-kosan," kata Indra.&lt;br /&gt;Indra dibawa ke kantor DMY. Indra mencoba membela diri. Mamun DMY tidak percaya dengan apa yang dikatakan Indra.&lt;br /&gt;Kemudian peristiwa penganiayaan itu terjadi.&lt;br /&gt;"Saya dipukul, ditendang dan disulut pakai api rokok," ujarnya.&lt;br /&gt;Indra juga dibawa DMY yang menemui Fitri di Kijang. Selama dalam perjalanan dia juga masih dipukuli DMY.&lt;br /&gt;"Sampai aku tidak sadarkan diri," katanya.&lt;br /&gt;Fitri melaporkan peristiwa itu kepada orang tua korban.&lt;br /&gt;"Saya sempat berobat di Puskesmas Kijang," kata Indra.&lt;br /&gt;Sementara itu, DMY membantah telah melakukan penganiayaan terhadap Indra. Menurutnya, Indra dianiaya oleh anak buahnya.&lt;br /&gt;Meski demikian DMY bersedia diperiksa polisi terkait masalah itu.&lt;br /&gt;"Saya justru memisahkan anak buah saya agar jangan memukuli Indra. Biarlah polisi yang menyelidikinya," kata DMY.&lt;br /&gt;DMY mengakui memiliki masalah pribadi dengan Indra. Dia menuduh Indra telah menyebarkan isu yang tidak benar.&lt;br /&gt;"Dia sudah membuat isu yang merugikan pribadi saya," ujarnya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-1521505223670191241?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/1521505223670191241/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=1521505223670191241' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/1521505223670191241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/1521505223670191241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2008/11/oknum-anggota-dprd-kabupaten-bintan-dmy.html' title=''/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-5873859001269962698</id><published>2008-11-04T03:05:00.000-08:00</published><updated>2008-11-04T03:06:31.534-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'></title><content type='html'>Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri sedang menyelidiki kasus korupsi proyek senilai Rp48 miliar di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga.&lt;br /&gt;Asisten Intelejen Kejati Kepri, M Nasrun, Selasa di Tanjungpinang, mengungkapkan, sumber anggaran berasal dari APBD 2007 Kabupaten Lingga dan dana alokasi khusus.&lt;br /&gt;"Tidak seharusnya proyek itu diswakelolakan," kata Nasrun.&lt;br /&gt;Proyek senilai Rp48 miliar itu dilaporkan sebuah LSM di Lingga. Proyek bermasalaha itu juga menjadi temuan Bawasda Lingga dan intelejen Kejati Kepri.&lt;br /&gt;"Kami sedang mengumbulkan data dan keterangan," kata dia.&lt;br /&gt;Proyek tersebut antara lain untuk pembangunan fisik gedung sekolah, pengadaan barang dan pembayaran jasa konsultan.&lt;br /&gt;Kejati Kepri sudah meminta keterangan dari petugas Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPKN) dan Bawasda Lingga.&lt;br /&gt;"Kami akan memanggil pihak-pihak terkait lainnya," ujarnya.&lt;br /&gt;Selain proyek swakelola di Diknas Lingga, Kejati Kepri juga membidik proyek pembangunan Gedung Sanggar Kegiatan Belajar Natuna senilai 2 miliar yang bersumber dari APBD 2007.&lt;br /&gt;Proyek tersebut dilaksanakan Diknas Natuna.&lt;br /&gt;"Kasus Diknas Natuna juga dalam tahap penyelidikan," katanya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-5873859001269962698?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/5873859001269962698/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=5873859001269962698' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/5873859001269962698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/5873859001269962698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2008/11/kejaksaan-tinggi-kejati-kepri-sedang.html' title=''/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-935774215408590192</id><published>2008-11-02T07:56:00.001-08:00</published><updated>2008-11-02T07:56:48.419-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'></title><content type='html'>Warga Tanjung Uban dan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, mengeluhkan biaya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepri yang lebih mahal dibanding rumah sakit swasta.&lt;br /&gt;"Selama empat hari berobat dikenakan biaya mencapai Rp7 juta, padahal jenis obatnya generik," kata Sekretaris Komisi II DPRD Kepri, Yudi Carsana, di Tanjungpinang, Minggu.&lt;br /&gt;Yudi mengemukakan, biaya pengobatan di RSUD Kepri lebih malah dibanding rumah sakit Angkatan Laut di Tanjungpinang dan Awal Bross di Batam.&lt;br /&gt;Karena itu, kata dia, masyarakat merasa kehadiran RSUD itu tidak membantu, tapi malah membebankan ekonomi mereka.&lt;br /&gt;"Rumah sakit milik pemerintah seharusnya membantu masyarakat dengan mengutakan pelayanan, bukan malah memberatkan masyarakat," ujar Yudi.&lt;br /&gt;Berdasar informasi, mahalnya biaya pengobatan di RSUD Kepri salah satunya disebabkan oleh jasa dokter dibayar dengan mahal. RSUD Kepri menggunakan dokter dari Batam. Dalam seharis dokter asal Batam dibayar sebesar Rp1 juta.&lt;br /&gt;"Kami sudah mempertanyakan masalah itu kepada pihak rumah sakit," katanya.&lt;br /&gt;Sistem pelayanan di RSUD Kepri juga dinilai tidak baik karena masyarakat yang tidak mampu membayar biaya pengobatan harus membawa sertifikat rumah, surat tanah, dan surat berharga lainnya sebagai jaminan. "Itu benar-benar sudah keterlaluan," katanya.&lt;br /&gt;Yudi mengimbau pemerintah dan instansi yang terkait segera mengatasi permasalahan yang dikeluhkan masyarakat Bintan tersebut.&lt;br /&gt;"Perlu diawasi dengan ketat. Selain itu, sistem pelayanan kepada pasien yang dilakukan selama ini juga harus dimaksimalkan," katanya...generasi perang pikiran...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-935774215408590192?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/935774215408590192/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=935774215408590192' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/935774215408590192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/935774215408590192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2008/11/warga-tanjung-uban-dan-teluk-sebong.html' title=''/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-3863021671794205765</id><published>2008-10-31T23:15:00.000-07:00</published><updated>2008-11-02T06:48:16.947-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agamis'/><title type='text'></title><content type='html'>Kuteruskan artikel ini sebagai bagian ungkapan ketertarikanku terhadap pesan moral yang dikandungnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SENYUMLAH...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah di bawah ini adalah kisah yang saya dapat dari milis alumni Jerman, atau warga Indonesia yg bermukim atau pernah bermukim di sana. Demikian layak untuk dibaca beberapa menit, dan direnungkan seumur hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya adalah ibu dari tiga orang anak dan baru saja menyelesaikan kuliah saya. Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi. Sang Dosen sangat inspiratif, dengan kualitas yang saya harapkan setiap orang memilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas terakhir yang diberikan ke para siswanya diberi nama "Smiling." Seluruh siswa diminta untuk pergi keluar dan memberikan senyumnya kepada tiga orang asing yang ditemuinya dan mendokumentasikan reaksi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu setiap siswa diminta untuk mempresentasikan di depan kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya adalah seorang yang periang, mudah bersahabat dan selalu tersenyum pada setiap orang. Jadi, saya pikir, tugas ini sangatlah mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menerima tugas tsb, saya bergegas menemui suami saya dan anak bungsu saya yang menunggu di taman di halaman kampus, untuk pergi ke restoran McDonald's yang berada di sekitar kampus. Pagi itu udaranya sangat dingin dan kering. Sewaktu suami saya akan masuk dalam antrian, saya menyela dan meminta agar dia saja yang menemani si Bungsu sambil mencari tempat duduk yang masih kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya sedang dalam antrian, menunggu untuk dilayani, mendadak setiap orang di sekitar kami bergerak menyingkir, dan bahkan orang yang semula antri di belakang saya ikut menyingkir keluar dari antrian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu perasaan panik menguasai diri saya, ketika berbalik dan melihat mengapa mereka semua pada menyingkir? Saat berbalik itulah saya membaui suatu "bau badan kotor" yang cukup menyengat, ternyata tepat di belakang saya berdiri dua orang lelaki tunawisma yang sangat dekil! Saya bingung, dan tidak mampu bergerak sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya menunduk, tanpa sengaja mata saya menatap laki-laki yang lebih pendek, yang berdiri lebih dekat dengan saya, dan ia sedang "tersenyum" ke arah saya. Lelaki ini bermata biru, sorot matanya tajam, tapi juga memancarkan kasih sayang. Ia menatap ke arah saya, seolah ia meminta agar saya dapat&lt;br /&gt;menerima 'kehadirannya' di tempat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyapa "Good day!" sambil tetap tersenyum dan sembari menghitung beberapa koin yang disiapkan untuk membayar makanan yang akan dipesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara spontan saya membalas senyumnya, dan seketika teringat oleh saya 'tugas' yang diberikan oleh dosen saya. Lelaki kedua sedang memainkan tangannya dengan gerakan aneh berdiri di belakang temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya segera menyadari bahwa lelaki kedua itu menderita defisiensi mental,dan lelaki dengan mata biru itu adalah "penolong"nya. Saya merasa sangat prihatin setelah mengetahui bahwa ternyata dalam antrian itu kini hanya tinggal saya bersama mereka,dan kami bertiga tiba2 saja sudah sampai di depan counter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika wanita muda di counter menanyakan kepada saya apa yang ingin saya pesan, saya persilahkan kedua lelaki ini untuk memesan duluan. Lelaki bermata biru segera memesan "Kopi saja, satu cangkir Nona." Ternyata dari koin yang terkumpul hanya itulah yang mampu dibeli oleh mereka (sudah menjadi aturan di restoran disini, jika ingin duduk di dalam restoran dan menghangatkan tubuh, maka orang harus membeli sesuatu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tampaknya kedua orang ini hanya ingin menghangatkan badan.&lt;br /&gt;Tiba2 saja saya diserang oleh rasa iba yang membuat saya sempat terpaku beberapa saat, sambil mata saya mengikuti langkah mereka mencari tempat duduk yang jauh terpisah dari tamu2 lainnya, yang hampir semuanya sedang mengamati mereka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat yang bersamaan, saya baru menyadari bahwa saat itu semua mata di restoran itu juga sedang tertuju ke diri saya, dan pasti juga melihat semua 'tindakan' saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya baru tersadar setelah petugas di counter itu menyapa saya untuk ketiga kalinya menanyakan apa yang ingin saya pesan. Saya tersenyum dan minta diberikan dua paket makan pagi (di luar pesanan saya) dalam nampan terpisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membayar semua pesanan, saya minta bantuan petugas lain yang ada di counter itu untuk mengantarkan nampan pesanan saya ke meja/tempat duduk suami dan anak saya. Sementara saya membawa nampan lainnya berjalan melingkari sudut ke arah meja yang telah dipilih kedua lelaki itu untuk beristirahat. . Saya letakkan nampan berisi makanan itu di atas mejanya, dan meletakkan tangan saya di atas punggung telapak tangan dingin lelaki bemata biru itu, sambil saya berucap "makanan ini telah saya pesan untuk kalian berdua."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali mata biru itu menatap dalam ke arah saya, kini mata itu mulai basah berkaca2 dan dia hanya mampu berkata "Terima kasih banyak, nyonya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mencoba tetap menguasai diri saya, sambil menepuk bahunya saya berkata "Sesungguhnya bukan saya yang melakukan ini untuk kalian,Tuhan juga berada di sekitar sini dan telah membisikkan sesuatu ke telinga saya untuk menyampaikan makanan ini kepada kalian." Mendengar ucapan saya, si Mata Biru tidak kuasa menahan haru dan memeluk lelaki kedua sambil terisak-isak. Saat itu ingin sekali saya merengkuh kedua lelaki itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sudah tidak dapat menahan tangis ketika saya berjalan meninggalkan mereka dan bergabung dengan suami dan anak saya,&lt;br /&gt;yang tidak jauh dari tempat duduk mereka. Ketika saya duduk suami saya mencoba meredakan tangis saya sambil tersenyum dan berkata "Sekarang saya tahu, kenapa Tuhan mengirimkan dirimu menjadi istriku, yang pasti, untuk memberikan 'keteduhan' bagi diriku dan anak2ku!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami saling berpegangan tangan beberapa saat dan saat itu kami benar2 bersyukur dan menyadari, bahwa hanya karena 'bisikanNYA' lah kami telah mampu memanfaatkan 'kesempatan' untuk dapat berbuat sesuatu bagi orang lain yang sedang sangat membutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kami sedang menyantap makanan, dimulai dari tamu yang akan meninggalkan restoran dan disusul oleh beberapa tamu lainnya, mereka satu persatu menghampiri meja kami, untuk sekedar ingin 'berjabat tangan' dengan kami. Salah satu di antaranya, seorang bapak, memegangi tangan saya, dan berucap "Tanganmu ini telah memberikan pelajaran yang mahal bagi kami semua yang berada disini, jika suatu saat saya diberi kesempatan olehNYA,&lt;br /&gt;saya akan lakukan seperti yang telah kamu contohkan tadi kepada kami."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya bisa berucap "terimakasih" sambil tersenyum. Sebelum beranjak meninggalkan restoran saya sempatkan untuk melihat ke arah kedua lelaki itu, dan seolah ada 'magnit' yang menghubungkan bathin kami, mereka langsung menoleh ke arah kami sambil tersenyum, lalu melambai2kan tangannya ke arah kami. Dalam perjalanan pulang saya merenungkan kembali apa yang telah saya lakukan terhadap kedua orang tunawisma tadi, itu benar2 'tindakan' yang tidak pernah terpikir oleh saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman hari itu menunjukkan kepada saya betapa 'kasih sayang' Tuhan itu sangat HANGAT dan INDAH sekali!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kembali ke college, pada hari terakhir kuliah dengan 'cerita' ini di tangan saya. Saya menyerahkan 'paper' saya kepada dosen saya. Dan keesokan harinya, sebelum memulai kuliahnya saya dipanggil dosen saya ke depan kelas, ia melihat kepada saya dan berkata, "Bolehkah saya membagikan ceritamu ini kepada yang lain?" dengan senang hati saya mengiyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika akan memulai kuliahnya dia meminta perhatian&lt;br /&gt;dari kelas untuk membacakan paper saya. Ia mulai membaca, para siswapun mendengarkan dengan seksama cerita sang dosen, dan ruangan kuliah menjadi sunyi. Dengan cara dan gaya yang dimiliki sang dosen dalam membawakan ceritanya, membuat para siswa yang hadir di ruang kuliah itu seolah ikut melihat bagaimana sesungguhnya kejadian itu berlangsung, sehingga para siswi yang duduk di deretan belakang di dekat saya di antaranya datang memeluk saya untuk mengungkapkan perasaan harunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir pembacaan paper tersebut, sang dosen sengaja menutup ceritanya dengan mengutip salah satu kalimat yang saya tulis di akhir paper saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tersenyumlah dengan 'HATImu', dan kau akan mengetahui betapa 'dahsyat' dampak yang ditimbulkan oleh senyummu itu."&lt;br /&gt;Dengan caraNYA sendiri, Tuhan telah 'menggunakan' diri saya untuk menyentuh orang-orang yang ada di McDonald's, suamiku, anakku, guruku, dan setiap siswa yang menghadiri kuliah di malam terakhir saya sebagai mahasiswi.&lt;br /&gt;Saya lulus dengan 1 pelajaran terbesar yang tidak pernah saya dapatkan di bangku kuliah manapun, yaitu: "PENERIMAAN TANPA SYARAT."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bijak mengatakan: Banyak orang yang datang dan pergi dari kehidupanmu, tetapi hanya 'sahabat yang bijak' yang akan meninggalkan JEJAK di dalam hatimu. Untuk berinteraksi dengan dirimu, gunakan nalarmu. Tetapi untuk berinteraksi dengan orang lain, gunakan HATImu! Orang yang kehilangan uang, akan kehilangan banyak, orang yang kehilangan teman, akan kehilangan lebih banyak! Tapi orang yang kehilangan keyakinan, akan kehilangan semuanya!&lt;br /&gt;Tuhan menjamin akan memberikan kepada setiap hewan makanan bagi mereka, tetapi DIA tidak melemparkan makanan itu ke dalam sarang mereka, hewan itu tetap harus BERIKHTIAR untuk bisa mendapatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang muda yang 'cantik' adalah hasil kerja alam, tetapi orang-orang tua yang 'cantik' adalah hasil karya seni. Belajarlah dari PENGALAMAN MEREKA, karena engkau tidak dapat hidup cukup lama untuk bisa mendapatkan semua itu dari pengalaman dirimu sendiri...generasi perang pikiran...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-3863021671794205765?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/3863021671794205765/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=3863021671794205765' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/3863021671794205765'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/3863021671794205765'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2008/10/kuteruskan-artikel-ini-sebagai-bagian.html' title=''/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-1379017150783786576</id><published>2008-10-31T23:13:00.000-07:00</published><updated>2008-11-02T06:50:39.927-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agamis'/><title type='text'></title><content type='html'>Memaafkan itu indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memaafkan itu melegakan dan membahagiakan. Dalam interaksi kita dengan orang lain&lt;br /&gt;selalu saja ada hal-hal yang mungkin menimbulkan perselisihan. Hal itu&lt;br /&gt;wajar dan normal karena setiap manusia senantiasa melihat segala&lt;br /&gt;sesuatu dari sudut pandangnya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas apa yang akan terjadi kalau kita harus selalu membalas rasa sakit hati kita? Bukankah&lt;br /&gt;saling membalas hanya akan membuat masalahnya menjadi lebih rumit lagi?&lt;br /&gt;Bukankah yang akan tercipta adalah sebuah lingkaran setan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau begitu tugas kita sesungguhnya adalah memutuskan lingkaran tersebut&lt;br /&gt;dengan tindakan memaafkan. Namun memaafkan sangat sulit dilakukan&lt;br /&gt;semata-mata karena mitos bahwa memaafkan hanya menguntungkan orang&lt;br /&gt;lain. Mitos ini salah dan harus diruntuhkan...generasi perang pikiran...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-1379017150783786576?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/1379017150783786576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=1379017150783786576' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/1379017150783786576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/1379017150783786576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2008/10/memaafkan-itu-indah.html' title=''/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-5123010515964865725</id><published>2008-10-31T23:11:00.001-07:00</published><updated>2008-11-02T07:14:05.226-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agamis'/><title type='text'></title><content type='html'>Setiap manusia tak akan luput dari berbuat salah. Namun apa yang Anda&lt;br /&gt;lakukan  dengan kesalahan jauh lebih penting. Kalau Anda hanya mengeluh&lt;br /&gt;dan menyesali  apa yang telah Anda lakukan, maka Anda telah rugi dua&lt;br /&gt;kali. Kerugian pertama,  adalah dari kesalahan Anda. Kerugian kedua&lt;br /&gt;adalah pada perasaan negatif yang  ditimbulkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kalau Anda bisa menerima kesalahan dan mengambil  pelajaran dari&lt;br /&gt;sebuah kesalahan, maka kesalahan itu pada hakekatnya sudah  berubah&lt;br /&gt;menjadi sebuah pelajaran, menjadi kebaikan. Karena bukankah  segala&lt;br /&gt;sesuatu yang membuat Anda menjadi lebih baik sebenarnya adalah  sebuah&lt;br /&gt;kebaikan...? ??...generasi perang pikiran...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-5123010515964865725?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/5123010515964865725/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=5123010515964865725' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/5123010515964865725'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/5123010515964865725'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2008/10/setiap-manusia-tak-akan-luput-dari.html' title=''/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-6976423712513176983</id><published>2008-10-31T23:06:00.000-07:00</published><updated>2008-11-02T07:17:34.958-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;font color="#08586f" face="verdana" size="2"&gt;    Dua nelayan asal Desa Mantang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, tewas disambar petir, Sabtu sekitar pukul 03.30 wib (1/11-2008).&lt;br /&gt;    Kedua nelayan itu adalah Abdurahman (33) dan Suhadi (30). Tubuh mereka seperti mengalami luka bakar.&lt;br /&gt;    "Mereka disambar petir saat berada di atas perahu," kata Wakil Kepala Polisi Sektor (Waka Polsek) Bintan Timur, Ipda Hendrayanto.&lt;br /&gt;    Sementara nelayan lain, Saidi (28), selamat meski satu perahu dengan Abdurahman dan Suhadi.&lt;br /&gt;    Namun Saidi mengalami depresi berat setelah melihat kedua rekannya tewas di hadapannya. Saat ini Saidi sudah berada di rumahnya.&lt;br /&gt;    "Mereka bertiga melaut sejak sehari sebelum peristiwa maut itu terjadi," katanya.&lt;br /&gt;    Berdasarkan keterangan warga, ketiga warga Desa Mantang itu berangkat dengan menggunakan perahu tradisional pada Jumat sore (31/10).&lt;br /&gt;    Saidi bersama kedua rekannya mencari ikan di sekitar perairan Mapur, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan.&lt;br /&gt;    Kemudian mereka memutuskan tidak melanjutkan mencari ikan karena cuaca buruk. Bersama nelayan Kabupaten Bintan lainnya, mereka merapat di tepi pantai Berkapur, Kecamatan Bintan Pesisir.&lt;br /&gt;    "Mereka berteduh karena hujan lebat yang disertai angin ribut," kata Hendrayanto.&lt;br /&gt;    Abdurahman dan Suhadi duduk berdekatan, sementara Saidi menyendiri meski mereka masih berada dalam satu perahu saat hujan lebat yang disertai petir.&lt;br /&gt;    Petir dengan suara kuat yang disertai kilat tiba-tiba menyambar Abdulrahman dan Suhadi. Mereka langsung jatuh dengan tubuh seperti terbakar.&lt;br /&gt;    Peristiwa itu mengejutkan para nelayan yang berteduh di tepi pantai Berkapur. Mereka berteriak histeris melihat rekannya tewas disambar petir...ANTARA...&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-6976423712513176983?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/6976423712513176983/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=6976423712513176983' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/6976423712513176983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/6976423712513176983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2008/10/dua-nelayan-asal-desa-mantang-kabupaten.html' title=''/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-5935972698738787252</id><published>2008-10-31T23:04:00.000-07:00</published><updated>2008-11-02T07:21:12.454-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agamis'/><title type='text'></title><content type='html'>Yesterday is a History...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tommorow is a Mistery...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Today is a gift...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;That's why we call it PRESENT...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup adalah hari ini. Karena itu tak ada yang lebih penting&lt;br /&gt;dibandingkan dengan hari ini. Hari ini adalah sesuatu yang nyata, yang&lt;br /&gt;real...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini adalah hadiah terbesar yang diberikan Tuhan kepada kita. Kalau&lt;br /&gt;kita menyadari hal ini, maka kita tidak akan melewatkan satu moment-pun&lt;br /&gt;dalam kehidupan kita. Kita akan benar-benar masuk dalam ke-kini-an dan&lt;br /&gt;terserap ke dalam apapun yang sedang kita lakukan. Dengan demikian,&lt;br /&gt;hidup akan terasa begitu indah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-5935972698738787252?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/5935972698738787252/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=5935972698738787252' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/5935972698738787252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/5935972698738787252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2008/10/yesterday-is-history.html' title=''/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-1857088480524706961</id><published>2008-10-31T22:59:00.000-07:00</published><updated>2008-11-02T07:27:42.038-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cuci Perut'/><title type='text'></title><content type='html'>Alkisah 3 (tiga) orang perempuan (orang Jawa, Menado dan Papua) naik&lt;br /&gt;pesawat  terbang dari Jayapura ke Jakarta.&lt;br /&gt;Tiba-tiba ditengah perjalanan pesawat oleng  dan rasanya mau jatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika perempuan Jawa tadi ambil bedak dan gincu  berdandan cantik&lt;br /&gt;sekali, temannya disebelah bingung dan&lt;br /&gt;bertanya, "Kenapa  koq dandan?"&lt;br /&gt;Dia bilang, "Biasa kalau pesawat mau jatuh yang ditolong pertama  kan yang&lt;br /&gt;paling cantik."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aehhh..perempuan Menado disebelahnya ga bisa  terima, lalu dia angkat&lt;br /&gt;roknya sampai tinggi.&lt;br /&gt;Teman disebelahnya tanya,  "Kenapa kau angkat rok sampai tinggi begitu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia jawab, "Biasa kalau  pesawat jatuh yang pertama ditolong kan yang&lt;br /&gt;pahanya putih-putih.  "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hehhh..perempuan Papua sudah emosi sekali mendengar ocehan kedua  teman&lt;br /&gt;disebelahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia lalu membuka baju dan telanjang bulattt.....  ...semuanya tampak hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua temannya kaget dan bertanya, "Kenapa  telanjang bulat gitu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan enteng dia jawab,&lt;br /&gt;"Biasa kalau pesawat  jatuh yang paling pertama dicari kan KOTAK HITAM."...generasi perang pikiran...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-1857088480524706961?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/1857088480524706961/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=1857088480524706961' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/1857088480524706961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/1857088480524706961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2008/10/alkisah-3-tiga-orang-perempuan-orang.html' title=''/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-7985076847989557198</id><published>2008-10-31T22:57:00.000-07:00</published><updated>2008-11-02T07:29:57.778-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agamis'/><title type='text'></title><content type='html'>Ada tiga pertanyaan penting yang perlu Anda renungkan dalam hidup:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Kapan waktu terbaik untuk melakukan setiap hal..???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Siapa orang yang  paling penting bagi Anda..???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Apa yang paling penting Anda  lakukan..??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda Ingin tahu jawabannya.. ??..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Waktu yang  terbaik adalah sekarang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Orang yang paling penting, adalah orang  yang saat ini berada bersama Anda...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Hal yang paling penting untuk  dilakukan adalah membuat orang yang berada disamping Anda berbahagia..  .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So.. Make it happen's...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-7985076847989557198?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/7985076847989557198/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=7985076847989557198' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/7985076847989557198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/7985076847989557198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2008/10/ada-tiga-pertanyaan-penting-yang-perlu.html' title=''/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-5428598173433236766</id><published>2008-10-31T22:48:00.000-07:00</published><updated>2008-11-02T07:32:36.984-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nasionalis'/><title type='text'></title><content type='html'>Kalau Anda ingin menyembuhkan dunia yang sakit, maka Anda harus&lt;br /&gt;memulainya  dari diri Anda sendiri. Mulailah dengan cinta karena hanya&lt;br /&gt;cintalah yang  dapat mengubah segalanya.&lt;br /&gt;   Namun sayangnya ketika bicara tentang cinta  semua orang berpikir&lt;br /&gt;bagaimana caranya agar dicintai. Padahal yang terpenting  di dunia ini&lt;br /&gt;bukanlah dicintai melainkan mencintai.&lt;br /&gt;   Dunia hanya akan  menjadi lebih baik bila setiap orang berusaha untuk&lt;br /&gt;lebih mencintai orang  lain. Dan bukankah belum beriman seseorang&lt;br /&gt;sebelum ia mengasihi saudaranya  sebagaimana ia mengasihi dirinya&lt;br /&gt;sendiri?...generasi perang pikiran...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-5428598173433236766?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/5428598173433236766/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=5428598173433236766' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/5428598173433236766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/5428598173433236766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2008/10/kalau-anda-ingin-menyembuhkan-dunia.html' title=''/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-4332071237348854206</id><published>2008-10-31T22:41:00.000-07:00</published><updated>2008-11-02T07:39:27.860-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agamis'/><title type='text'></title><content type='html'>Ada empat pertanyaan yang paling essensial didalam hidup... dan perlu terus Kita  renungkan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, Siapa diri Kita..???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Darimana Kita  berasal..??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, Apa yang sedang kita lakukan sekarang..??  ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan terakhir, Kemana Kita akan pergi..??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba Anda renungkan 4  pertanyaan ini... Karena jawabnya ada didalam&lt;br /&gt;diri Kita masing-masing. ..  Dengan menjawab empat pertanyaan tersebut,&lt;br /&gt;Kita akan tahu apa yang penting  dan apa yang tidak penting dalam hidup&lt;br /&gt;ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Kita menjadi  orang-orang yang mawas diri dalam menjalani hidup lewat 4 pertanyaan ringkas  ini...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-4332071237348854206?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/4332071237348854206/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=4332071237348854206' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/4332071237348854206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/4332071237348854206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2008/10/ada-empat-pertanyaan-yang-paling.html' title=''/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-1216579797347645518</id><published>2008-10-31T22:24:00.001-07:00</published><updated>2008-11-02T07:45:37.946-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teras'/><title type='text'></title><content type='html'>ANTIPATI terhadap tulisan yang bermakna ilmu pengetahuan adalah satu persen dari kotoran tubuh yang harus dibuang. Sedangkan membaca adalah gizi yang didistribusikan ke otak besar hingga menghasilkan 99 persen manusia cerdas...Percaya???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman sebelah bilang, menjadi manusia cerdas tidak harus selalu membaca. Lebih dipercaya manusia cerdas lahir karena memiliki banyak pengalaman hidup. Benarkah???&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Lantas teman belakang bilang, pengalaman hidup adalah nutrisi yang dihasilkan dari pratek kehidupan. Tanpa didasari teori. praktek kehidupan akan menghasilkan banyak korban. Paling kecil, korban perasaan. Lantas bagaimana meng-input teori sebelum beraksi???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Al Qur'an yang tak terbantahkan, Allah berpesan: IQRO' yang bermakna bacalah!!! Singkat, tegas dan bermakna ilmu pengetahuan.Yakin???&lt;br /&gt;   Teman tengah bertanya, apa hubungan teori dengan pengalaman hidup?Jawabannya satu, teori didapat dari pengalaman hidup dari orang-orang terdahulu yang mungkin hanya bisa berkomunikasi tapi tidak dapat membaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teori itu dimuat dalam bentuk tulisan sehingga menjadi bagian dari sejarah...Semakin banyak pengalaman hidup yang dituangkan berbagai manusia cerdas dalam bentuk tulisan, maka semakin sering terjadi perubahan sejarah. ...generasi perang pikiran....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-1216579797347645518?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/1216579797347645518/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=1216579797347645518' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/1216579797347645518'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/1216579797347645518'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2008/10/antipati-terhadap-tulisan-yang-bermakna.html' title=''/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-3801760972658532198</id><published>2008-10-31T22:20:00.000-07:00</published><updated>2008-11-02T07:49:19.000-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agamis'/><title type='text'></title><content type='html'>"Mulailah sesuatu dari yang kecil...." Pernah dengar kalimat itu?Aku pernah mendengarnya dari seorang cendekiawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat itu memang ringkas, tapi tanpa kalimat itu maka aku tidak bisa memperluas tulisan. Nggak mungkin aku bisa langsung menulis satu, dua atau tiga alinea sebelum aku memulainya dengan satu huruf...Benarkah???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia juga tidak langsung besar keluar dari rahim ibunya. Dimulai dengan sebutan bayi, batita, balita, remaja, dewasa dan tua. Kalau dilihat dari ukuran, maka manusia lahir dengan ukuran kecil, sedang dan besar. Tumbuhan dan hewan juga mengalami pertumbuhan yang alami , sama seperti manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah? Apakah aku atau kamu langsung sekolah di perguruan tinggi tanpa  menginjak bangku sekolah dasar, sekolah menengah dan tinggi? Jawabannya  bisa "iya" jika perguruan tingginya dinamankan perguruan tinggi luar biasa...he...he...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan masalah kehidupan???Masalah tidak akan besar jika tidak diperbesar. Akan kecil jika diperkecil. Karena itu jangan besar-besarkan masalah.Masalah lebih mudah diperbesar dibanding diperkecil. Karena di dalam masalah ada banyak kepentingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percayalah: diantara masalah ada iblis  penggoda.Apa solusinya??? Mudah!!! Pertama, berniat ingin menyelesaikan masalah. Kemudian kembalikan semua masalah kepada Allah yang Maha Tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajari objek masalah yang dihadapi. Jangan mempersulit atau melibatkan diri terhadap masalah yang sama sekali tidak dimengerti. Pelajarilah objek masalah dari yang kecil hingga dapat akar permasalahan sebenarnya.Yang penting lepaskan egosentris dalam menyelesaikan masalah...generasi perang pikiran...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-3801760972658532198?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/3801760972658532198/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=3801760972658532198' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/3801760972658532198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/3801760972658532198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2008/10/mulailah-sesuatu-dari-yang-kecil.html' title=''/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-6311101661302456293</id><published>2008-10-31T22:15:00.000-07:00</published><updated>2008-11-02T07:54:06.904-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agamis'/><title type='text'></title><content type='html'>Siapakah orang yang sibuk?&lt;br /&gt;Orang yang sibuk adalah orang yang tidak mengambil berat akan waktu solatnya seolah-olah ia mempunyai kerajaan seperti kerajaan Nabi Sulaiman a.s&lt;br /&gt;  Siapakah orang yang manis senyumannya?&lt;br /&gt;Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah orang yang ditimpa musibah lalu dia kata "Inna lillahi wainna illaihi rajiuun." Lalu sambil  berkata,"Ya Rabbi Aku redha dengan ketentuanMu ini", sambil mengukir senyuman.&lt;br /&gt;  Siapakah orang yang kaya?&lt;br /&gt;Orang yang kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang ada dan tidak lupa akan kenikmatan dunia yang sementara ini.&lt;br /&gt;  Siapakah orang yang miskin?&lt;br /&gt;Orang yang miskin adalah orang tidak puas dengan nikmat yang ada sentiasa  menumpuk-numpukkan harta.&lt;br /&gt;  Siapakah orang yang rugi?&lt;br /&gt;Orang yang rugi adalah orang yang sudah sampai usia pertengahan namun masih berat untuk melakukan ibadat dan amal-amal kebaikan.&lt;br /&gt;  Siapakah orang yang paling cantik?&lt;br /&gt;Orang yang paling cantik adalah orang yang mempunyai akhlak yang baik.&lt;br /&gt;  Siapakah orang yang mempunyai rumah yang paling luas?&lt;br /&gt;Orang yang mempunyai rumah yang p ali ng luas adalah orang yang mati membawa amal-amal kebaikan di mana kuburnya akan di perluaskan saujana mata memandang.&lt;br /&gt;  Siapakah orang yang mempunyai rumah yang sempit lagi dihimpit?&lt;br /&gt;Orang yang mempunyai rumah yang sempit adalah orang yang mati tidak membawa amal-amal kebaikkan lalu kuburnya menghimpitnya.&lt;br /&gt;  Siapakah orang yang mempunyai akal?&lt;br /&gt;Orang yang mempunyai akal adalah orang-orang yang menghuni syurga kelak kerana telah mengunakan akal...generasi perang pikiran...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-6311101661302456293?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/6311101661302456293/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=6311101661302456293' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/6311101661302456293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/6311101661302456293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2008/10/siapakah-orang-yang-sibuk-orang-yang.html' title=''/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-4633249529497912781</id><published>2008-10-31T03:31:00.000-07:00</published><updated>2008-10-31T03:40:46.942-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cuci Perut'/><title type='text'>Penebang Kayu</title><content type='html'>Suatu hari ada seorang penebang kayu yang kehilangan kapaknya yang terjatuh kesungai. Dia menangis karena ia tidak dapat memberikan nafkah untuk keluarganya. Lalu Dia berdoa kepada Tuhan. Tak lama kemudian, Tuhan mengirimkan malaikatNya.&lt;br /&gt;Sang Malaikat berkata : “Mengapa kamu menangis?"&lt;br /&gt;Si penebang kayu sambil terisak menceritakan bahwa kapak sebagai sumber&lt;br /&gt;penghasilan satu-satunya telah jatuh kesungai. Setelah mendengar cerita penebang kayu, Malaikat tsb menghilang dan muncul kembali membawa kapak emas.&lt;br /&gt;"Apakah ini kapakmu?"&lt;br /&gt;"Bukan, Tuan".&lt;br /&gt;Lalu Malaikat itu menghilang dan muncul kembali membawa kapak perak.&lt;br /&gt;"Apakah ini kapakmu?"&lt;br /&gt;"Bukan, Tuan"&lt;br /&gt;Lalu Malaikat mengeluarkan sebuah kapak yang jelek dengan pegangan kayu dan mata besi.&lt;br /&gt;"Apakah ini kapakmu?"&lt;br /&gt;"Ya, Tuan, benar ini kapak saya"&lt;br /&gt;Malaikat itu kemudian berkata: "Kamu orang jujur, karena itu Aku akan&lt;br /&gt;memberikan ketiga kapak ini untukmu sebagai upah kejujuranmu" .&lt;br /&gt;Lelaki itu sangat bersyukur dan pulang dengan gembira.&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian ketika sedang menyeberang sungai, istrinya terjatuh dan hanyut.&lt;br /&gt;Lagi, si penebang kayu menangis dan berdoa. Kemudian Tuhan kembali mengutus Malaikat yang dulu.&lt;br /&gt;"Mengapa kamu menangis?"&lt;br /&gt;"Istri saya satu-satunya yang sangat saya cintai terjatuh ke sungai, Malaikat".&lt;br /&gt;Lalu Malaikat menghilang ke dalam sungai dan muncul kembali dengan&lt;br /&gt;membawa Jennifer Lopez.&lt;br /&gt;"Apakah ini istrimu?"&lt;br /&gt;"Ya, Tuan".&lt;br /&gt;Malaikat tersebut kemudian marah dan berkata: "Kamu berbohong, kemana perginya kejujuranmu? "&lt;br /&gt;Lelaki itu dengan takut dan gemetar berkata, "Tuan, seandainya saya tadi menjawab tidak, Tuan akan kembali dengan membawa&lt;br /&gt;Britney Spears atau lainnya, dan jika saat itu saya juga menjawab tidak, Tuan akan kembali membawa istri saya yang asli, dan jika ketika itu saya menjawab iya,&lt;br /&gt;Tuan akan memberikan ketiganya untuk menjadi istri saya. Saya ini orang miskin Tuan, tidak mungkin saya bisa membahagiakan tiga orang istri…"&lt;br /&gt;Sang Malaikat pun tertawa, termasuk....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-4633249529497912781?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/4633249529497912781/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=4633249529497912781' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/4633249529497912781'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/4633249529497912781'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2008/10/penebang-kayu.html' title='Penebang Kayu'/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6342004629238840284.post-3581092984630787638</id><published>2008-10-30T21:16:00.000-07:00</published><updated>2008-10-30T21:24:14.155-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'>Terjerat Derita "di Negeri Ringgit"</title><content type='html'>Siti Murifah, 28 tahun, hanya dapat berdiri, memegang dinding di ruang perehatan (istirahat) rumah Singgah Engku Putri Kepri di Tanjungpinang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesekali giginya merapat, wajahnya sendu menahan perih. Ia bahkan tidak dapat mandi karena ada luka di tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata sebelah kiri Siti membiru, sedikit membengkak akibat pukulan benda tumpul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sakit. Sakit sekali," kata Siti menjerit menahan sakit, Kamis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jari tangan kanannya digenggam kuat menahan sakit, sementara jari jemari tangan kirinya tidak dapat digerakkan karena keseleo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seumur hidup, baru sekali ini aku dianiaya orang Malaysia," ucap Siti yang telah dua hari mengenakan pakaian bercorak batik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua bulan lalu, ibu beranak dua itu masih segar berada di kampungnya, Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim). Siti hidup bahagia meski serba kekurangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia masih dapat memberikan kasih sayang kepada suami dan kedua anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapatan sehari-hari suaminya yang bekerja sebagai buruh tidak dapat menutupi kebutuhan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi itu membuat Siti tidak tahan. Ia ingin membantu suaminya mencari nafkah keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada lowongan kerja bagi dia yang hanya tamatan sekolah dasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tawaran kerja sebagai pembantu rumah tangga dari Pak Kus, seorang tekong TKI di Jember membuatnya tergiur. Pikirannya semakin buyar setelah diiming-imingi uang ringgit Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi, Siti tidak dikenakan biaya sedikit pun untuk menjadi TKI di Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Uang ringgit itu nilainya lebih besar dari rupiah. Itu buat aku tergiur," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Kus mengurus paspor yang dibutuhkan Siti untuk sampai di Malaysia. Paspos yang dibuat Pak Kus ternyata bukan paspor tenaga kerja, melainkan paspor wisata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Kus mendapat untung karena berhasil merayu Siti menjadi TKI. Pada 28 Juli 2008 Siti diantar ke rumah Elo, salah seorang tekong TKI di Tanjungpinang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siti diajarkan Elo untuk membohongi petugas Imigrasi pelabuhan Sri Bintan Pura, Kota Tanjungpinang yang menanyakan tujuannya ke Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku disuruh jawab ke Malaysia hanya untuk main-main, bukan kerja," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petugas Imigrasi tidak mencurigainya. Siti pun tiba di Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di Malaysia ada tekong TKI yang jahat," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama 15 hari Siti berada di penampungan TKI di Johor, Malaysia. Selama itu pula ia menerima siksaan dan ancaman dari agen TKI. Paspornya juga ditahan agen TKI tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, Siti tidak mengetahui identitas dan alamat agen TKI di Malaysia tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setiap kali aku tanya kapan mulai bekerja, hanya dijawab dengan pukulan, makian dan ancaman," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga akhirnya Siti bekerja sebagai pembantu rumah tangga di sebuah keluarga. Kehidupannya mulai berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku tak tahu nama majikanku," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majikannya cukup baik dan memperhatikan keluarganya di Jember. Baru 15 hari bekerja, Siti dapat mengirimkan uang sebesar 300 ringgit Malaysia. Padahal sesuai perjanjian, gajinya sebesar 600 ringgit Malaysia harus dipotong selama enam bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Majikan beri bonus, karena aku rajin dan patuh," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sayang, kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. Siti kembali mengalami siksaan dari agen TKI di Johor, Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paspor milik Siti yang ditahan agen TKI di Johor dipertanyakan majikan. Majikan mengeluhkan permasalahan itu kepada agen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi Siti disuruh berbohong. Agen yang menyalurkan Siti bekerja di Malaysia memerintahkan Siti berbohong kepada Konsulat Jenderal RI. Ia diminta membuat laporan palsu bahwa paspornya hilang ketika rumah majikannya dirampok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku menolaknya," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penolakan itu berakibat buruk bagi Siti. Agen TKI itu kembali menganiaya Siti. Siti ditendang hingga tulang belakang badannya retak dan tangannya dipelintir hingga keseleo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wajahku dipukul berulang-ulang. Dia seperti bukan manusia," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena merasa tidak tahan, Siti minta ampun kepada agen TKI tersebut dan bersedia membuat laporan palsu kepada Konsulat Jenderak RI di Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku malah melaporkan perbuatan agen TKI tersebut dan minta perlindungan konsul," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama dalam perlindungan Konsulat Jenderal RI di Malaysia, Siti bertemu dengan Suharti, 16 tahun, TKI asal Flores yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Batu Pahat, Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski belum sempat menikmati ringgit setelah tiga bulan bekerja di Batu Pahat, Malaysia, Suharti lebih beruntung dibanding Siti karena berhasil melarikan diri dari Ameng, majikannya berulang kali berusaha memperkosanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudah tiga kali majikan berusaha memperkosa aku, tapi tak berhasil karena aku menjerit," kata Suharti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ameng seperti berlagak seperti seorang suami yang baik di hadapan istrinya. Namun setiap kali istrinya tidak berada di rumah, Ameng mulai merayu Suharti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rayuan Ameng tidak direspon Suharti hingga akhirnya Ameng menggunakan cara yang sedikit memaksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tiga kali sudah cukup aku melawannya. Kemudian aku laporkan ke polisi. Polisi Malaysia menyerahkan aku kepada Konsulat Jenderal RI," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita bertubuh ramping itu mengaku tidak dapat menulis dan membaca. Usia di dalam paspornya dipalsukan atau ditambah menjadi 19 tahun agar dapat bekerja di Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tidak mengeluarkan biaya sedikit pun untuk bekerja di Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karena itu gaji sebesar 600 ringgit per bulan dipotong selama enam bulan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siti dan Hartini merasa jera bekerja di Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tak dapat untung, tapi malah disiksa. Lebih baik usaha kecil-kecilan di kampung," kata Siti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Humas Rumah Singgah Engku Putri Kepri, Lalu Ahmad Radian mengatakan, Siti dan Suharti akan dipulangkan ke kampungnya setelah mendapatkan perawatan medis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Paling lama mereka berada di Tanjungpinang dua minggu," kata Lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasar data korban perdagangan orang yang dimiliki Rumah Singah Engku Putri, sebagian besar korban perdagangan orang berasal dari TKI (wanita).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus yang dialami TKI antara penganiayaan, kerja paksa dan penipuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2007 korban perdagangan orang yang ditangani Rumah Singgah Engku Putri sebanyak 117 orang, sedangkan tahun 2008 sebanyak 189 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekitar 90 persen korban perdagangan orang yang kami tangani adalah mantan TKI," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan data Imigrasi Tanjungpinang, jumlah TKI bermasalah yang diusir dari Malaysia menuju Tanjungpinang pada Januari-September tahun 2008 sebanyak 26.122 orang, terdiri dari laki-laki sebanyak 18.942 orang, perempuan 6.830 orang dan anak-anak 350 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar TKI bermasalah menggunakan paspor wisata untuk bekerja di Malaysia.(*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6342004629238840284-3581092984630787638?l=republikbintan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikbintan.blogspot.com/feeds/3581092984630787638/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6342004629238840284&amp;postID=3581092984630787638' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/3581092984630787638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6342004629238840284/posts/default/3581092984630787638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikbintan.blogspot.com/2008/10/terjerat-derita-di-negeri-ringgit.html' title='Terjerat Derita &quot;di Negeri Ringgit&quot;'/><author><name>Nikolas Panama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05569559307251869229</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_WeZ_sdagLnk/SQRTzmNF11I/AAAAAAAAAAM/goqqNd2lvpk/S220/NIKO1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
