Tampilkan postingan dengan label Cuci Perut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cuci Perut. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Januari 2009

Percakapan pada suatu ruang personalia yang sedang mencari pegawai baru:

Boss: Nama saudara siapa?
Pelamar: Anton Pak...
Boss : coba ceritakan tentang keluarga saudara...!
Pelamar: Saya dua bersaudara, adik saya masih kuliah di Bandung...
Orang tua saya tinggal di Surabaya....
Kakek dan nenek dari bapak
tinggal di Solo...
kakek and Nenek dari ibu tinggal di Medan
.... Paman dan pakde semua
tinggal di Jakarta.
Boss : Apakah saudara dapat berbahasa Inggris?
Pelamar: Yes.... Sir...
Boss : Now tell me about your family in English...!! ..
Pelamar: Sorry sir... I don't have family in English....

************ ********* ********* ********* ***

Bebek

Seekor bebek pergi kewarung dan bertanya, "Ada makanan bebek?"
Tukang warung bilang, :Tidak ada."
Bebek bilang, "Iya deh." Lalu pergi.
Besoknya, bebek itu ke warung lagi dan bertanya, "Ada makanan bebek?"
Tukang warung bilang tidak ada dan bebek itu pergi Besoknya, bebek itu
ke warung lagi dan bertanya, "ada makanan bebek?"
Tukan warung bilang, "Saya sudah bilang dua kali, saya tidak menjual
makanan bebek, dan tidak akan pernah menjualnya. Jika kamu tanya lagi,
akan saya paku kaki kamu ke lantai!". Lalu bebek itu pergi lagi.
Besoknya bebek itu dating lagi ke warung dan bertanya, "Ada martil untuk
memukul paku?"
"Tidak ada."
Lalu bebek itu bertanya lagi, "Ada
paku?"
"Tidak ada."
Hening sejenak, kemudian bebek itu bertanya lagi, "Ada makanan bebek?"

************ ********* ********* *****

Domba

Seorang gembala sedang menggembalakan domba.
Seorang yang lewat berkata, "Engkau mempunyai kawanan domba yang bagus
sekali.
Bolehkan saya mengajukan pertanyaan tentang domba-domba itu?"
"Oh, tentu, akan saya jawab dengan senang hati," kata gembala itu.
Orang itu berkata, "Berapa jauh domba-dombamu berjalan setiap hari?"
"Yang mana, yang putih atau yang hitam, tanya gembala.
"Yang putih."
"Ah, yang putih berjalan sekitar enam kilometer setiap hari."
"Dan yang hitam?"
"Yang hitam juga."
"Dan berapa banyak rumput mereka makan setiap hari?"
"Yang mana?, yang putih atau yang hitam?"
"Yang Putih,"
"Ah, yang putih makan sekitar empat kilo rumput setiap hari."
"Dan yang hitam?"
"Yang hitam juga."
"Dan berapa banyak bulu yang mereka hasilkan setiap tahu?"
"Yang mana?, yang putih atau yang hitam?"
"Yang putih,"
"Ah menurut perkiraan saya, yang putih menghasilkan sekitar enam kilo
bulu setiap tahun kalau mereka dicukur."
"Dan yang hitam?"
"Yang hitam juga."
Orang yang bertanya menjadi penasaran..
"Boleh saya bertanya, mengapa engkau mempunyai kebiasaan yang aneh,
membedakan dombamu menjadi domba putih dan hitam setiap kali engkau
menjawab pertanyaanku, padahal semuanya sama saja?"
Gembala itu menjawab, "Tentu saja saya harus membedakan.
Karena domba-domba yang putih itu adalah milik saya."
"Ooo, begitu," penanya itu mengerti, ".... Kalau yang
hitam?"
Yang hitam juga."

Cheers,
lamar

Jumat, 31 Oktober 2008

Alkisah 3 (tiga) orang perempuan (orang Jawa, Menado dan Papua) naik
pesawat terbang dari Jayapura ke Jakarta.
Tiba-tiba ditengah perjalanan pesawat oleng dan rasanya mau jatuh.

Seketika perempuan Jawa tadi ambil bedak dan gincu berdandan cantik
sekali, temannya disebelah bingung dan
bertanya, "Kenapa koq dandan?"
Dia bilang, "Biasa kalau pesawat mau jatuh yang ditolong pertama kan yang
paling cantik."

Aehhh..perempuan Menado disebelahnya ga bisa terima, lalu dia angkat
roknya sampai tinggi.
Teman disebelahnya tanya, "Kenapa kau angkat rok sampai tinggi begitu?"

Dia jawab, "Biasa kalau pesawat jatuh yang pertama ditolong kan yang
pahanya putih-putih. "

Hehhh..perempuan Papua sudah emosi sekali mendengar ocehan kedua teman
disebelahnya.

Dia lalu membuka baju dan telanjang bulattt..... ...semuanya tampak hitam.

Kedua temannya kaget dan bertanya, "Kenapa telanjang bulat gitu?"

Dengan enteng dia jawab,
"Biasa kalau pesawat jatuh yang paling pertama dicari kan KOTAK HITAM."...generasi perang pikiran...

Penebang Kayu

Suatu hari ada seorang penebang kayu yang kehilangan kapaknya yang terjatuh kesungai. Dia menangis karena ia tidak dapat memberikan nafkah untuk keluarganya. Lalu Dia berdoa kepada Tuhan. Tak lama kemudian, Tuhan mengirimkan malaikatNya.
Sang Malaikat berkata : “Mengapa kamu menangis?"
Si penebang kayu sambil terisak menceritakan bahwa kapak sebagai sumber
penghasilan satu-satunya telah jatuh kesungai. Setelah mendengar cerita penebang kayu, Malaikat tsb menghilang dan muncul kembali membawa kapak emas.
"Apakah ini kapakmu?"
"Bukan, Tuan".
Lalu Malaikat itu menghilang dan muncul kembali membawa kapak perak.
"Apakah ini kapakmu?"
"Bukan, Tuan"
Lalu Malaikat mengeluarkan sebuah kapak yang jelek dengan pegangan kayu dan mata besi.
"Apakah ini kapakmu?"
"Ya, Tuan, benar ini kapak saya"
Malaikat itu kemudian berkata: "Kamu orang jujur, karena itu Aku akan
memberikan ketiga kapak ini untukmu sebagai upah kejujuranmu" .
Lelaki itu sangat bersyukur dan pulang dengan gembira.
Beberapa hari kemudian ketika sedang menyeberang sungai, istrinya terjatuh dan hanyut.
Lagi, si penebang kayu menangis dan berdoa. Kemudian Tuhan kembali mengutus Malaikat yang dulu.
"Mengapa kamu menangis?"
"Istri saya satu-satunya yang sangat saya cintai terjatuh ke sungai, Malaikat".
Lalu Malaikat menghilang ke dalam sungai dan muncul kembali dengan
membawa Jennifer Lopez.
"Apakah ini istrimu?"
"Ya, Tuan".
Malaikat tersebut kemudian marah dan berkata: "Kamu berbohong, kemana perginya kejujuranmu? "
Lelaki itu dengan takut dan gemetar berkata, "Tuan, seandainya saya tadi menjawab tidak, Tuan akan kembali dengan membawa
Britney Spears atau lainnya, dan jika saat itu saya juga menjawab tidak, Tuan akan kembali membawa istri saya yang asli, dan jika ketika itu saya menjawab iya,
Tuan akan memberikan ketiganya untuk menjadi istri saya. Saya ini orang miskin Tuan, tidak mungkin saya bisa membahagiakan tiga orang istri…"
Sang Malaikat pun tertawa, termasuk....